<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gadis Tujuh Tahun Ini Rawat Kakek-Neneknya Seorang Diri</title><description>Kisah mengharukan ini memperlihatkan kepedulian sosial yang mencolok di China. Negara membiarkan anak tujuh tahun mengemban tanggung jawab.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/26/18/1322249/gadis-tujuh-tahun-ini-rawat-kakek-neneknya-seorang-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/26/18/1322249/gadis-tujuh-tahun-ini-rawat-kakek-neneknya-seorang-diri"/><item><title>Gadis Tujuh Tahun Ini Rawat Kakek-Neneknya Seorang Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/26/18/1322249/gadis-tujuh-tahun-ini-rawat-kakek-neneknya-seorang-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/26/18/1322249/gadis-tujuh-tahun-ini-rawat-kakek-neneknya-seorang-diri</guid><pubDate>Jum'at 26 Februari 2016 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/26/18/1322249/gadis-tujuh-tahun-ini-rawat-kakek-neneknya-seorang-diri-HydbWCNiOh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yi Miao (Foto : China Daily / Shanghaiist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/26/18/1322249/gadis-tujuh-tahun-ini-rawat-kakek-neneknya-seorang-diri-HydbWCNiOh.jpg</image><title>Yi Miao (Foto : China Daily / Shanghaiist)</title></images><description>YICHANG &amp;ndash; Yi Miao, gadis tujuh tahun di China, harus mengemban tanggung jawab mengurus kakek dan neneknya yang sakit seorang diri. Hal ini ia lakukan sejak sang ayah meninggal dunia karena kecelakaan mobil, dan ibunya pergi meninggalkan keluarga. Hingga kini Yi Miao tidak mengetahui keberadaan sang ibunda.

Miao-miao &amp;ndash;begitu ia kerap disapa&amp;ndash; yang berasal dari Kota Yichang, Hubei, mengurus banyak pekerjaan rumah tangga keluarganya. Dia membantu kakek dan neneknya mengupas kentang, mencuci piring, dan menyapu halaman rumah.


Menurut laporan China Daily, sebagaimana dilansir Shanghaiist, Jumat (26/2/2016), neneknya mengalami cacat mental dan memiliki kesulitan untuk menggunakan lengannya. Sementara kakeknya menderita penyakit kulit langka yang tidak bisa terkena banyak air, terutama saat musim salju.
Dengan tanggung jawab yang sangat besar ini, Miao tetap mampu mencetak prestasi di sekolah di tengah kesibukannya menjaga kakek dan neneknya.
Kisah mengharukan ini memperlihatkan kepedulian sosial yang mencolok di China. Sebab, negara membiarkan saja seorang gadis berusia tujuh tahun untuk mengemban tanggung jawab merawat kakek dan neneknya yang sakit-sakitan.</description><content:encoded>YICHANG &amp;ndash; Yi Miao, gadis tujuh tahun di China, harus mengemban tanggung jawab mengurus kakek dan neneknya yang sakit seorang diri. Hal ini ia lakukan sejak sang ayah meninggal dunia karena kecelakaan mobil, dan ibunya pergi meninggalkan keluarga. Hingga kini Yi Miao tidak mengetahui keberadaan sang ibunda.

Miao-miao &amp;ndash;begitu ia kerap disapa&amp;ndash; yang berasal dari Kota Yichang, Hubei, mengurus banyak pekerjaan rumah tangga keluarganya. Dia membantu kakek dan neneknya mengupas kentang, mencuci piring, dan menyapu halaman rumah.


Menurut laporan China Daily, sebagaimana dilansir Shanghaiist, Jumat (26/2/2016), neneknya mengalami cacat mental dan memiliki kesulitan untuk menggunakan lengannya. Sementara kakeknya menderita penyakit kulit langka yang tidak bisa terkena banyak air, terutama saat musim salju.
Dengan tanggung jawab yang sangat besar ini, Miao tetap mampu mencetak prestasi di sekolah di tengah kesibukannya menjaga kakek dan neneknya.
Kisah mengharukan ini memperlihatkan kepedulian sosial yang mencolok di China. Sebab, negara membiarkan saja seorang gadis berusia tujuh tahun untuk mengemban tanggung jawab merawat kakek dan neneknya yang sakit-sakitan.</content:encoded></item></channel></rss>
