<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Garuda</title><description>Aksi ini dilakukan akibat kekecewaan besar masyarakat terhadap manajemen Garuda Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/29/338/1324073/ratusan-mahasiswa-geruduk-kantor-garuda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/29/338/1324073/ratusan-mahasiswa-geruduk-kantor-garuda"/><item><title>Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor Garuda</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/29/338/1324073/ratusan-mahasiswa-geruduk-kantor-garuda</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/29/338/1324073/ratusan-mahasiswa-geruduk-kantor-garuda</guid><pubDate>Senin 29 Februari 2016 17:27 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/29/338/1324073/ratusan-mahasiswa-geruduk-kantor-garuda-yNJDt2pYA8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto:Ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/29/338/1324073/ratusan-mahasiswa-geruduk-kantor-garuda-yNJDt2pYA8.jpg</image><title>Foto:Ist</title></images><description>JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa (AMPB) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Garuda Indonesia yang ada di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (29/2/2016).
Aksi ini dilakukan akibat kekecewaan besar masyarakat terhadap manajemen Garuda Indonesia yang terus-menerus merugikan negara.
Ketua AMPB Rosyadi mengatakan, pemerintah tidak boleh melakukan pembiaran secara terus-menerus terhadap perusahaan penerbangan yang digawangi Menteri BUMN Rini Soemarno tersebut.
&amp;ldquo;Garuda Indonesia itu milik bangsa Indonesia. Kalau kita membiarkan manajemen bobrok seperti ini berkelanjutan, mau sampai kapan negara dirugikan,&amp;rdquo; ujar Rosyadi.
Mereka mendesak seluruh jajaran direksi Garuda Indonesia berbenah total dan bersikap nasionalis, bukan justru mendukung kepentingan asing.
&quot;Jangan sampai perusahaan BUMN lebih mementingkan kepentingan asing seperti mensponsori klub bola asing (Liverpool). Masih banyak klub bola anak bangsa yang butuh sponsor,&quot; ucapnya.
Rosyadi menegaskan bahwa aksi ini adalah baru permulaan, sebelum rencana mengerahkan mahasiswa sebesar-besarnya di Kantor Pusat Garuda pekan depan.
&amp;ldquo;Kami atas nama Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa akan mengerahkan seluruh mahasiswa yang ada di daerah-daerah seandainya tuntutan kami tidak dipenuhi,&quot; tegasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa (AMPB) menggelar unjuk rasa di depan Kantor Garuda Indonesia yang ada di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (29/2/2016).
Aksi ini dilakukan akibat kekecewaan besar masyarakat terhadap manajemen Garuda Indonesia yang terus-menerus merugikan negara.
Ketua AMPB Rosyadi mengatakan, pemerintah tidak boleh melakukan pembiaran secara terus-menerus terhadap perusahaan penerbangan yang digawangi Menteri BUMN Rini Soemarno tersebut.
&amp;ldquo;Garuda Indonesia itu milik bangsa Indonesia. Kalau kita membiarkan manajemen bobrok seperti ini berkelanjutan, mau sampai kapan negara dirugikan,&amp;rdquo; ujar Rosyadi.
Mereka mendesak seluruh jajaran direksi Garuda Indonesia berbenah total dan bersikap nasionalis, bukan justru mendukung kepentingan asing.
&quot;Jangan sampai perusahaan BUMN lebih mementingkan kepentingan asing seperti mensponsori klub bola asing (Liverpool). Masih banyak klub bola anak bangsa yang butuh sponsor,&quot; ucapnya.
Rosyadi menegaskan bahwa aksi ini adalah baru permulaan, sebelum rencana mengerahkan mahasiswa sebesar-besarnya di Kantor Pusat Garuda pekan depan.
&amp;ldquo;Kami atas nama Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa akan mengerahkan seluruh mahasiswa yang ada di daerah-daerah seandainya tuntutan kami tidak dipenuhi,&quot; tegasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
