<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isu Manusia Bertopeng Culik Anak Gegerkan Warga Mentawai</title><description>Isu ini tidak hanya terjadi di daerahnya, tapi di beberapa tempat juga santer terdengar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/23/340/1318989/isu-manusia-bertopeng-culik-anak-gegerkan-warga-mentawai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/23/340/1318989/isu-manusia-bertopeng-culik-anak-gegerkan-warga-mentawai"/><item><title>Isu Manusia Bertopeng Culik Anak Gegerkan Warga Mentawai</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/23/340/1318989/isu-manusia-bertopeng-culik-anak-gegerkan-warga-mentawai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/23/340/1318989/isu-manusia-bertopeng-culik-anak-gegerkan-warga-mentawai</guid><pubDate>Selasa 23 Februari 2016 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/23/340/1318989/isu-manusia-bertopeng-culik-anak-gegerkan-warga-mentawai-QKNcMRcQzB.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/23/340/1318989/isu-manusia-bertopeng-culik-anak-gegerkan-warga-mentawai-QKNcMRcQzB.jpg</image><title></title></images><description>MENTAWAI &amp;ndash; Dengan napas tersengal-sengal, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Stefanus Saurei, mendatangi kerumunan warga. Di tangannya ada bambu berukuran 1,5 meter berwarna hijau yang ujungnya sudah diruncingkan.
&amp;ldquo;Iya kita tadi baru mengejar orang yang memakai senter di daerah bakau itu, tapi entah ke mana larinya,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Selasa (23/2/2016).
Menurut informasi, Stefanus mengatakan isu ini tidak hanya terjadi di daerahnya, tapi di beberapa tempat juga santer terdengar.
&amp;ldquo;Katanya manusia bertopeng ini menculik anak dan mengambil anatomi tubuh untuk dijual, seperti mata, jantung, kepala, dan ginjal. Ada juga yang mengatakan bahwa ada yang menganut ilmu hitam. Kita tidak tahu pasti yang jelas isu ini sangat santer,&amp;rdquo; tuturnya.
Stefanus mengungkapkan, kemarin ada anak-anak di daerahnya hendak diculik. &amp;ldquo;Kabarnya mereka ketahuan dan warga sudah mengejarnya, namun tidak juga dapat,&amp;rdquo; tuturnya.
Kapolres Mentawai AKPB Reko Indro membenarkan isu tersebut bahwa ada pengambilan organ tubuh, menculik anak, kemudian membawanya.
&amp;ldquo;Itu hanya isu. Memang ada kejadian di daerah Sikakap soal manusia bertopeng menakuti masyarakat dan ada korban. Kita sudah tanyakan, tapi masih saja tetap belum jelas,&amp;rdquo; ujarnya.
Namun, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan mengenai isu tersebut. &amp;ldquo;Selain itu, pihaknya terus melakukan patroli ke desa-desa. Kita juga menyebarkan intelijen. Jika ada orang dituduh dicurigai, langsung menangkapnya,&amp;rdquo; kata dia.
Reko juga meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam. Pihak kepolisian juga sudah mengimbau radio-radio untuk tidak mencemaskan isu tersebut.</description><content:encoded>MENTAWAI &amp;ndash; Dengan napas tersengal-sengal, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa Maileppet, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Stefanus Saurei, mendatangi kerumunan warga. Di tangannya ada bambu berukuran 1,5 meter berwarna hijau yang ujungnya sudah diruncingkan.
&amp;ldquo;Iya kita tadi baru mengejar orang yang memakai senter di daerah bakau itu, tapi entah ke mana larinya,&amp;rdquo; katanya kepada Okezone, Selasa (23/2/2016).
Menurut informasi, Stefanus mengatakan isu ini tidak hanya terjadi di daerahnya, tapi di beberapa tempat juga santer terdengar.
&amp;ldquo;Katanya manusia bertopeng ini menculik anak dan mengambil anatomi tubuh untuk dijual, seperti mata, jantung, kepala, dan ginjal. Ada juga yang mengatakan bahwa ada yang menganut ilmu hitam. Kita tidak tahu pasti yang jelas isu ini sangat santer,&amp;rdquo; tuturnya.
Stefanus mengungkapkan, kemarin ada anak-anak di daerahnya hendak diculik. &amp;ldquo;Kabarnya mereka ketahuan dan warga sudah mengejarnya, namun tidak juga dapat,&amp;rdquo; tuturnya.
Kapolres Mentawai AKPB Reko Indro membenarkan isu tersebut bahwa ada pengambilan organ tubuh, menculik anak, kemudian membawanya.
&amp;ldquo;Itu hanya isu. Memang ada kejadian di daerah Sikakap soal manusia bertopeng menakuti masyarakat dan ada korban. Kita sudah tanyakan, tapi masih saja tetap belum jelas,&amp;rdquo; ujarnya.
Namun, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan mengenai isu tersebut. &amp;ldquo;Selain itu, pihaknya terus melakukan patroli ke desa-desa. Kita juga menyebarkan intelijen. Jika ada orang dituduh dicurigai, langsung menangkapnya,&amp;rdquo; kata dia.
Reko juga meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam. Pihak kepolisian juga sudah mengimbau radio-radio untuk tidak mencemaskan isu tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
