<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT Ultra Jaya Pastikan Benda Mirip Kaki Katak Adalah Endapan Lemak </title><description>Seorang warga Bandung mengaku anaknya keracunan setelah mengonsumsi susu kemasan yang ternyata berisi benda seperti kaki katak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/29/525/1324153/pt-ultra-jaya-pastikan-benda-mirip-kaki-katak-adalah-endapan-lemak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/02/29/525/1324153/pt-ultra-jaya-pastikan-benda-mirip-kaki-katak-adalah-endapan-lemak"/><item><title>PT Ultra Jaya Pastikan Benda Mirip Kaki Katak Adalah Endapan Lemak </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/02/29/525/1324153/pt-ultra-jaya-pastikan-benda-mirip-kaki-katak-adalah-endapan-lemak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/02/29/525/1324153/pt-ultra-jaya-pastikan-benda-mirip-kaki-katak-adalah-endapan-lemak</guid><pubDate>Senin 29 Februari 2016 18:23 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/02/29/525/1324153/pt-ultra-jaya-pastikan-benda-mirip-kaki-katak-adalah-endapan-lemak-4mejGs9C6r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: CDB Yudistira/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/02/29/525/1324153/pt-ultra-jaya-pastikan-benda-mirip-kaki-katak-adalah-endapan-lemak-4mejGs9C6r.jpg</image><title>foto: CDB Yudistira/Okezone</title></images><description>BANDUNG - Seorang warga Bandung mengaku anaknya keracunan setelah mengonsumsi susu kemasan yang ternyata berisi benda seperti kaki katak. Warga itu kemudian melapor ke Himpunan Layanan Konsumen Indonesia (HLKI) beberapa waktu lalu.

Menanggapi kasus tersebut, produsen susu dalam hal ini PT Utra Jaya, mengklaim benda yang berbentuk mirip dengan kaki katak tersebut merupakan endapan lemak susu.

&amp;ldquo;Kita sudah teliti dan terbukti kalau itu merupakan endapan susu lemak, bukan benda dari kategori hewan,&amp;rdquo; kata Kuasa Hukum PT Ultra Jaya, Sonny Lunardi, usai prasidang yang digelar Badan Sengketa Penyelesaian Konsumen (BPSK) di Bandung, Senin (29/2/2016).

Timbulnya benda mirip kaki katak tersebut, diduga karena adanya kebocoran dari kemasan produk. Sonny mengatakan, kebocoran kemasan tersebut bisa jadi berasal dari pihak distributor, dan dia memastikan bukan dari PT Utra Jaya.

&amp;ldquo;Kebocoran tersebut masih kemungkinan dari pihak pengecer atau distributor,&amp;rdquo; katanya.

Sonny juga membantah adanya kelalaian produksi. Sonny mmenyebut PT Ultra Jaya melakukan pengecekan setiap produk yang akan didistribusikan. &amp;ldquo;BPOM juga sudah melakukan pengecekan tidak ada masalah dari produk kami,&amp;rdquo; ucapnya.

Mengenai endapan lemak tersebut mengandung bakteri atau tidak yang bisa memicu peminumnya keracunan, dirinya belum bisa memastikan. &amp;ldquo;Kita tidak teliti ada atau tidaknya bakteri dalam endapan itu, yang pasti itu hanya endapan lemak susu,&amp;rdquo; pungkasnya.

Seperti diketahui, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) menggelar prasidang terkait keracunan susu yang di dalamnya ditemukan benda seperti kaki katak di kantor BPSK, Jalan Maskumambang.

Hadir dalam sidang itu pihak Himpunan Layanan Konsumen Indonesia yang merupakan pendamping korban Rini Tresna Sari (46). Kemudian perwakilan perusahaan  produsen susu yang berisi benda mirip kaki katak tersebut.

Prasidang itu ditengahi oleh Wakil BPKS Kota Bandung Johanes Sitepu. Prasidang ini bersifat tertutup. Agenda sidang konsiliasi dan mediasi antara korban dengan produsen susu terkait keracunan susu cair tersebut.
</description><content:encoded>BANDUNG - Seorang warga Bandung mengaku anaknya keracunan setelah mengonsumsi susu kemasan yang ternyata berisi benda seperti kaki katak. Warga itu kemudian melapor ke Himpunan Layanan Konsumen Indonesia (HLKI) beberapa waktu lalu.

Menanggapi kasus tersebut, produsen susu dalam hal ini PT Utra Jaya, mengklaim benda yang berbentuk mirip dengan kaki katak tersebut merupakan endapan lemak susu.

&amp;ldquo;Kita sudah teliti dan terbukti kalau itu merupakan endapan susu lemak, bukan benda dari kategori hewan,&amp;rdquo; kata Kuasa Hukum PT Ultra Jaya, Sonny Lunardi, usai prasidang yang digelar Badan Sengketa Penyelesaian Konsumen (BPSK) di Bandung, Senin (29/2/2016).

Timbulnya benda mirip kaki katak tersebut, diduga karena adanya kebocoran dari kemasan produk. Sonny mengatakan, kebocoran kemasan tersebut bisa jadi berasal dari pihak distributor, dan dia memastikan bukan dari PT Utra Jaya.

&amp;ldquo;Kebocoran tersebut masih kemungkinan dari pihak pengecer atau distributor,&amp;rdquo; katanya.

Sonny juga membantah adanya kelalaian produksi. Sonny mmenyebut PT Ultra Jaya melakukan pengecekan setiap produk yang akan didistribusikan. &amp;ldquo;BPOM juga sudah melakukan pengecekan tidak ada masalah dari produk kami,&amp;rdquo; ucapnya.

Mengenai endapan lemak tersebut mengandung bakteri atau tidak yang bisa memicu peminumnya keracunan, dirinya belum bisa memastikan. &amp;ldquo;Kita tidak teliti ada atau tidaknya bakteri dalam endapan itu, yang pasti itu hanya endapan lemak susu,&amp;rdquo; pungkasnya.

Seperti diketahui, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) menggelar prasidang terkait keracunan susu yang di dalamnya ditemukan benda seperti kaki katak di kantor BPSK, Jalan Maskumambang.

Hadir dalam sidang itu pihak Himpunan Layanan Konsumen Indonesia yang merupakan pendamping korban Rini Tresna Sari (46). Kemudian perwakilan perusahaan  produsen susu yang berisi benda mirip kaki katak tersebut.

Prasidang itu ditengahi oleh Wakil BPKS Kota Bandung Johanes Sitepu. Prasidang ini bersifat tertutup. Agenda sidang konsiliasi dan mediasi antara korban dengan produsen susu terkait keracunan susu cair tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
