<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketua DPR: Perpustakaan Simbol Intelektualitas Bangsa</title><description>Rencana tersebut merupakan usulan sejumlah cendekiawan yang memiliki kapasatis keilmuan</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/28/337/1347316/ketua-dpr-perpustakaan-simbol-intelektualitas-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/28/337/1347316/ketua-dpr-perpustakaan-simbol-intelektualitas-bangsa"/><item><title>Ketua DPR: Perpustakaan Simbol Intelektualitas Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/28/337/1347316/ketua-dpr-perpustakaan-simbol-intelektualitas-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/28/337/1347316/ketua-dpr-perpustakaan-simbol-intelektualitas-bangsa</guid><pubDate>Senin 28 Maret 2016 14:26 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/28/337/1347316/ketua-dpr-perpustakaan-simbol-intelektualitas-bangsa-dC2DWZQ8jM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR Ade Komarudin  (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/28/337/1347316/ketua-dpr-perpustakaan-simbol-intelektualitas-bangsa-dC2DWZQ8jM.jpg</image><title>Ketua DPR Ade Komarudin  (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR Ade Komarudin meminta publik untuk mendukung rencana pembangunan perpustakaan (perpus) di Kompleks DPR. Terlebih, rencana tersebut merupakan usulan sejumlah cendekiawan yang memiliki kapasatis keilmuan.
&quot;Akal sehat kita sama kan, saya kira tidak ada alasan untuk merecoki usulan perpus. Itu usulan cendekiawan. Para cendekiawan lebih punya kapastias. Kelemahan mereka untuk mengaplikasikan cita-cita,&quot; ujar politikus yang akrab disapa Akom itu di kompleks DPR, Jakarta, Senin (28/3/2016).
Akom menegaskan, pihaknya menerima usulan pembangunan perpustakaan dan akan melakukan pembicaraan dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR serta sejumlah fraksi usai libur reses.
&quot;Itulah dibutuhkan politisi pemegang kebijakan. Jika menjadi inspirasi bagi politisi baik. Belum dibicarakan ke kesekjenan. (Habis) Ini reses, nanti saya bilang ke BURT,&quot; imbuhnya.
Terkait anggaran, Akom memastikan DPR memiliki dana untuk membuat gedung perpustakaan melalui mekanisme multi years. &quot;Sudah saya cek anggarannya, multi years ada, untuk pembangunan gedung. Itu simbol intelektualitas di Indonesia,&quot; sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menilai bahwa minat baca tengah menurun di Indonesia. Terlebih dengan perkembangan teknologi ponsel pintar yang kini mulai merambah pada anak-anak.
&quot;Harus ada gerakan kembali ke perpus, ada bahaya. Karena kita makin ditarik dari kegiatan membaca. Tidak ada larangan, semua anak-anak dikasih gadget, seolah dia baca tapi main game. Kembali baca supaya isi otak kita banyak. Kita bikin gerakan, agar jadi bangsa yang tetap cerdas,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR Ade Komarudin meminta publik untuk mendukung rencana pembangunan perpustakaan (perpus) di Kompleks DPR. Terlebih, rencana tersebut merupakan usulan sejumlah cendekiawan yang memiliki kapasatis keilmuan.
&quot;Akal sehat kita sama kan, saya kira tidak ada alasan untuk merecoki usulan perpus. Itu usulan cendekiawan. Para cendekiawan lebih punya kapastias. Kelemahan mereka untuk mengaplikasikan cita-cita,&quot; ujar politikus yang akrab disapa Akom itu di kompleks DPR, Jakarta, Senin (28/3/2016).
Akom menegaskan, pihaknya menerima usulan pembangunan perpustakaan dan akan melakukan pembicaraan dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR serta sejumlah fraksi usai libur reses.
&quot;Itulah dibutuhkan politisi pemegang kebijakan. Jika menjadi inspirasi bagi politisi baik. Belum dibicarakan ke kesekjenan. (Habis) Ini reses, nanti saya bilang ke BURT,&quot; imbuhnya.
Terkait anggaran, Akom memastikan DPR memiliki dana untuk membuat gedung perpustakaan melalui mekanisme multi years. &quot;Sudah saya cek anggarannya, multi years ada, untuk pembangunan gedung. Itu simbol intelektualitas di Indonesia,&quot; sambungnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah menilai bahwa minat baca tengah menurun di Indonesia. Terlebih dengan perkembangan teknologi ponsel pintar yang kini mulai merambah pada anak-anak.
&quot;Harus ada gerakan kembali ke perpus, ada bahaya. Karena kita makin ditarik dari kegiatan membaca. Tidak ada larangan, semua anak-anak dikasih gadget, seolah dia baca tapi main game. Kembali baca supaya isi otak kita banyak. Kita bikin gerakan, agar jadi bangsa yang tetap cerdas,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
