<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Baca Buku Mega, Djarot Mengenang Membangun PDIP Jatuh Bangun</title><description>Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku terlibat bersama Megawati dalam membesarkan partai berlambang banteng moncong putih.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/24/337/1345086/baca-buku-mega-djarot-mengenang-membangun-pdip-jatuh-bangun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/24/337/1345086/baca-buku-mega-djarot-mengenang-membangun-pdip-jatuh-bangun"/><item><title>Baca Buku Mega, Djarot Mengenang Membangun PDIP Jatuh Bangun</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/24/337/1345086/baca-buku-mega-djarot-mengenang-membangun-pdip-jatuh-bangun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/24/337/1345086/baca-buku-mega-djarot-mengenang-membangun-pdip-jatuh-bangun</guid><pubDate>Kamis 24 Maret 2016 17:56 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/24/337/1345086/baca-buku-mega-djarot-mengenang-membangun-pdip-jatuh-bangun-bADDpIT5uR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/24/337/1345086/baca-buku-mega-djarot-mengenang-membangun-pdip-jatuh-bangun-bADDpIT5uR.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, telah membaca buku Megawati Soekarnoputri yang berjudul &quot;Megawati dalam Catatan Wartawan, Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat&quot;. 
Menurutnya, buku itu memiliki alur cerita yang mengalir dan mengisahkan bagaimana puteri dari Presiden Soekarno tersebut membangun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
&quot;Bagus! Saya sudah baca, mengalir dan biar orang tahu dari kacamata wartawan, bagaimana kiprah ibu (Megawati) membangun partai ini jatuh bangun dan riil,&quot; kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku terlibat bersama Megawati dalam membesarkan partai berlambang banteng moncong putih. Ia menambahkan, kala itu dirinya bersama Megawati jatuh bangun demi membesarkan PDIP hingga menjadi pemenang pemilu 2014.&quot;Saya juga terlibat di dalamnya. Meskipun waktu itu masih di Surabaya,&quot; ucapnya.
Menurutnya, PDIP dibangun dengan susah payah dan dengan berbagai macam pengorbanan, berbagai macam cobaan.&quot; Bukan partai yang mulus-mulus saja tanpa ada gangguan. Digebukin, dimonitor. Ini pengakuan wartawan ketika mereka dampingi Ibu Mega di masa awal sebelum reformasi,&quot; terang Djarot.Ia menerangkan, buku yang ditulis oleh pewarta tentang Megawati  tersebut menahbiskan diri bahwa PDIP merupakan salah satu partai yang  bersejarah di Indonesia. Hal itu pun dapat dilihat dari peristiwa  penyerbuan kantor DPP PDIP 27 Juli 1996 atau yang akrab disebut  peristiwa Kuda Tuli.
&quot;Betul dong. Berapa korbannya? Kasus Kuda Tuli itu berapa yang  meninggal? Belum lagi di daerah seperti apa? Saya terlibat di  KLB  (Konferensi Luar Biasa-Red) dan saya ingat betul waktu itu saya dekan di  satu universitas yang kantornya dekat lokasi KLB,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, telah membaca buku Megawati Soekarnoputri yang berjudul &quot;Megawati dalam Catatan Wartawan, Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat&quot;. 
Menurutnya, buku itu memiliki alur cerita yang mengalir dan mengisahkan bagaimana puteri dari Presiden Soekarno tersebut membangun Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
&quot;Bagus! Saya sudah baca, mengalir dan biar orang tahu dari kacamata wartawan, bagaimana kiprah ibu (Megawati) membangun partai ini jatuh bangun dan riil,&quot; kata Djarot di Balai Kota, Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Mantan Wali Kota Blitar ini mengaku terlibat bersama Megawati dalam membesarkan partai berlambang banteng moncong putih. Ia menambahkan, kala itu dirinya bersama Megawati jatuh bangun demi membesarkan PDIP hingga menjadi pemenang pemilu 2014.&quot;Saya juga terlibat di dalamnya. Meskipun waktu itu masih di Surabaya,&quot; ucapnya.
Menurutnya, PDIP dibangun dengan susah payah dan dengan berbagai macam pengorbanan, berbagai macam cobaan.&quot; Bukan partai yang mulus-mulus saja tanpa ada gangguan. Digebukin, dimonitor. Ini pengakuan wartawan ketika mereka dampingi Ibu Mega di masa awal sebelum reformasi,&quot; terang Djarot.Ia menerangkan, buku yang ditulis oleh pewarta tentang Megawati  tersebut menahbiskan diri bahwa PDIP merupakan salah satu partai yang  bersejarah di Indonesia. Hal itu pun dapat dilihat dari peristiwa  penyerbuan kantor DPP PDIP 27 Juli 1996 atau yang akrab disebut  peristiwa Kuda Tuli.
&quot;Betul dong. Berapa korbannya? Kasus Kuda Tuli itu berapa yang  meninggal? Belum lagi di daerah seperti apa? Saya terlibat di  KLB  (Konferensi Luar Biasa-Red) dan saya ingat betul waktu itu saya dekan di  satu universitas yang kantornya dekat lokasi KLB,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
