<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buat Proyek Perpustakaan, Ruhut Tuding Akom Pencitraan</title><description>Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menolak keras rencana Ketua DPR  Ade Komarudin yang ingin menggelontorkan uang negara Rp570 miliar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348244/buat-proyek-perpustakaan-ruhut-tuding-akom-pencitraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348244/buat-proyek-perpustakaan-ruhut-tuding-akom-pencitraan"/><item><title>Buat Proyek Perpustakaan, Ruhut Tuding Akom Pencitraan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348244/buat-proyek-perpustakaan-ruhut-tuding-akom-pencitraan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348244/buat-proyek-perpustakaan-ruhut-tuding-akom-pencitraan</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2016 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348244/buat-proyek-perpustakaan-ruhut-tuding-akom-pencitraan-yo8xBtXyG7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348244/buat-proyek-perpustakaan-ruhut-tuding-akom-pencitraan-yo8xBtXyG7.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menolak keras rencana Ketua DPR Ade Komarudin yang ingin menggelontorkan uang negara Rp570 miliar untuk membangun perpustakaan yang diklaim sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara.
Bagi Ruhut, proyek tersebut hanya pencitraan dan merugikan negara. Dengan anggaran sebesar itu, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.
&quot;Sudahlah hentikan ingin pencitraan. Kenapa? Banyak keperluan lain lagi. Lebih baik membantu anak putus sekolah. Karena kalau dibangun sebesar sepakbola tapi kalau enggak ada yang datang percuma,&quot; kata Ruhut saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Menurut Ruhut, alasan membangun negara yang maju lewat perpustakaan hanyalah khayalan semata. Belum lagi, watak para pejabat saja sekarang ini masih tak mencerminkan kedisiplinan.
&quot;Jangan mau ujug-ujug bangun perpustakaan. Negara yang sudah maju, enggak ada perpustakaan. Kawan-kawan saya mohon berhentilah menghayal. Buktikan kinerja dulu. Nyatanya kehadiran saja rapat jam 09.00 WIB, baru kuorum di atas jam 11.00 WIB,&quot;. Tudingnya.
Penolakan juga disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago. Menurutnya, pengeluaran anggaran sebesar itu di tengah sulitnya ekonomi masyarakat dirasa kurang tepat.
&quot;Di tengah situasi Ekonomi yang belum stabil seperti saat ini sepertinya memang harus dihitung kembali tingkat kebutuhan dan kepentingannya,&quot; ungkap Irma.
</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menolak keras rencana Ketua DPR Ade Komarudin yang ingin menggelontorkan uang negara Rp570 miliar untuk membangun perpustakaan yang diklaim sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara.
Bagi Ruhut, proyek tersebut hanya pencitraan dan merugikan negara. Dengan anggaran sebesar itu, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.
&quot;Sudahlah hentikan ingin pencitraan. Kenapa? Banyak keperluan lain lagi. Lebih baik membantu anak putus sekolah. Karena kalau dibangun sebesar sepakbola tapi kalau enggak ada yang datang percuma,&quot; kata Ruhut saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Menurut Ruhut, alasan membangun negara yang maju lewat perpustakaan hanyalah khayalan semata. Belum lagi, watak para pejabat saja sekarang ini masih tak mencerminkan kedisiplinan.
&quot;Jangan mau ujug-ujug bangun perpustakaan. Negara yang sudah maju, enggak ada perpustakaan. Kawan-kawan saya mohon berhentilah menghayal. Buktikan kinerja dulu. Nyatanya kehadiran saja rapat jam 09.00 WIB, baru kuorum di atas jam 11.00 WIB,&quot;. Tudingnya.
Penolakan juga disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR Irma Suryani Chaniago. Menurutnya, pengeluaran anggaran sebesar itu di tengah sulitnya ekonomi masyarakat dirasa kurang tepat.
&quot;Di tengah situasi Ekonomi yang belum stabil seperti saat ini sepertinya memang harus dihitung kembali tingkat kebutuhan dan kepentingannya,&quot; ungkap Irma.
</content:encoded></item></channel></rss>
