<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diminta Tak Tunggu Kebakaran Hutan Riau Membesar</title><description>Pemerintah diminta cepat menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Riau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/05/340/1328437/pemerintah-diminta-tak-tunggu-kebakaran-hutan-riau-membesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/05/340/1328437/pemerintah-diminta-tak-tunggu-kebakaran-hutan-riau-membesar"/><item><title>Pemerintah Diminta Tak Tunggu Kebakaran Hutan Riau Membesar</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/05/340/1328437/pemerintah-diminta-tak-tunggu-kebakaran-hutan-riau-membesar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/05/340/1328437/pemerintah-diminta-tak-tunggu-kebakaran-hutan-riau-membesar</guid><pubDate>Sabtu 05 Maret 2016 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/05/340/1328437/pemerintah-diminta-tak-tunggu-kebakaran-hutan-riau-membesar-7V7sRouBRh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi kebakaran lahan: (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/05/340/1328437/pemerintah-diminta-tak-tunggu-kebakaran-hutan-riau-membesar-7V7sRouBRh.jpg</image><title>Ilustrasi kebakaran lahan: (Foto: Antara)</title></images><description>PEKANBARU - Kebakaran hutan lahan di Riau belum padam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyatakan tercatat 24 titik panas (hotspot) di wilayah pesisir Riau, Sabtu (5/3/2016).
Dalam musibah kebakaran ini sudah ratusan hektare hutan dan lahan terbakar. Puluhan warga terpaksa ditangkap polisi karena kedapatan membakar.
Sementara hal ini sudah mulai menimbulkan kabut asap. Walau saat kondisi asap belum tebal.
Namun, warga sudah mulai khawatir karena sudah terjadi selama dua pekan. Oleh karena itu, pemerintah diminta cepat menanggulanginya.
&quot;Kita minta pemerintah itu cepat tanggap. Jangan menunggu kebakaran besar baru pemerintah sibuk,&quot; ujar salah satu warga Riau, Ariani Nabilla .
</description><content:encoded>PEKANBARU - Kebakaran hutan lahan di Riau belum padam. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru menyatakan tercatat 24 titik panas (hotspot) di wilayah pesisir Riau, Sabtu (5/3/2016).
Dalam musibah kebakaran ini sudah ratusan hektare hutan dan lahan terbakar. Puluhan warga terpaksa ditangkap polisi karena kedapatan membakar.
Sementara hal ini sudah mulai menimbulkan kabut asap. Walau saat kondisi asap belum tebal.
Namun, warga sudah mulai khawatir karena sudah terjadi selama dua pekan. Oleh karena itu, pemerintah diminta cepat menanggulanginya.
&quot;Kita minta pemerintah itu cepat tanggap. Jangan menunggu kebakaran besar baru pemerintah sibuk,&quot; ujar salah satu warga Riau, Ariani Nabilla .
</content:encoded></item></channel></rss>
