<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dewan Rekomendasikan Lokalisasi Sarkem Ditutup</title><description>Butuh pendekatan yang baik dalam penutupan kawasan lokalisasi Sarkem.  Tanpa pendekatan yang baik, justru akan menimbulkan masalah baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/04/510/1327835/dewan-rekomendasikan-lokalisasi-sarkem-ditutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/04/510/1327835/dewan-rekomendasikan-lokalisasi-sarkem-ditutup"/><item><title>Dewan Rekomendasikan Lokalisasi Sarkem Ditutup</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/04/510/1327835/dewan-rekomendasikan-lokalisasi-sarkem-ditutup</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/04/510/1327835/dewan-rekomendasikan-lokalisasi-sarkem-ditutup</guid><pubDate>Jum'at 04 Maret 2016 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/04/510/1327835/dewan-rekomendasikan-lokalisasi-sarkem-ditutup-aev6TXvRpB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasar Kembang (Sarkem)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/04/510/1327835/dewan-rekomendasikan-lokalisasi-sarkem-ditutup-aev6TXvRpB.jpg</image><title>Pasar Kembang (Sarkem)</title></images><description>YOGYAKARTA - Kalangan anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta memberi rekomendasi agar kawasan prostitusi Pasar Kembang (Sarkem) di Sosrowijayan, Gedongtengen, Kota Yogyakarta untuk ditutup. Hal itu menyusul trend pembubarna terhadap lokalisasi lain, seperti Dolly di Surabaya dan Kalijodo di Jakarta.
&quot;Yang lain sudah, lokalisasi Sarkem seharusnya juga bisa ditutup,&quot; kata Anggota Komisi A DPRD DIY, Bambang Krisnadi, Jum'at (4/3/2016).
Dua kota besar seperti Jakarta dan Surabaya sudah memberi contoh bagaimana membubarkan kawasan prostitusi. Menurutnya, Yogyakarta perlu belajar bagaimana melakukan penutupan lokalisasi.
&quot;Kenapa kita tidak meniru, lokalisasi Sarkem bisa ditutup, tinggal bagaimana dalam mencari solusi,&quot; jelasnya.
Seharusnya, kata dia, Yogyakarta yang dikenal memiliki nilai budaya luhur dan dijunjung tinggi, termasuk oleh para pemangku kebijakan di Pemerintah Kota, Kabupaten, dan Provinsi.
&quot;Yogyakarta ini kan merupakan Ikon budaya. Lalu apakah kegiatan di lokalisasi sarkem itu sesuai dengan budaya kita?&quot; ujar dia.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengaku, butuh pendekatan yang baik dalam penutupan kawasan lokalisasi Sarkem. Tanpa pendekatan yang baik, justru akan menimbulkan masalah baru.
&quot;Harus ada pendekatan yang baik supaya prostitusi di Sarkem itu bisa dibubarkan,&quot; katanya.
Eko menambahkan, ada pro dan kontra terkait rekomdasi penutupan lokalisasi. Namun, dia melihat lebih banyak efek baik, dari pada buruknya, terkait penutupan prostitusi dari pada dibiarkan.
Selain memberi rekomendasi penutupan Sarkem, kalangan dewan juga meminta penertiban hotel dan apartemen yang tak mengantongi izin. &quot;Keinginan Gubernur (Sri Sultan HB X) sudah sangat jelas, supaya merobohkan bangunan tak berizin,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Kalangan anggota DPRD Provinsi DI Yogyakarta memberi rekomendasi agar kawasan prostitusi Pasar Kembang (Sarkem) di Sosrowijayan, Gedongtengen, Kota Yogyakarta untuk ditutup. Hal itu menyusul trend pembubarna terhadap lokalisasi lain, seperti Dolly di Surabaya dan Kalijodo di Jakarta.
&quot;Yang lain sudah, lokalisasi Sarkem seharusnya juga bisa ditutup,&quot; kata Anggota Komisi A DPRD DIY, Bambang Krisnadi, Jum'at (4/3/2016).
Dua kota besar seperti Jakarta dan Surabaya sudah memberi contoh bagaimana membubarkan kawasan prostitusi. Menurutnya, Yogyakarta perlu belajar bagaimana melakukan penutupan lokalisasi.
&quot;Kenapa kita tidak meniru, lokalisasi Sarkem bisa ditutup, tinggal bagaimana dalam mencari solusi,&quot; jelasnya.
Seharusnya, kata dia, Yogyakarta yang dikenal memiliki nilai budaya luhur dan dijunjung tinggi, termasuk oleh para pemangku kebijakan di Pemerintah Kota, Kabupaten, dan Provinsi.
&quot;Yogyakarta ini kan merupakan Ikon budaya. Lalu apakah kegiatan di lokalisasi sarkem itu sesuai dengan budaya kita?&quot; ujar dia.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto mengaku, butuh pendekatan yang baik dalam penutupan kawasan lokalisasi Sarkem. Tanpa pendekatan yang baik, justru akan menimbulkan masalah baru.
&quot;Harus ada pendekatan yang baik supaya prostitusi di Sarkem itu bisa dibubarkan,&quot; katanya.
Eko menambahkan, ada pro dan kontra terkait rekomdasi penutupan lokalisasi. Namun, dia melihat lebih banyak efek baik, dari pada buruknya, terkait penutupan prostitusi dari pada dibiarkan.
Selain memberi rekomendasi penutupan Sarkem, kalangan dewan juga meminta penertiban hotel dan apartemen yang tak mengantongi izin. &quot;Keinginan Gubernur (Sri Sultan HB X) sudah sangat jelas, supaya merobohkan bangunan tak berizin,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
