<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras Bubarkan Warga yang Bentrok di Lampung</title><description>Hujan deras membubarkan warga yang bentrok di Tulangbawang Barat, Lampung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/12/340/1333929/hujan-deras-bubarkan-warga-yang-bentrok-di-lampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/12/340/1333929/hujan-deras-bubarkan-warga-yang-bentrok-di-lampung"/><item><title>Hujan Deras Bubarkan Warga yang Bentrok di Lampung</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/12/340/1333929/hujan-deras-bubarkan-warga-yang-bentrok-di-lampung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/12/340/1333929/hujan-deras-bubarkan-warga-yang-bentrok-di-lampung</guid><pubDate>Sabtu 12 Maret 2016 05:57 WIB</pubDate><dc:creator>Roy M Perleoli </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/12/340/1333929/hujan-deras-bubarkan-warga-yang-bentrok-di-lampung-1bbM78NJVt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/12/340/1333929/hujan-deras-bubarkan-warga-yang-bentrok-di-lampung-1bbM78NJVt.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>LAMPUNG - Hujan deras yang mengguyur kawasan di Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung, Jumat malam (11/3/2016) membuat aksi warga di kawasan tersebut terhenti. Massa yang telah disekat oleh aparat keamanan yang berjumlah 700 orang personel TNI/Polri akhirnya membubarkan diri.
Sebelumnya berdasarkan informasi, warga pendatang dari sejumlah tempat di Way Kanan dan Lampung Selatan akan berdatangan ke kawasan di Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung.
Kedatangan mereka karena ingin membalas dendam kematian tiga warga pendatang yang diduga dibunuh oleh penduduk asli Lampung saat bentrok terjadi.
&quot;Hujan deras membuat massa membubarkan diri, namun sejumlah personel Brimob dan TNI masih disiagakan di lokasi kejadian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; kata Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin yang berada di lokasi.
Ratusan massa dengan senjata tajam menyisir perumahan warga yang  diduga pelaku pembunuhan warga mereka. Warga terlihat kesal karena tidak  berhasil menemukan tersangka. Massa ini lantas mendatangi Desa Terang  Agung, Kecamatan Gunung Terang, Tulang Bawang Barat pada Jumat sore.
Kemarahan warga ini sendiri karena tiga orang warganya tewas dengan  luka tembak di bagian kepala dan luka bacok di bagian punggung. Ketiga  korban diketahui bernama Komang Suparte (36). warga Kampung Sangkar  Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah dan Ketut Sartono (30),  warga Terang Sakti, Kecamatan Gunung Terang, Tulang Bawang Barat.   Korban terakhir adalah Supardi (51), warga Mekar Jaya, Kecamatan Gunung  Agung, Tulang Bawang Barat.
Peristiwa ini terjadi akibat persengketaan lahan di hutan tanaman  industri yang diklaim warga. Selain soal sengke lahan, kawanan preman  itu juga sering memeras terhadap warga saat panen singkong. (day)</description><content:encoded>LAMPUNG - Hujan deras yang mengguyur kawasan di Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung, Jumat malam (11/3/2016) membuat aksi warga di kawasan tersebut terhenti. Massa yang telah disekat oleh aparat keamanan yang berjumlah 700 orang personel TNI/Polri akhirnya membubarkan diri.
Sebelumnya berdasarkan informasi, warga pendatang dari sejumlah tempat di Way Kanan dan Lampung Selatan akan berdatangan ke kawasan di Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulangbawang Barat, Lampung.
Kedatangan mereka karena ingin membalas dendam kematian tiga warga pendatang yang diduga dibunuh oleh penduduk asli Lampung saat bentrok terjadi.
&quot;Hujan deras membuat massa membubarkan diri, namun sejumlah personel Brimob dan TNI masih disiagakan di lokasi kejadian untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,&quot; kata Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin yang berada di lokasi.
Ratusan massa dengan senjata tajam menyisir perumahan warga yang  diduga pelaku pembunuhan warga mereka. Warga terlihat kesal karena tidak  berhasil menemukan tersangka. Massa ini lantas mendatangi Desa Terang  Agung, Kecamatan Gunung Terang, Tulang Bawang Barat pada Jumat sore.
Kemarahan warga ini sendiri karena tiga orang warganya tewas dengan  luka tembak di bagian kepala dan luka bacok di bagian punggung. Ketiga  korban diketahui bernama Komang Suparte (36). warga Kampung Sangkar  Buana, Kecamatan Seputih Banyak, Lampung Tengah dan Ketut Sartono (30),  warga Terang Sakti, Kecamatan Gunung Terang, Tulang Bawang Barat.   Korban terakhir adalah Supardi (51), warga Mekar Jaya, Kecamatan Gunung  Agung, Tulang Bawang Barat.
Peristiwa ini terjadi akibat persengketaan lahan di hutan tanaman  industri yang diklaim warga. Selain soal sengke lahan, kawanan preman  itu juga sering memeras terhadap warga saat panen singkong. (day)</content:encoded></item></channel></rss>
