<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taman Kota di Biak Dilengkapi Permainan Anak</title><description>Arena permainan anak di taman kota merupakan salah satu upaya pemkab dalam mengembangkan kreativitas tumbuh kembang anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/22/340/1317960/taman-kota-di-biak-dilengkapi-permainan-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/22/340/1317960/taman-kota-di-biak-dilengkapi-permainan-anak"/><item><title>Taman Kota di Biak Dilengkapi Permainan Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/22/340/1317960/taman-kota-di-biak-dilengkapi-permainan-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/22/340/1317960/taman-kota-di-biak-dilengkapi-permainan-anak</guid><pubDate>Senin 22 Februari 2016 08:43 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/22/340/1317960/taman-kota-di-biak-dilengkapi-permainan-anak-XRCaGWFjOK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/22/340/1317960/taman-kota-di-biak-dilengkapi-permainan-anak-XRCaGWFjOK.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>BIAK &amp;ndash; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua, melengkapi fasilitas areal Taman Kota Mandouw Distrik Samofa dengan arena permainan anak.
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Friets G Senandi, mengatakan arena permainan anak di taman kota merupakan salah satu upaya pemkab dalam mengembangkan kreativitas tumbuh kembang anak.
&quot;Penyiapan area bermain anak menuju Kabupaten Biak sebagai kota layak anak di Provinsi Papua. Secara bertahap, pemkab melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana menyiapkan fasilitas permainan anak,&quot; tutur Friets Senandi, di Biak, Senin (22/2/2016).
Ia mengatakan, untuk menjadikan Kabupaten Biak sebagai kota layak anak harus memenuhi sekira kriteria 30 persyaratan teknis. Satu di antaranya menyiapkan sarana bermain tumbuh kembang anak.
Friets mengemukakan, pada 2014-2015 Pemkab Biak Numfor telah membangun sejumlah taman kota hijau di berbagai titik dalam Kota Biak dan Distrik Samofa.
Dibangunnya taman kota, menurut Friets, diharapkan menjadi ruang terbuka hijau publik yang dapat dimanfaatkan semua warga dalam menikmati kenyamanan dan kebersihan kota.
&quot;Selama berada di areal taman kota, warga diimbau menjaga kebersihan serta tidak merusak fasilitas taman kota yang dibangun pemerintah,&quot; tutur Friets.
Menyinggung pembangunan fasilitas tempat pelayanan terpadu perempuan dan anak, Friets mengungkapkan, ditargetkan pada 2016/2017 sudah dibangun gedung permanen sehingga menjadi sentra pusat penanganan kasus kekerasan yang dialami kaum perempuan dan anak.
Sekretariat sementara tempat penanganan terpadu perempuan dan anak berlokasi di kantor BPPKB. Sesuai program pemkab, tahun ini segera dibangun fasilitas fisik gedung tempat pelayanan terpadu perempuan dan anak.
Berdasarkan data pada tahun anggaran 2016, Pemkab Biak Numfor di bawah kepemimpinan Bupati Thomas Ondy telah memberikan tiga mobil operasional untuk pelayanan terpadu perempuan dan anak.
</description><content:encoded>BIAK &amp;ndash; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua, melengkapi fasilitas areal Taman Kota Mandouw Distrik Samofa dengan arena permainan anak.
Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Friets G Senandi, mengatakan arena permainan anak di taman kota merupakan salah satu upaya pemkab dalam mengembangkan kreativitas tumbuh kembang anak.
&quot;Penyiapan area bermain anak menuju Kabupaten Biak sebagai kota layak anak di Provinsi Papua. Secara bertahap, pemkab melalui Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana menyiapkan fasilitas permainan anak,&quot; tutur Friets Senandi, di Biak, Senin (22/2/2016).
Ia mengatakan, untuk menjadikan Kabupaten Biak sebagai kota layak anak harus memenuhi sekira kriteria 30 persyaratan teknis. Satu di antaranya menyiapkan sarana bermain tumbuh kembang anak.
Friets mengemukakan, pada 2014-2015 Pemkab Biak Numfor telah membangun sejumlah taman kota hijau di berbagai titik dalam Kota Biak dan Distrik Samofa.
Dibangunnya taman kota, menurut Friets, diharapkan menjadi ruang terbuka hijau publik yang dapat dimanfaatkan semua warga dalam menikmati kenyamanan dan kebersihan kota.
&quot;Selama berada di areal taman kota, warga diimbau menjaga kebersihan serta tidak merusak fasilitas taman kota yang dibangun pemerintah,&quot; tutur Friets.
Menyinggung pembangunan fasilitas tempat pelayanan terpadu perempuan dan anak, Friets mengungkapkan, ditargetkan pada 2016/2017 sudah dibangun gedung permanen sehingga menjadi sentra pusat penanganan kasus kekerasan yang dialami kaum perempuan dan anak.
Sekretariat sementara tempat penanganan terpadu perempuan dan anak berlokasi di kantor BPPKB. Sesuai program pemkab, tahun ini segera dibangun fasilitas fisik gedung tempat pelayanan terpadu perempuan dan anak.
Berdasarkan data pada tahun anggaran 2016, Pemkab Biak Numfor di bawah kepemimpinan Bupati Thomas Ondy telah memberikan tiga mobil operasional untuk pelayanan terpadu perempuan dan anak.
</content:encoded></item></channel></rss>
