<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Pedagang Pasar Induk Lau Chi Geruduk Kantor Wali Kota Medan</title><description>Para pedagang menagih janji Pemkot Medan yang akan merelokasi seluruh pedagang ke Pasar Lau Chi</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/10/340/1332660/ratusan-pedagang-pasar-induk-lau-chi-geruduk-kantor-wali-kota-medan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/10/340/1332660/ratusan-pedagang-pasar-induk-lau-chi-geruduk-kantor-wali-kota-medan"/><item><title>Ratusan Pedagang Pasar Induk Lau Chi Geruduk Kantor Wali Kota Medan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/10/340/1332660/ratusan-pedagang-pasar-induk-lau-chi-geruduk-kantor-wali-kota-medan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/10/340/1332660/ratusan-pedagang-pasar-induk-lau-chi-geruduk-kantor-wali-kota-medan</guid><pubDate>Kamis 10 Maret 2016 19:23 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/10/340/1332660/ratusan-pedagang-pasar-induk-lau-chi-geruduk-kantor-wali-kota-medan-5q9idkpALl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Para pedagang melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan (Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/10/340/1332660/ratusan-pedagang-pasar-induk-lau-chi-geruduk-kantor-wali-kota-medan-5q9idkpALl.jpg</image><title>Para pedagang melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Medan (Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)</title></images><description>MEDAN - Ratusan pedagang Pasar Induk Lau Chi, Medan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Kamis (9/3/2016)
Mereka datang untuk menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memenuhi janjinya untuk menggusur para pedagang yang masih bertahan di bekas Pasar Sutomo dan Pasar Veteran Medan.&amp;nbsp;
Para pedagang Pasar Lau Chi yang juga merupakan eks pedagang di kedua pasar itu menyesalkan sikap pemerintah yang masih membiarkan adanya pedagang di kedua pasar itu, setelah kebijakan pemerintah memindahkan kedua pasar tersebut ke Pasar Induk Lau Chi.
&quot;Kami diminta pindah ke Pasar Lau Chi yang waktu itu belum jelas wujudnya. Kami pun menurut. Tapi sampai sekarang pemerintah masih membiarkan para pedagang di pasar itu berjualan, sehingga tak ada yang berbelanja ke Pasar Lau Chi. Pembiaran ini bentuk kebohongan pemkot terhadap kami. Kami ini korban kebijakan wali kota,&quot; kata koordinator aksi para pedagang.
Salah seorang pedagang, Murni Ginting (34) mengatakan, ia tak kunjung mendapatkan pemasukan yang sesuai setelah pindah ke Pasar Lau Chi. Hal itu disebabkan keengganan masyarakat berbelanja ke Pasar Induk Lau Chi, akibat masih beroperasinya pedagang di Pasar Sutomo dan Veteran.&amp;nbsp;
&quot;Mereka untung kami buntung. Sementara kami selama ini patuh. Apa bukan pembodohan ini namanya,&quot; ujar Murni.
Aksi unjuk rasa ini sendiri belum ditanggapi pihak Pemkot Medan. Wali kota bersama sejumlah pejabat terkait dikabarkan masih melakukan konsolidasi untuk menghadapi para pedagang.
Sementara, akibat aksi unjuk rasa ini, ratusan personel polisi bersenjata lengkap diturunkan untuk mengantisipasi aksi anarkis pedagang. Polisi juga menurunkan kendaraan taktis water cannon.</description><content:encoded>MEDAN - Ratusan pedagang Pasar Induk Lau Chi, Medan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan, di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Kamis (9/3/2016)
Mereka datang untuk menuntut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memenuhi janjinya untuk menggusur para pedagang yang masih bertahan di bekas Pasar Sutomo dan Pasar Veteran Medan.&amp;nbsp;
Para pedagang Pasar Lau Chi yang juga merupakan eks pedagang di kedua pasar itu menyesalkan sikap pemerintah yang masih membiarkan adanya pedagang di kedua pasar itu, setelah kebijakan pemerintah memindahkan kedua pasar tersebut ke Pasar Induk Lau Chi.
&quot;Kami diminta pindah ke Pasar Lau Chi yang waktu itu belum jelas wujudnya. Kami pun menurut. Tapi sampai sekarang pemerintah masih membiarkan para pedagang di pasar itu berjualan, sehingga tak ada yang berbelanja ke Pasar Lau Chi. Pembiaran ini bentuk kebohongan pemkot terhadap kami. Kami ini korban kebijakan wali kota,&quot; kata koordinator aksi para pedagang.
Salah seorang pedagang, Murni Ginting (34) mengatakan, ia tak kunjung mendapatkan pemasukan yang sesuai setelah pindah ke Pasar Lau Chi. Hal itu disebabkan keengganan masyarakat berbelanja ke Pasar Induk Lau Chi, akibat masih beroperasinya pedagang di Pasar Sutomo dan Veteran.&amp;nbsp;
&quot;Mereka untung kami buntung. Sementara kami selama ini patuh. Apa bukan pembodohan ini namanya,&quot; ujar Murni.
Aksi unjuk rasa ini sendiri belum ditanggapi pihak Pemkot Medan. Wali kota bersama sejumlah pejabat terkait dikabarkan masih melakukan konsolidasi untuk menghadapi para pedagang.
Sementara, akibat aksi unjuk rasa ini, ratusan personel polisi bersenjata lengkap diturunkan untuk mengantisipasi aksi anarkis pedagang. Polisi juga menurunkan kendaraan taktis water cannon.</content:encoded></item></channel></rss>
