<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ani Yudhoyono Dipilih untuk Bangkitkan Citra Partai Demokrat</title><description>Dipilihnya mantan ibu negara Ani Yudhoyono maju menjadi calon presiden (Capres) bukan tanpa alasan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/17/337/1338150/ani-yudhoyono-dipilih-untuk-bangkitkan-citra-partai-demokrat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/17/337/1338150/ani-yudhoyono-dipilih-untuk-bangkitkan-citra-partai-demokrat"/><item><title>Ani Yudhoyono Dipilih untuk Bangkitkan Citra Partai Demokrat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/17/337/1338150/ani-yudhoyono-dipilih-untuk-bangkitkan-citra-partai-demokrat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/17/337/1338150/ani-yudhoyono-dipilih-untuk-bangkitkan-citra-partai-demokrat</guid><pubDate>Kamis 17 Maret 2016 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/17/337/1338150/ani-yudhoyono-dipilih-untuk-bangkitkan-citra-partai-demokrat-PXulwV7Kr0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ani Yudhoyono diusung Demokrat jadi capres (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/17/337/1338150/ani-yudhoyono-dipilih-untuk-bangkitkan-citra-partai-demokrat-PXulwV7Kr0.jpg</image><title>Foto Ani Yudhoyono diusung Demokrat jadi capres (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dipilihnya mantan ibu negara Ani Yudhoyono maju menjadi calon presiden (Capres) bukan tanpa alasan. Pengamat politik Arya Fernandez memandang Ani dipilih usai terpuruknya citra Partai Demokrat.

&amp;ldquo;Saya kira memang Demokrat tengah melakukan recovery, pemulihan setelah Pemilu 2014. Itu kan secara elektoral, Demokrat mengalami keterpurukan, penurunan drastis dan sejumlah kadernya tersangkut kasus hukum,&amp;rdquo; kata Arya saat berbincang dengan Okezone, Kamis (17/3/2016).

Arya juga menilai di saat-saat yang tak mudah ini, Partai Demokrat membutuhkan sosok yang bisa menggerakkan mesin partai. Setelah Susilo Bambangyudhoyono (SBY) &amp;ldquo;turun gunung&amp;rdquo; megambil alih posisi Ketua Umum karena dinilai masih menjadi tokoh pemersatu partai.

&amp;ldquo;Hingga kini mereka masih mencari tokoh. Itu yang tampak sekarang itu Ibu Ani, nama-nama lain ada yang populer tetapi popularitasnya tidak kuat secara nasional,&amp;rdquo; lanjut dia.

Lebih lanjut Arya menjelaskan, diulangnya kembali slogan &amp;ldquo;Lanjutkan!&amp;rdquo; dalam pencalonan Ani, yang dulu diusung SBY dinilai untuk membuka ingatan masyarakat akan kepemimpinan SBY. Karenanya, yang menjadi sasaran sosialisasi majunya Ani ini adalah daerah-daerah yang menjadi basis pemilih SBY dan Partai Demokrat.

&amp;ldquo;Bu ani ingin mengembalikan ingatan pemilih bagaimana kehidupan di zaman SBY, mengembalikan romantisme politik. Nah memang yang disasar orang-orang yang suka pada sosok SBY dan Demokrat, itu yang disasar pertama,&amp;rdquo; terang Arya.

Arya menilai apa yang dilakukan Ani melalui Tour De Java ini merupakan langkah awal yang cukup efektif. &amp;ldquo;Secara komunikasi, itu cara awal yang saya kira cukup efektif untuk pemilih Demokrat,&amp;rdquo; tutup dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dipilihnya mantan ibu negara Ani Yudhoyono maju menjadi calon presiden (Capres) bukan tanpa alasan. Pengamat politik Arya Fernandez memandang Ani dipilih usai terpuruknya citra Partai Demokrat.

&amp;ldquo;Saya kira memang Demokrat tengah melakukan recovery, pemulihan setelah Pemilu 2014. Itu kan secara elektoral, Demokrat mengalami keterpurukan, penurunan drastis dan sejumlah kadernya tersangkut kasus hukum,&amp;rdquo; kata Arya saat berbincang dengan Okezone, Kamis (17/3/2016).

Arya juga menilai di saat-saat yang tak mudah ini, Partai Demokrat membutuhkan sosok yang bisa menggerakkan mesin partai. Setelah Susilo Bambangyudhoyono (SBY) &amp;ldquo;turun gunung&amp;rdquo; megambil alih posisi Ketua Umum karena dinilai masih menjadi tokoh pemersatu partai.

&amp;ldquo;Hingga kini mereka masih mencari tokoh. Itu yang tampak sekarang itu Ibu Ani, nama-nama lain ada yang populer tetapi popularitasnya tidak kuat secara nasional,&amp;rdquo; lanjut dia.

Lebih lanjut Arya menjelaskan, diulangnya kembali slogan &amp;ldquo;Lanjutkan!&amp;rdquo; dalam pencalonan Ani, yang dulu diusung SBY dinilai untuk membuka ingatan masyarakat akan kepemimpinan SBY. Karenanya, yang menjadi sasaran sosialisasi majunya Ani ini adalah daerah-daerah yang menjadi basis pemilih SBY dan Partai Demokrat.

&amp;ldquo;Bu ani ingin mengembalikan ingatan pemilih bagaimana kehidupan di zaman SBY, mengembalikan romantisme politik. Nah memang yang disasar orang-orang yang suka pada sosok SBY dan Demokrat, itu yang disasar pertama,&amp;rdquo; terang Arya.

Arya menilai apa yang dilakukan Ani melalui Tour De Java ini merupakan langkah awal yang cukup efektif. &amp;ldquo;Secara komunikasi, itu cara awal yang saya kira cukup efektif untuk pemilih Demokrat,&amp;rdquo; tutup dia.</content:encoded></item></channel></rss>
