<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seluruh Pembantai Salim Kancil Bersaudara dengan Tosan   </title><description>Tosan, korban kasus pembantaian akibat penambangan liar di Desa Selok Awar-Awar, menyebut bahwa hampir seluruh terdakwa adalah saudara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/24/519/1344713/seluruh-pembantai-salim-kancil-bersaudara-dengan-tosan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/24/519/1344713/seluruh-pembantai-salim-kancil-bersaudara-dengan-tosan"/><item><title>Seluruh Pembantai Salim Kancil Bersaudara dengan Tosan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/24/519/1344713/seluruh-pembantai-salim-kancil-bersaudara-dengan-tosan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/24/519/1344713/seluruh-pembantai-salim-kancil-bersaudara-dengan-tosan</guid><pubDate>Kamis 24 Maret 2016 12:54 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/24/519/1344713/seluruh-pembantai-salim-kancil-bersaudara-dengan-tosan-aMD51enBdF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/24/519/1344713/seluruh-pembantai-salim-kancil-bersaudara-dengan-tosan-aMD51enBdF.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>
SURABAYA - Tosan, korban kasus pembantaian akibat penambangan liar di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, menyebut bahwa hampir seluruh terdakwa kasus tersebut masih ada hubungan saudara dengannya.

&quot;Hampir semua tersangka saat ini adalah saudara saya semua,&quot; ujar Tosan saat ditemui usai memantau jalannya sidang kasus pembantaian Salim Kancil di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jalan Arjuno, Kamis (24/3/2016).

Ia mengatakan, setelah kasus tersebut bergulir di ranah hukum, sudah tidak ada lagi teror dan ancaman ke Tosan sekeluarga serta Salim Kancil sekeluarga.

&quot;Alhamdulillah, sudah enggak ada ancaman. Sejak awal memang saya merasa enggak punya musuh. Saya enggak ada pikiran dendam,&quot; jelas Tosan. Bahkan hingga saat ini komunikasi dengan keluarga para terdakwa di Desa Selok Awar-Awar juga berjalan seperti biasanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/10/01/21419/133839_medium.jpg&quot; alt=&quot;Aksi Solidaritas Salim Kancil dan Tosan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Terhadap persidangan ini, Tosan berharap pengadilan mampu memutuskan hukum kepada terdakwa sesuai kesalahan yang diperbuat. Meski demikian, ia berharap majelis hakim lebih mengutamakan pengusutan terhadap persoalan tambang.

Menurutnya, perjuangan Salim Kancil dan kawan-kawan adalah fokus terhadap persoalan tambang liar.

&quot;Pembantaian Tosan dan Salim Kancil tolong dikesampingkan dulu. Yang penting adalah kasus penambangannya yang diutamakan. Masalahnya perjuangan saya dengan kancil dan teman-teman adalah terkait penambangan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wMi8yNS8xLzY4NTUwLzMvRHVRQ2h6RjJxUVU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</description><content:encoded>
SURABAYA - Tosan, korban kasus pembantaian akibat penambangan liar di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, menyebut bahwa hampir seluruh terdakwa kasus tersebut masih ada hubungan saudara dengannya.

&quot;Hampir semua tersangka saat ini adalah saudara saya semua,&quot; ujar Tosan saat ditemui usai memantau jalannya sidang kasus pembantaian Salim Kancil di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jalan Arjuno, Kamis (24/3/2016).

Ia mengatakan, setelah kasus tersebut bergulir di ranah hukum, sudah tidak ada lagi teror dan ancaman ke Tosan sekeluarga serta Salim Kancil sekeluarga.

&quot;Alhamdulillah, sudah enggak ada ancaman. Sejak awal memang saya merasa enggak punya musuh. Saya enggak ada pikiran dendam,&quot; jelas Tosan. Bahkan hingga saat ini komunikasi dengan keluarga para terdakwa di Desa Selok Awar-Awar juga berjalan seperti biasanya.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2015/10/01/21419/133839_medium.jpg&quot; alt=&quot;Aksi Solidaritas Salim Kancil dan Tosan&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Terhadap persidangan ini, Tosan berharap pengadilan mampu memutuskan hukum kepada terdakwa sesuai kesalahan yang diperbuat. Meski demikian, ia berharap majelis hakim lebih mengutamakan pengusutan terhadap persoalan tambang.

Menurutnya, perjuangan Salim Kancil dan kawan-kawan adalah fokus terhadap persoalan tambang liar.

&quot;Pembantaian Tosan dan Salim Kancil tolong dikesampingkan dulu. Yang penting adalah kasus penambangannya yang diutamakan. Masalahnya perjuangan saya dengan kancil dan teman-teman adalah terkait penambangan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wMi8yNS8xLzY4NTUwLzMvRHVRQ2h6RjJxUVU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
