<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lumba-Lumba Langka Hebohkan Turis Gila Selfie</title><description>Para turis di Pantai Santa Teresita, Buenos Aires, Argentina dibuat heboh dengan penemuan bangkai seekor lumba-lumba langka yang hanyut</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317672/lumba-lumba-langka-hebohkan-turis-gila-selfie</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317672/lumba-lumba-langka-hebohkan-turis-gila-selfie"/><item><title>Lumba-Lumba Langka Hebohkan Turis Gila Selfie</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317672/lumba-lumba-langka-hebohkan-turis-gila-selfie</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/21/18/1317672/lumba-lumba-langka-hebohkan-turis-gila-selfie</guid><pubDate>Minggu 21 Februari 2016 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/21/18/1317672/lumba-lumba-langka-hebohkan-turis-gila-selfie-K8I3rmkuI7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lumba-Lumba Franciscan itu ternyata sudah mati sebelum diangkat dari air. (Foto: Hernan Coria) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/21/18/1317672/lumba-lumba-langka-hebohkan-turis-gila-selfie-K8I3rmkuI7.jpg</image><title>Lumba-Lumba Franciscan itu ternyata sudah mati sebelum diangkat dari air. (Foto: Hernan Coria) </title></images><description>BUENOS AIRES &amp;ndash; Para turis di lokasi wisata Santa Teresita, Buenos Aires dibuat heboh dengan penemuan bangkai seekor lumba-lumba Franciscan langka yang hanyut di pantai. Mereka menariknya dari air dan mengopernya ke sesama untuk dijadikan objek selfie.
Bereaksi atas foto yang tersebar di dunia maya, lembaga lingkungan hidup Argentina Fundacion Vida Silvestre mengklaim mamalia malang itu mati akibat perbuatan para turis yang menariknya dari air untuk berfoto bersama. Foto yang tersebar memang memperlihatkan para turis mengoper-oper bayi hewan itu.
Organisasi Hak-hak Hewan, People for Ethical Treatment of Animal (PETA) tidak ketinggalan mengecam kejadian ini melalui pernyataan yang disampaikan juru bicaranya.
&amp;ldquo;Dalam usaha untuk mendapatkan selfie yang bagus, para turis ini menunjukkan tindakan yang naif dan menyebabkan kematian dengan menarik bayi lumba-lumba ini keluar dari laut dimana dia seharusnya berada,&amp;rdquo; demikian pernyataan dari juru bicaranya PETA.
&amp;ldquo;Tidak terbayangkan trauma yang dialami oleh tidak hanya bayi lumba-lumba yang dioper layaknya sebuah mainan oleh para turis, tapi juga induknya yang kehilangan anaknya.&amp;rdquo;
Namun, penuturan seorang saksi mata bernama Hernan Coria mengungkapkan bahwa lumba-lumba itu telah mati sebelum para turis berebutan untuk mengambil selfie.
&amp;ldquo;Airnya sangat panas. Banyak ubur-ubur dan orang-orang tidak mau masuk ke dalam air. Semua terjadi dalam lima menit. Lumba-lumba itu terdampar, sudah mati. Mereka menaruhnya kembali ke air tapi dia tidak juga kembali,&amp;rdquo; ujar Hernan sebagaimana dilansir Metro, Senin (21/2/2016).
Hernan menambahkan bahwa lumba-lumba itu hanyalah salah satu dari banyak bangkai lumba-lumba lainnya yang juga terdampar di pantai. Sampai saat ini tidak diketahui penyebab pasti dari kematian begitu banyak lumba-lumba di sana.
Lumba-lumba Franciscan  memiliki kulit berwarna cokelat seperti jubah biarawan Franciscan, yang menjadi asal mula namanya. Lumba-lumba jenis ini hanya ditemukan di perairan di bagian tenggara Amerika Selatan.
Saat ini, lumba-lumba itu terancam punah dan hanya tersisa sekira 30 ribu ekor di  dunia.
</description><content:encoded>BUENOS AIRES &amp;ndash; Para turis di lokasi wisata Santa Teresita, Buenos Aires dibuat heboh dengan penemuan bangkai seekor lumba-lumba Franciscan langka yang hanyut di pantai. Mereka menariknya dari air dan mengopernya ke sesama untuk dijadikan objek selfie.
Bereaksi atas foto yang tersebar di dunia maya, lembaga lingkungan hidup Argentina Fundacion Vida Silvestre mengklaim mamalia malang itu mati akibat perbuatan para turis yang menariknya dari air untuk berfoto bersama. Foto yang tersebar memang memperlihatkan para turis mengoper-oper bayi hewan itu.
Organisasi Hak-hak Hewan, People for Ethical Treatment of Animal (PETA) tidak ketinggalan mengecam kejadian ini melalui pernyataan yang disampaikan juru bicaranya.
&amp;ldquo;Dalam usaha untuk mendapatkan selfie yang bagus, para turis ini menunjukkan tindakan yang naif dan menyebabkan kematian dengan menarik bayi lumba-lumba ini keluar dari laut dimana dia seharusnya berada,&amp;rdquo; demikian pernyataan dari juru bicaranya PETA.
&amp;ldquo;Tidak terbayangkan trauma yang dialami oleh tidak hanya bayi lumba-lumba yang dioper layaknya sebuah mainan oleh para turis, tapi juga induknya yang kehilangan anaknya.&amp;rdquo;
Namun, penuturan seorang saksi mata bernama Hernan Coria mengungkapkan bahwa lumba-lumba itu telah mati sebelum para turis berebutan untuk mengambil selfie.
&amp;ldquo;Airnya sangat panas. Banyak ubur-ubur dan orang-orang tidak mau masuk ke dalam air. Semua terjadi dalam lima menit. Lumba-lumba itu terdampar, sudah mati. Mereka menaruhnya kembali ke air tapi dia tidak juga kembali,&amp;rdquo; ujar Hernan sebagaimana dilansir Metro, Senin (21/2/2016).
Hernan menambahkan bahwa lumba-lumba itu hanyalah salah satu dari banyak bangkai lumba-lumba lainnya yang juga terdampar di pantai. Sampai saat ini tidak diketahui penyebab pasti dari kematian begitu banyak lumba-lumba di sana.
Lumba-lumba Franciscan  memiliki kulit berwarna cokelat seperti jubah biarawan Franciscan, yang menjadi asal mula namanya. Lumba-lumba jenis ini hanya ditemukan di perairan di bagian tenggara Amerika Selatan.
Saat ini, lumba-lumba itu terancam punah dan hanya tersisa sekira 30 ribu ekor di  dunia.
</content:encoded></item></channel></rss>
