<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Motif Guru Honorer Teror Menteri Yuddy   </title><description>Kesal karena tak kunjung diangkat menjadi PNS membuat M (38) guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah nekat meneror Menteri Yuddy.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/09/337/1331850/ini-motif-guru-honorer-teror-menteri-yuddy</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/09/337/1331850/ini-motif-guru-honorer-teror-menteri-yuddy"/><item><title>Ini Motif Guru Honorer Teror Menteri Yuddy   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/09/337/1331850/ini-motif-guru-honorer-teror-menteri-yuddy</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/09/337/1331850/ini-motif-guru-honorer-teror-menteri-yuddy</guid><pubDate>Rabu 09 Maret 2016 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Regina Fiardini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/09/337/1331850/ini-motif-guru-honorer-teror-menteri-yuddy-xQk7nlk9s1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Iqbal (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/09/337/1331850/ini-motif-guru-honorer-teror-menteri-yuddy-xQk7nlk9s1.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol M. Iqbal (foto: Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Kesal karena tak kunjung diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) membuat M (38) guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah nekat meneror Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnadi.

&quot;Dia membenci pak menteri karena tidak kunjung diangkat sebagai pegawai tetap (PNS),&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal dalam keterangannya, Rabu (9/3/2016).

Iqbal mengatakan, teror tersebut ia lakukan dengan dua nomor berbeda dan dikirim langsung ke nomor pribadi Yuddy. Hal itu ia lakukan sejak bulan Desember 2015-Februari 2016.

&quot;Kirim pesan ancamannya sampai berkali-kali. Selama tiga bulan,&quot; imbuhnya.

Saat disinggung apa isi pesan tersebut, Iqbal enggan membeberkan. Namun yang pasti, ancaman tersebut bernada serius.

&quot;Pokoknya isi ancamannya sangat serius,&quot; tegasnya.

Kini, guru honorer yang mengajar di SMAN 1 Ketanggung Brebes itu tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dari penangkapan terhadap pelaku, polisi mengamankan satu buah handphone merek Cross dan dua buah sim card XL dan Indosat.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Kesal karena tak kunjung diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) membuat M (38) guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah nekat meneror Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnadi.

&quot;Dia membenci pak menteri karena tidak kunjung diangkat sebagai pegawai tetap (PNS),&quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Mohammad Iqbal dalam keterangannya, Rabu (9/3/2016).

Iqbal mengatakan, teror tersebut ia lakukan dengan dua nomor berbeda dan dikirim langsung ke nomor pribadi Yuddy. Hal itu ia lakukan sejak bulan Desember 2015-Februari 2016.

&quot;Kirim pesan ancamannya sampai berkali-kali. Selama tiga bulan,&quot; imbuhnya.

Saat disinggung apa isi pesan tersebut, Iqbal enggan membeberkan. Namun yang pasti, ancaman tersebut bernada serius.

&quot;Pokoknya isi ancamannya sangat serius,&quot; tegasnya.

Kini, guru honorer yang mengajar di SMAN 1 Ketanggung Brebes itu tengah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Dari penangkapan terhadap pelaku, polisi mengamankan satu buah handphone merek Cross dan dua buah sim card XL dan Indosat.
</content:encoded></item></channel></rss>
