<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Matinya Bayi Harimau Sumatera di Medan Zoo</title><description>Ini dugaan penyebab matinya bayi Harimau Sumatera di Medan Zoo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/28/340/1323105/penyebab-matinya-bayi-harimau-sumatera-di-medan-zoo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/28/340/1323105/penyebab-matinya-bayi-harimau-sumatera-di-medan-zoo"/><item><title>Penyebab Matinya Bayi Harimau Sumatera di Medan Zoo</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/28/340/1323105/penyebab-matinya-bayi-harimau-sumatera-di-medan-zoo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/28/340/1323105/penyebab-matinya-bayi-harimau-sumatera-di-medan-zoo</guid><pubDate>Minggu 28 Februari 2016 09:31 WIB</pubDate><dc:creator>Erie Prasetyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/28/340/1323105/penyebab-matinya-bayi-harimau-sumatera-di-medan-zoo-rSJG4gKrch.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi foto (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/28/340/1323105/penyebab-matinya-bayi-harimau-sumatera-di-medan-zoo-rSJG4gKrch.jpg</image><title>Ilustrasi foto (Antara)</title></images><description>MEDAN - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) masih memeriksa penyebab matinya bayi Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di Medan Zoo, Kota  Medan, Sumatera Utara.
Kepala Urusan Kesehatan Hewan dan Konservasi Medan Zoo, drh Sucitrawan menyimpulkan ada tiga kemungkinan penyebab matinya bayi harimauyang masih berumur delapan hari tersebut.
&quot;Bayi harimau ini lahir prematur. Dia lahir pada usia kandungan sekira 60 hingga 70 hari. Normalnya bayi harimau sumatera lahir pada usia kandungan sekira  115 hari,&quot; jelas Sucitrawan di Medan Zoo, Minggu (28/2/2016).
Untuk berat badan bayi harimau yang mati tersebut sekira 7 ons pada saat pertama lahir. Sedangkan untuk bayi harimau sumatera normal berat badannya sekira 1.1 kilogram.
Lemahnya tubuh bayi harimau sumatera juga bisa disebebkan karena umur induk harimau yang sudah tua. Induk betina bernama Si Manis dan induk jantan bernama Anhar, keduanya masing-masing berumur 18 tahun. Normalnya, umur hidup harimau sumatera sekira 17 hingga 18 tahun.
Sucitrawan juga menjelaskan, induk harimau sumatera pada umur produktif normalnya melahirkan minimal berjumlah dua bayi harimau.
&quot;Si Manis hanya melahirkan satu bayi harimau. Ada juga kemungkinan air susu Si Manis kurang. Makanya, kemarin yang kami suport adalah induknya. Kami suplai vitamin dan antibiotik untuk menambah air susu,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Induk betina bernama Manis melahirkan seekor bayi Harimau Sumatera di Medan Zoo, Jalan Simalingkar, Medan, Sumatera Utara. Rencananya, bayi harimau itu akan diberi nama BENAR, akronim pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bang Eldin-Akhyar yang menang pada Pilkada Medan tahun 2015. (day)</description><content:encoded>MEDAN - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara (Sumut) masih memeriksa penyebab matinya bayi Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di Medan Zoo, Kota  Medan, Sumatera Utara.
Kepala Urusan Kesehatan Hewan dan Konservasi Medan Zoo, drh Sucitrawan menyimpulkan ada tiga kemungkinan penyebab matinya bayi harimauyang masih berumur delapan hari tersebut.
&quot;Bayi harimau ini lahir prematur. Dia lahir pada usia kandungan sekira 60 hingga 70 hari. Normalnya bayi harimau sumatera lahir pada usia kandungan sekira  115 hari,&quot; jelas Sucitrawan di Medan Zoo, Minggu (28/2/2016).
Untuk berat badan bayi harimau yang mati tersebut sekira 7 ons pada saat pertama lahir. Sedangkan untuk bayi harimau sumatera normal berat badannya sekira 1.1 kilogram.
Lemahnya tubuh bayi harimau sumatera juga bisa disebebkan karena umur induk harimau yang sudah tua. Induk betina bernama Si Manis dan induk jantan bernama Anhar, keduanya masing-masing berumur 18 tahun. Normalnya, umur hidup harimau sumatera sekira 17 hingga 18 tahun.
Sucitrawan juga menjelaskan, induk harimau sumatera pada umur produktif normalnya melahirkan minimal berjumlah dua bayi harimau.
&quot;Si Manis hanya melahirkan satu bayi harimau. Ada juga kemungkinan air susu Si Manis kurang. Makanya, kemarin yang kami suport adalah induknya. Kami suplai vitamin dan antibiotik untuk menambah air susu,&quot; ujarnya.
Sebelumnya, Induk betina bernama Manis melahirkan seekor bayi Harimau Sumatera di Medan Zoo, Jalan Simalingkar, Medan, Sumatera Utara. Rencananya, bayi harimau itu akan diberi nama BENAR, akronim pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bang Eldin-Akhyar yang menang pada Pilkada Medan tahun 2015. (day)</content:encoded></item></channel></rss>
