<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagahnya Figur Jenderal Soedirman di Jepang</title><description>Sebuah patung pahlawan asing satu-satunya di Jepang berdiri gagah di halaman Kemenhan Jepang yang tak lain patung Jenderal Soedirman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/25/18/1320610/gagahnya-figur-jenderal-soedirman-di-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/25/18/1320610/gagahnya-figur-jenderal-soedirman-di-jepang"/><item><title>Gagahnya Figur Jenderal Soedirman di Jepang</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/25/18/1320610/gagahnya-figur-jenderal-soedirman-di-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/25/18/1320610/gagahnya-figur-jenderal-soedirman-di-jepang</guid><pubDate>Kamis 25 Februari 2016 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/24/18/1320610/gagahnya-figur-jenderal-soedirman-di-jepang-43wUyLI1ZN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Patung Jenderal (Raden) Soedirman di halaman Kementerian Pertahanan Jepang (Foto: KBRI Tokyo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/24/18/1320610/gagahnya-figur-jenderal-soedirman-di-jepang-43wUyLI1ZN.jpg</image><title>Patung Jenderal (Raden) Soedirman di halaman Kementerian Pertahanan Jepang (Foto: KBRI Tokyo)</title></images><description>TIDAK hanya Soekarno, Presiden RI pertama sekaligus sang proklamator, yang merupakan figur Indonesia nan populer di mata dunia. Nama Jenderal (Raden) Soedirman pun setidaknya akan selalu terngiang di Jepang, khususnya oleh para pejabat &amp;ldquo;Boei-Sho&amp;rdquo; atau Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Jepang.
Ya, figur ternama militer Indonesia sejak masa revolusi (1945-1949) itu diabadikan dalam sebuah patung perunggu setinggi empat meter yang berdiri tegak nan gagah di depan Kantor Kemenhan Jepang, di Tokyo.
Telisik punya telisik, patung ini sedianya merupakan hadiah dari Kemenhan RI yang diwakili Menteri Purnomo Yusgiantoro, Januari 2011 lalu.
Hadiah patung mantan guru dan kepala sekolah di sebuah Sekolah Muhammadiyah tersebut, merupakan bentuk &amp;ldquo;kado&amp;rdquo; persahabatan antara Indonesia dan pemerintah Negeri Matahari Terbit.Jika patung &amp;ldquo;Pak Dirman&amp;rdquo; bertebaran di berbagai wilayah Indonesia,  patung Jenderal Soedirman yang satu ini justru jadi satu-satunya patung  pahlawan asing di Jepang.
&amp;ldquo;Ketika Menteri Purnomo mengunjungi Jepang pada Januari 2011,  Indonesia mempersembahkan sebuah patung perunggu Jenderal Soedirman yang  punya kedekatan dengan Jepang,&amp;rdquo; ungkap pernyataan resmi di situs  Kemenhan Jepang, mod.go.jp, kala itu.
&amp;ldquo;Patung ini simbol berkembangnya persahabatan dan kerja sama antara Jepang dan Indonesia,&amp;rdquo; sambung pernyataan Kemenhan Jepang.

Jenderal Soedirman diketahui meniti karier militer dalam satuan bentukan Jepang, Kyodo Boei Giyugun atau Pembela Tanah Air (PETA) di era 1943-1945.Lantaran latar belakangnya yang punya pendidikan cukup tinggi, Soedirman kala itu bisa lulus dengan pangkat tinggi, Daidancho (Komandan Batalion) setelah mengenyam pendidikan di pusat pelatihan PETA Bogor.
Ini yang kemudian menjadi modal buat Soedirman, untuk turut  terjun  dan berperan besar dalam revolusi Indonesia dalam lingkup Tentara   Keamanan Rakyat (TKR), hingga Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebagai   panglima pertama angkatan perang Indonesia.

&amp;ldquo;Figur Pak Dirman juga dipandang sebagagi seorang prajurit  ksatria.  Negeri Jepang kan sangat menjunjung tinggi sifat-sifat ksatria  dan  keperwiraan,&amp;rdquo; papar penggiat sejarah, Wahyu Bowo Laksono kepada Okezone, menyoal patung Soedirman tersebut.
&amp;ldquo;Pak Dirman dipandang sebagai simbol atau mewarisi jiwa samurai.   Mengabdi kepada bangsa dan negaranya sepenuh hati dengan seluruh jiwa   dan raganya,&amp;rdquo; tambahnya.Bahwa Jenderal Soedirman dipandang sebagai simbol perjuangan  serta   hubungan baik kedua negara, hal tersebut juga diperkuat terhadap    perhatian Kelompok Masyarakat Jepang Pencinta Indonesia, di mana    kelompok ini pernah memusatkan upacara dan peletakan karangan bunga pada    peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-70, pada 17 Agustus 2015 lalu.
&amp;ldquo;Fuji Gemki, Ketua Panitia Pelaksana Upacara, menyebutkan bahwa    Jenderal Soedirman merupakan figur penting dalam sejarah    Indonesia-Jepang,&amp;rdquo; timpal pernyataan kala itu di situs resmi Kedutaan    Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, kbri.jp.

&amp;ldquo;Melalui Tentara PETA, kontak antara tentara Jepang dan Jenderal    Soedirman terjadi. Jenderal Soedirman pun jadi salah satu simbol penting    relasi kedua negara,&amp;rdquo; sambung pernyataan tersebut.
&amp;ldquo;Patung Jenderal Sudirman di halaman Kemenhan Jepang merupakan    satu-satunya patung pahlawan asing yang ada dan dipajang di Jepang. Ini    merupakan fenomena yang unik dan sekaligus pula merupakan keistimewaan    bagi Indonesia. Hal ini tentu dapat menjadi landasan untuk hubungan   yang  lebih baik lagi bagi kedua bangsa di masa depan,&amp;rdquo; tandas   pernyataan  tersebut.</description><content:encoded>TIDAK hanya Soekarno, Presiden RI pertama sekaligus sang proklamator, yang merupakan figur Indonesia nan populer di mata dunia. Nama Jenderal (Raden) Soedirman pun setidaknya akan selalu terngiang di Jepang, khususnya oleh para pejabat &amp;ldquo;Boei-Sho&amp;rdquo; atau Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Jepang.
Ya, figur ternama militer Indonesia sejak masa revolusi (1945-1949) itu diabadikan dalam sebuah patung perunggu setinggi empat meter yang berdiri tegak nan gagah di depan Kantor Kemenhan Jepang, di Tokyo.
Telisik punya telisik, patung ini sedianya merupakan hadiah dari Kemenhan RI yang diwakili Menteri Purnomo Yusgiantoro, Januari 2011 lalu.
Hadiah patung mantan guru dan kepala sekolah di sebuah Sekolah Muhammadiyah tersebut, merupakan bentuk &amp;ldquo;kado&amp;rdquo; persahabatan antara Indonesia dan pemerintah Negeri Matahari Terbit.Jika patung &amp;ldquo;Pak Dirman&amp;rdquo; bertebaran di berbagai wilayah Indonesia,  patung Jenderal Soedirman yang satu ini justru jadi satu-satunya patung  pahlawan asing di Jepang.
&amp;ldquo;Ketika Menteri Purnomo mengunjungi Jepang pada Januari 2011,  Indonesia mempersembahkan sebuah patung perunggu Jenderal Soedirman yang  punya kedekatan dengan Jepang,&amp;rdquo; ungkap pernyataan resmi di situs  Kemenhan Jepang, mod.go.jp, kala itu.
&amp;ldquo;Patung ini simbol berkembangnya persahabatan dan kerja sama antara Jepang dan Indonesia,&amp;rdquo; sambung pernyataan Kemenhan Jepang.

Jenderal Soedirman diketahui meniti karier militer dalam satuan bentukan Jepang, Kyodo Boei Giyugun atau Pembela Tanah Air (PETA) di era 1943-1945.Lantaran latar belakangnya yang punya pendidikan cukup tinggi, Soedirman kala itu bisa lulus dengan pangkat tinggi, Daidancho (Komandan Batalion) setelah mengenyam pendidikan di pusat pelatihan PETA Bogor.
Ini yang kemudian menjadi modal buat Soedirman, untuk turut  terjun  dan berperan besar dalam revolusi Indonesia dalam lingkup Tentara   Keamanan Rakyat (TKR), hingga Tentara Nasional Indonesia (TNI), sebagai   panglima pertama angkatan perang Indonesia.

&amp;ldquo;Figur Pak Dirman juga dipandang sebagagi seorang prajurit  ksatria.  Negeri Jepang kan sangat menjunjung tinggi sifat-sifat ksatria  dan  keperwiraan,&amp;rdquo; papar penggiat sejarah, Wahyu Bowo Laksono kepada Okezone, menyoal patung Soedirman tersebut.
&amp;ldquo;Pak Dirman dipandang sebagai simbol atau mewarisi jiwa samurai.   Mengabdi kepada bangsa dan negaranya sepenuh hati dengan seluruh jiwa   dan raganya,&amp;rdquo; tambahnya.Bahwa Jenderal Soedirman dipandang sebagai simbol perjuangan  serta   hubungan baik kedua negara, hal tersebut juga diperkuat terhadap    perhatian Kelompok Masyarakat Jepang Pencinta Indonesia, di mana    kelompok ini pernah memusatkan upacara dan peletakan karangan bunga pada    peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-70, pada 17 Agustus 2015 lalu.
&amp;ldquo;Fuji Gemki, Ketua Panitia Pelaksana Upacara, menyebutkan bahwa    Jenderal Soedirman merupakan figur penting dalam sejarah    Indonesia-Jepang,&amp;rdquo; timpal pernyataan kala itu di situs resmi Kedutaan    Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, kbri.jp.

&amp;ldquo;Melalui Tentara PETA, kontak antara tentara Jepang dan Jenderal    Soedirman terjadi. Jenderal Soedirman pun jadi salah satu simbol penting    relasi kedua negara,&amp;rdquo; sambung pernyataan tersebut.
&amp;ldquo;Patung Jenderal Sudirman di halaman Kemenhan Jepang merupakan    satu-satunya patung pahlawan asing yang ada dan dipajang di Jepang. Ini    merupakan fenomena yang unik dan sekaligus pula merupakan keistimewaan    bagi Indonesia. Hal ini tentu dapat menjadi landasan untuk hubungan   yang  lebih baik lagi bagi kedua bangsa di masa depan,&amp;rdquo; tandas   pernyataan  tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
