<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profesor Matematika Terpilih Pimpin Republik Afrika Tengah</title><description>Hasil pemilihan presiden Republik Afrika Tengah telah diumumkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317623/profesor-matematika-terpilih-pimpin-republik-afrika-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317623/profesor-matematika-terpilih-pimpin-republik-afrika-tengah"/><item><title>Profesor Matematika Terpilih Pimpin Republik Afrika Tengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317623/profesor-matematika-terpilih-pimpin-republik-afrika-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317623/profesor-matematika-terpilih-pimpin-republik-afrika-tengah</guid><pubDate>Minggu 21 Februari 2016 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/21/18/1317623/profesor-matematika-terpilih-pimpin-republik-afrika-tengah-4AWvYtUx3H.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kandidat Presiden Republik Afrika Tengah Faustin-Archange Touadera memberikan suaranya dalam pemilihan umum putaran kedua di Bangui, 14 Februari 2016. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/21/18/1317623/profesor-matematika-terpilih-pimpin-republik-afrika-tengah-4AWvYtUx3H.jpg</image><title>Kandidat Presiden Republik Afrika Tengah Faustin-Archange Touadera memberikan suaranya dalam pemilihan umum putaran kedua di Bangui, 14 Februari 2016. (Foto: Reuters)</title></images><description>BANGUI &amp;ndash; Republik Afrika Tengah (RAF) akan dipimpin oleh seorang profesor matematika  setelah komisi pemilihan (National Election Authority/ANE) negara itu pada Sabtu (20/2) mengumumkan kemenangan Faustin &amp;ndash;Archange Touadera dalam pemilihan umum (pemilu)yang berlangsung pada 14 Februari 2016. Suksesnya pemilu dan terpilihnya Touadera dianggap sebagai sebuah langkah maju bagi negara yang telah dilanda konflik selama tiga tahun terakhir itu.
Pria berusia 58 tahun itu mendapatkan 62,71 persen suara mengungguli saingannya Anicet-Georges Dologuele yang juga merupakan seorang mantan PM. Meski sempat mengatakan ada kecurangan dalam proses pemilu, Dologuele memutuskan untuk menerima hasil ini.
&amp;ldquo;Demi perdamaian, saya memilih untuk menghormati hasil sementara yang diumumkan oleh ANE dan mencabut tuntutan banding saya ke mahkamah konstitusional. Saya mengakui Faustin-Archange Touadera sebagai pemimpin bagi seluruh rakyat Afrika Tengah,&amp;rdquo; kata Dologuele sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (21/2/2016).
Touadera adalah seorang mantan profesor matematika yang mengusung kampanye anti korupsi dalam perjalanannya sebagai kandidat presiden negara dengan populasi lima juta orang itu. Dia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) RAF pada periode  2008 sampai 2013.
RAF adalah salah satu negara dengan kondisi yang paling tidak stabil di Afrika dan dunia sejak presiden Francois Bozize digulingkan oleh militan Islam Seleka pada 2013. Penggulingan itu direspons oleh militan Kristen dengan penyerangan terhadap warga minoritas Muslim di negara itu menyebabkan jutaan orang mengungsi dan memecah negara itu dengan batas-batas etnis dan religius.
</description><content:encoded>BANGUI &amp;ndash; Republik Afrika Tengah (RAF) akan dipimpin oleh seorang profesor matematika  setelah komisi pemilihan (National Election Authority/ANE) negara itu pada Sabtu (20/2) mengumumkan kemenangan Faustin &amp;ndash;Archange Touadera dalam pemilihan umum (pemilu)yang berlangsung pada 14 Februari 2016. Suksesnya pemilu dan terpilihnya Touadera dianggap sebagai sebuah langkah maju bagi negara yang telah dilanda konflik selama tiga tahun terakhir itu.
Pria berusia 58 tahun itu mendapatkan 62,71 persen suara mengungguli saingannya Anicet-Georges Dologuele yang juga merupakan seorang mantan PM. Meski sempat mengatakan ada kecurangan dalam proses pemilu, Dologuele memutuskan untuk menerima hasil ini.
&amp;ldquo;Demi perdamaian, saya memilih untuk menghormati hasil sementara yang diumumkan oleh ANE dan mencabut tuntutan banding saya ke mahkamah konstitusional. Saya mengakui Faustin-Archange Touadera sebagai pemimpin bagi seluruh rakyat Afrika Tengah,&amp;rdquo; kata Dologuele sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (21/2/2016).
Touadera adalah seorang mantan profesor matematika yang mengusung kampanye anti korupsi dalam perjalanannya sebagai kandidat presiden negara dengan populasi lima juta orang itu. Dia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri (PM) RAF pada periode  2008 sampai 2013.
RAF adalah salah satu negara dengan kondisi yang paling tidak stabil di Afrika dan dunia sejak presiden Francois Bozize digulingkan oleh militan Islam Seleka pada 2013. Penggulingan itu direspons oleh militan Kristen dengan penyerangan terhadap warga minoritas Muslim di negara itu menyebabkan jutaan orang mengungsi dan memecah negara itu dengan batas-batas etnis dan religius.
</content:encoded></item></channel></rss>
