<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump &amp; Sanders Paling Populer di Kalangan Kombatan AS</title><description>Kombatan AS seolah terbelah jika sudah bicara kandidat Presiden AS, di mana dua kandidat paling populernya adalah Trump dan Sanders.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/16/18/1337783/trump-sanders-paling-populer-di-kalangan-kombatan-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/16/18/1337783/trump-sanders-paling-populer-di-kalangan-kombatan-as"/><item><title>Trump &amp; Sanders Paling Populer di Kalangan Kombatan AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/16/18/1337783/trump-sanders-paling-populer-di-kalangan-kombatan-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/16/18/1337783/trump-sanders-paling-populer-di-kalangan-kombatan-as</guid><pubDate>Rabu 16 Maret 2016 19:36 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/16/18/1337783/trump-sanders-paling-populer-di-kalangan-kombatan-as-4ArM53UBZV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pasukan Amerika Serikat (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/16/18/1337783/trump-sanders-paling-populer-di-kalangan-kombatan-as-4ArM53UBZV.jpg</image><title>Ilustrasi pasukan Amerika Serikat (Foto: AFP)</title></images><description>WASHINGTON DC &amp;ndash; Militer Amerika Serikat (AS) seolah terbelah dua soal dukungan mereka terhadap para kandidat Presiden AS berikutnya dalam sebuah survei. Nama Donald Trump disebut paling populer dari kubu Partai Republik.
Tapi nama Hillary Clinton bukan yang paling disoroti dari Partai Demokrat, melainkan Bernie Sanders yang paling populer di antara ratusan kombatan AS yang jadi responden di empat matra (Angkatan Darat, Laut, Udara dan Marinir).
Survei ini dilakukan Military Times pada 9-14 Maret 2016 dengan 931 responden kombatan AS di empat matra yang ditempatkan di dalam negeri, maupun 150 negara lainnya, baik yang berstatus bertugas aktif, personel cadangan, maupun unit National Guard, dari golongan E-4 hingga golongan E-7.

Trump dan Sanders jadi terpopuler karena pernyataan mereka yang sama sekali berlainan soal penyelesaian konflik. Trump dalam sebuah pernyataan, lebih mengedepankan kekuatan militer.&amp;ldquo;Membuat militer negara kita sangat besar, sangat kuat, hingga tak  ada pihak manapun yang berani main-main dengan kita,&amp;rdquo; seru Trump di  website kampanyenya.
Sementara Sanders, disebut-sebut sebagai kandidat yang paling  alergi dengan penggunaan militer sebagai &amp;ldquo;sarana&amp;rdquo; penyelesaian konflik.
&amp;ldquo;Amerika harus mempertahankan kebebasan di negeri sendiri dan  negara lain. Tapi kita harus mencari solusi diplomatik sebelum  melancarkan aksi militer. Dulu saya menentang perang di Irak dan saya  tahu bahwa pilihan saya benar,&amp;rdquo; cetus Sanders.
Sebagaimana dilansir Military Times, Rabu (16/3/2017), Trump jadi  kandidat paling populer dengan perolehan dukungan total 26,90 persen.  Sementara Sanders jadi figur populer kedua dengan 21,91 persen dari 931  responden di empat matra.

Sementara para kandidat lainnya seperti Hillary, hanya mendapat  11,17 persen, Ted Cruz 16,7 persen, John Kasich 7,70 persen dan Marco  Rubio 9,33 persen.</description><content:encoded>WASHINGTON DC &amp;ndash; Militer Amerika Serikat (AS) seolah terbelah dua soal dukungan mereka terhadap para kandidat Presiden AS berikutnya dalam sebuah survei. Nama Donald Trump disebut paling populer dari kubu Partai Republik.
Tapi nama Hillary Clinton bukan yang paling disoroti dari Partai Demokrat, melainkan Bernie Sanders yang paling populer di antara ratusan kombatan AS yang jadi responden di empat matra (Angkatan Darat, Laut, Udara dan Marinir).
Survei ini dilakukan Military Times pada 9-14 Maret 2016 dengan 931 responden kombatan AS di empat matra yang ditempatkan di dalam negeri, maupun 150 negara lainnya, baik yang berstatus bertugas aktif, personel cadangan, maupun unit National Guard, dari golongan E-4 hingga golongan E-7.

Trump dan Sanders jadi terpopuler karena pernyataan mereka yang sama sekali berlainan soal penyelesaian konflik. Trump dalam sebuah pernyataan, lebih mengedepankan kekuatan militer.&amp;ldquo;Membuat militer negara kita sangat besar, sangat kuat, hingga tak  ada pihak manapun yang berani main-main dengan kita,&amp;rdquo; seru Trump di  website kampanyenya.
Sementara Sanders, disebut-sebut sebagai kandidat yang paling  alergi dengan penggunaan militer sebagai &amp;ldquo;sarana&amp;rdquo; penyelesaian konflik.
&amp;ldquo;Amerika harus mempertahankan kebebasan di negeri sendiri dan  negara lain. Tapi kita harus mencari solusi diplomatik sebelum  melancarkan aksi militer. Dulu saya menentang perang di Irak dan saya  tahu bahwa pilihan saya benar,&amp;rdquo; cetus Sanders.
Sebagaimana dilansir Military Times, Rabu (16/3/2017), Trump jadi  kandidat paling populer dengan perolehan dukungan total 26,90 persen.  Sementara Sanders jadi figur populer kedua dengan 21,91 persen dari 931  responden di empat matra.

Sementara para kandidat lainnya seperti Hillary, hanya mendapat  11,17 persen, Ted Cruz 16,7 persen, John Kasich 7,70 persen dan Marco  Rubio 9,33 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
