<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kota di Atas Awan &amp; Pasar Dukun di La Paz</title><description>Saking dinginnya kota tertinggi dunia, La Paz, sampai-sampai megabintang Argentina Lionel Messi pernah mengeluh ketika bermain di Bolivia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/03/18/1326357/kota-di-atas-awan-pasar-dukun-di-la-paz</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/03/18/1326357/kota-di-atas-awan-pasar-dukun-di-la-paz"/><item><title>Kota di Atas Awan &amp; Pasar Dukun di La Paz</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/03/18/1326357/kota-di-atas-awan-pasar-dukun-di-la-paz</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/03/18/1326357/kota-di-atas-awan-pasar-dukun-di-la-paz</guid><pubDate>Kamis 03 Maret 2016 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/03/18/1326357/kota-di-atas-awan-pasar-dukun-di-la-paz-iaeW3I1lFm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Landscape Kota La Paz (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/03/18/1326357/kota-di-atas-awan-pasar-dukun-di-la-paz-iaeW3I1lFm.jpg</image><title>Landscape Kota La Paz (Foto: Wikipedia)</title></images><description>INDONESIA seperti halnya negara-negara lain, boleh saja punya beberapa daerah yang disebut &amp;ldquo;Negeri di atas Awan&amp;rdquo;. Tapi satu-satunya sebutan &amp;ldquo;Kota di atas Awan&amp;rdquo; boleh dibilang hanya bisa diklaim Kota La Paz di Bolivia, Amerika Selatan.
Kota yang punya nama lengkap Nuestra Se&amp;ntilde;ora de la Paz, ini dikelilingi Pegunungan Altiplano, tepatnya di Lembah Chuquiago dan punya ketinggian 11.975 kaki atau 3.650 meter di atas permukaan laut.
Kota yang dipimpin Wali Kota Luis Revilla Herrero ini berpopulasi sekira 2,3 juta penduduk dan &amp;ldquo;dihiasi&amp;rdquo; sejumlah bangunan era kolonial Spanyol nan terpelihara dengan baik.
La Paz juga dikenal punya beberapa katedral indah, seperti Katedral San Francisco dan Katedral Metropolitan, di mana gereja tua yang berada di kawasan Murillo Square itu jadi salah satu daya tarik turis asing.Tidak hanya katedral, La Paz juga populer dengan sejumlah museum dan  pusat budaya dengan arsitektur mempesona, seperti 10 museum yang  dipelihara dengan baik di kawasan Jalan Ja&amp;eacute;n.

Selain menjadi kota tertinggi di dunia, La Paz juga punya bandara  dengan lokasi tertinggi dengan ketinggian 4.061,5 meter di atas  permukaan laut, yakni Aeropuerto Internacional El Alto yang sedianya,  berada di kota satelit El Alto yang berjarak 13 kilometer dari La Paz.
Kota La Paz sendiri baru &amp;ldquo;lahir&amp;rdquo; pada 1548 di sebuah lembah yang  awalnya merupakan permukiman suku Indian Laja, oleh sejumlah petualangan  dan penjelajah Spanyol.
Nama Nuestra Se&amp;ntilde;ora de la Paz yang juga punya arti &amp;ldquo;Dewi  Kedamaian&amp;rdquo;, disematkan pasca-pemberontakan penjelajah Spanyol, Gonzalo  Pizarro terhadap Raja Muda Pertama Peru, Blasco N&amp;uacute;&amp;ntilde;ez Vela pada 1544.Menjelajah sejarah singkat dan menyibak pesona kota di atas awan   ini, tentu tak lengkap jika tak juga &amp;ldquo;menyinggung&amp;rdquo; dua pasar terunik   yang turut jadi daya tarik lain bagi para wisatawan.
Ya, La Paz punya dua pasar dukun yang menjual segala hal mistis,   yakni Pasar Mercado de Las Brujas dan Pasar La Hechiceria. Aktivitas di   pasar ini biasanya diramaikan bukan oleh pedagang seperti biasanya,   melainkan para tabib lokal yang acap disebut &amp;ldquo;Yatiri&amp;rdquo;.
Sebagaimana dikutip dari &amp;lsquo;V!VA Travel Guides Bolivia&amp;rsquo;, di   Pasar Mercado de Las Brujas yang terletak di Distrik Calle Linares   misalnya, banyak dijual tanaman-tanaman herbal, ramuan dukun,   organ-organ binatang, patung-patung menyeramkan, hingga jamu penambah   gairah seks.

Tidak hanya dukun-dukun lain yang biasanya jadi pembeli, banyak  warga  yang mengaku punya &amp;ldquo;masalah&amp;rdquo;, mencari pengobatan di pasar dukun  ini,  mulai dari masalah kehilangan pekerjaan, hingga masalah percintaan.</description><content:encoded>INDONESIA seperti halnya negara-negara lain, boleh saja punya beberapa daerah yang disebut &amp;ldquo;Negeri di atas Awan&amp;rdquo;. Tapi satu-satunya sebutan &amp;ldquo;Kota di atas Awan&amp;rdquo; boleh dibilang hanya bisa diklaim Kota La Paz di Bolivia, Amerika Selatan.
Kota yang punya nama lengkap Nuestra Se&amp;ntilde;ora de la Paz, ini dikelilingi Pegunungan Altiplano, tepatnya di Lembah Chuquiago dan punya ketinggian 11.975 kaki atau 3.650 meter di atas permukaan laut.
Kota yang dipimpin Wali Kota Luis Revilla Herrero ini berpopulasi sekira 2,3 juta penduduk dan &amp;ldquo;dihiasi&amp;rdquo; sejumlah bangunan era kolonial Spanyol nan terpelihara dengan baik.
La Paz juga dikenal punya beberapa katedral indah, seperti Katedral San Francisco dan Katedral Metropolitan, di mana gereja tua yang berada di kawasan Murillo Square itu jadi salah satu daya tarik turis asing.Tidak hanya katedral, La Paz juga populer dengan sejumlah museum dan  pusat budaya dengan arsitektur mempesona, seperti 10 museum yang  dipelihara dengan baik di kawasan Jalan Ja&amp;eacute;n.

Selain menjadi kota tertinggi di dunia, La Paz juga punya bandara  dengan lokasi tertinggi dengan ketinggian 4.061,5 meter di atas  permukaan laut, yakni Aeropuerto Internacional El Alto yang sedianya,  berada di kota satelit El Alto yang berjarak 13 kilometer dari La Paz.
Kota La Paz sendiri baru &amp;ldquo;lahir&amp;rdquo; pada 1548 di sebuah lembah yang  awalnya merupakan permukiman suku Indian Laja, oleh sejumlah petualangan  dan penjelajah Spanyol.
Nama Nuestra Se&amp;ntilde;ora de la Paz yang juga punya arti &amp;ldquo;Dewi  Kedamaian&amp;rdquo;, disematkan pasca-pemberontakan penjelajah Spanyol, Gonzalo  Pizarro terhadap Raja Muda Pertama Peru, Blasco N&amp;uacute;&amp;ntilde;ez Vela pada 1544.Menjelajah sejarah singkat dan menyibak pesona kota di atas awan   ini, tentu tak lengkap jika tak juga &amp;ldquo;menyinggung&amp;rdquo; dua pasar terunik   yang turut jadi daya tarik lain bagi para wisatawan.
Ya, La Paz punya dua pasar dukun yang menjual segala hal mistis,   yakni Pasar Mercado de Las Brujas dan Pasar La Hechiceria. Aktivitas di   pasar ini biasanya diramaikan bukan oleh pedagang seperti biasanya,   melainkan para tabib lokal yang acap disebut &amp;ldquo;Yatiri&amp;rdquo;.
Sebagaimana dikutip dari &amp;lsquo;V!VA Travel Guides Bolivia&amp;rsquo;, di   Pasar Mercado de Las Brujas yang terletak di Distrik Calle Linares   misalnya, banyak dijual tanaman-tanaman herbal, ramuan dukun,   organ-organ binatang, patung-patung menyeramkan, hingga jamu penambah   gairah seks.

Tidak hanya dukun-dukun lain yang biasanya jadi pembeli, banyak  warga  yang mengaku punya &amp;ldquo;masalah&amp;rdquo;, mencari pengobatan di pasar dukun  ini,  mulai dari masalah kehilangan pekerjaan, hingga masalah percintaan.</content:encoded></item></channel></rss>
