<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulang ke Kampung Halaman, Iriana Jokowi Canangkan PIN</title><description>Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengharapkan, PIN yang  dicanangkan ibu negara ini bisa 95 persen mencakup anak Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/08/512/1330469/pulang-ke-kampung-halaman-iriana-jokowi-canangkan-pin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/08/512/1330469/pulang-ke-kampung-halaman-iriana-jokowi-canangkan-pin"/><item><title>Pulang ke Kampung Halaman, Iriana Jokowi Canangkan PIN</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/08/512/1330469/pulang-ke-kampung-halaman-iriana-jokowi-canangkan-pin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/08/512/1330469/pulang-ke-kampung-halaman-iriana-jokowi-canangkan-pin</guid><pubDate>Selasa 08 Maret 2016 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo (Okezone)</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/08/512/1330469/pulang-ke-kampung-halaman-iriana-jokowi-canangkan-pin-a77MeFE8lo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ibu negara Iriana Joko Widodo tengah menggendong bayi saat mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional Polio di Solo. (Foto: Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/08/512/1330469/pulang-ke-kampung-halaman-iriana-jokowi-canangkan-pin-a77MeFE8lo.jpg</image><title>Ibu negara Iriana Joko Widodo tengah menggendong bayi saat mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional Polio di Solo. (Foto: Bramantyo/Okezone)</title></images><description>SOLO &amp;ndash; Ibu Negara Iriana Joko Widodo hari ini pulang ke kampung halamannya. Di tanah kelahirannya, Iriana secara resmi mencanangkan hari Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Dengan didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek, Iriana secara resmi memukul gong tanda dimulainya PIN di Taman Cerdas, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah.
Usai memukul gong serta memberikan vaksin pada salah satu balita, ibu negara yang juga didampingi Istri Gubernur Jawa Tengah, Siti Atiqoh serta Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo beserta istri Endang Rudyatmo, langsung menuju Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.
Tiba di Kelurahan Gajahan, Iriana disambut puluhan anak yang menyanyikan lagu &quot;Bunda&quot;. Mendengar nyanyian anak-anak yang menyambutnya, Iriana pun terlihat ikut-ikutan bernyanyi bersama anak-anak.
Saat ikut bernyanyi, Iriana melihat bayi lucu di dekatnya. Iriana pun langsung menggendong bayi tersebut sambil menanyakan apakah bayi tersebut sudah diberi vaksin polio.
&quot;Ini sudah diberi vaksin belum,&quot; tanya Iriana pada ibu bayi tersebut, Selasa (8/3/2016).
Saat mendengar kalau bayi itu belum diberi vaksin, Iriana pun langsung menuju meja vaksinasi. Dengan dibantu Puan Maharani dan Menkes Nila Djuwita F Moeloek, Iriana pun memberikan vaksin pada bayi yang digendongnya.
Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengharapkan, PIN yang dicanangkan ibu negara ini bisa 95 persen mencakup anak Indonesia.
&amp;ldquo;Kami harapkan cakupan PIN Polio ini bisa 95 persen,&amp;rdquo; kata Menkes Nila Djuwita F Moeloek, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/3/2016).
Menurut Nila, secara nasional, PIN Polio menyasar 23.721.004 anak usia 0-59 bulan. Adapun vaksin yang akan digunakan yaitu vaksin polio tetes (trivalent oral polio vaccine). Saat ini vaksin tersebut sudah dikirimkan sampai ke puskesmas.
&amp;ldquo;Total provinsi dan kabupaten/kota yang akan melaksanakan PIN Polio adalah 33 provinsi dan 509 kabupaten dan kota, dengan total Pos PIN tahun ini sekira 300.000 pos,&amp;rdquo; tuturnya.
Nila berharap, melalui PIN Polio dan cakupan imunisasi polio rutin yang tinggi dan merata tahun ini, Indonesia dapat mempertahankan status Bebas Polio dan berkontribusi dalam mewujudkan Dunia Bebas Polio Tahun 2020.
&amp;ldquo;Melalui PIN kita benar-benar bisa mewujudkan generasi muda bangsa Indonesia yang sehat, bebas dari cacat tubuh akibat polio, berkualitas, produktif, dan berdaya saing,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>SOLO &amp;ndash; Ibu Negara Iriana Joko Widodo hari ini pulang ke kampung halamannya. Di tanah kelahirannya, Iriana secara resmi mencanangkan hari Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio.
Dengan didampingi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek, Iriana secara resmi memukul gong tanda dimulainya PIN di Taman Cerdas, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah.
Usai memukul gong serta memberikan vaksin pada salah satu balita, ibu negara yang juga didampingi Istri Gubernur Jawa Tengah, Siti Atiqoh serta Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo beserta istri Endang Rudyatmo, langsung menuju Kelurahan Gajahan, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.
Tiba di Kelurahan Gajahan, Iriana disambut puluhan anak yang menyanyikan lagu &quot;Bunda&quot;. Mendengar nyanyian anak-anak yang menyambutnya, Iriana pun terlihat ikut-ikutan bernyanyi bersama anak-anak.
Saat ikut bernyanyi, Iriana melihat bayi lucu di dekatnya. Iriana pun langsung menggendong bayi tersebut sambil menanyakan apakah bayi tersebut sudah diberi vaksin polio.
&quot;Ini sudah diberi vaksin belum,&quot; tanya Iriana pada ibu bayi tersebut, Selasa (8/3/2016).
Saat mendengar kalau bayi itu belum diberi vaksin, Iriana pun langsung menuju meja vaksinasi. Dengan dibantu Puan Maharani dan Menkes Nila Djuwita F Moeloek, Iriana pun memberikan vaksin pada bayi yang digendongnya.
Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengharapkan, PIN yang dicanangkan ibu negara ini bisa 95 persen mencakup anak Indonesia.
&amp;ldquo;Kami harapkan cakupan PIN Polio ini bisa 95 persen,&amp;rdquo; kata Menkes Nila Djuwita F Moeloek, di Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/3/2016).
Menurut Nila, secara nasional, PIN Polio menyasar 23.721.004 anak usia 0-59 bulan. Adapun vaksin yang akan digunakan yaitu vaksin polio tetes (trivalent oral polio vaccine). Saat ini vaksin tersebut sudah dikirimkan sampai ke puskesmas.
&amp;ldquo;Total provinsi dan kabupaten/kota yang akan melaksanakan PIN Polio adalah 33 provinsi dan 509 kabupaten dan kota, dengan total Pos PIN tahun ini sekira 300.000 pos,&amp;rdquo; tuturnya.
Nila berharap, melalui PIN Polio dan cakupan imunisasi polio rutin yang tinggi dan merata tahun ini, Indonesia dapat mempertahankan status Bebas Polio dan berkontribusi dalam mewujudkan Dunia Bebas Polio Tahun 2020.
&amp;ldquo;Melalui PIN kita benar-benar bisa mewujudkan generasi muda bangsa Indonesia yang sehat, bebas dari cacat tubuh akibat polio, berkualitas, produktif, dan berdaya saing,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
