<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp15 Miliar Melalui Surat ABK</title><description>Surat dikirim melaui Kemenlu</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348331/abu-sayyaf-minta-tebusan-rp15-miliar-melalui-surat-abk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348331/abu-sayyaf-minta-tebusan-rp15-miliar-melalui-surat-abk"/><item><title>Abu Sayyaf Minta Tebusan Rp15 Miliar Melalui Surat ABK</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348331/abu-sayyaf-minta-tebusan-rp15-miliar-melalui-surat-abk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348331/abu-sayyaf-minta-tebusan-rp15-miliar-melalui-surat-abk</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2016 15:01 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348331/kelompok-abu-sayyaf-minta-tebusan-melalui-surat-abk-wYX5wSeHUk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348331/kelompok-abu-sayyaf-minta-tebusan-melalui-surat-abk-wYX5wSeHUk.jpg</image><title>Foto Ilustrasi (Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mabes Polri membenarkan kelompok teroris Abu Sayyaf meminta tebusan terhadap 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah disandera.
&quot;Menurut salah satu dari ABK (anak buah kapal) ya begitu,&quot; kata Kepala Divisi Hubungan Internasional Irjen Ketut Untung Yoga saat dihubungi di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Ketika disinggung apakah pihaknya sempat berkomunikasi dengan ABK, Untung Yoga menjawab informasi tersebut diperoleh karena ABK mengirimkan surat melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia.
&quot;Iya ngirim surat dia ke Kemlu,&quot; katanya.
Hingga saat ini, menurut Untung, kapal Brahma milik Indonesia yang dibajak tersebut belum ditemukan.
Seperti diketahui, Kapal Brahma dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Setidaknya ada 10 WNI yang ditawan oleh kelompok Abu Sayyaf tersebut.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Mabes Polri membenarkan kelompok teroris Abu Sayyaf meminta tebusan terhadap 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah disandera.
&quot;Menurut salah satu dari ABK (anak buah kapal) ya begitu,&quot; kata Kepala Divisi Hubungan Internasional Irjen Ketut Untung Yoga saat dihubungi di Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Ketika disinggung apakah pihaknya sempat berkomunikasi dengan ABK, Untung Yoga menjawab informasi tersebut diperoleh karena ABK mengirimkan surat melalui Kementerian Luar Negeri Indonesia.
&quot;Iya ngirim surat dia ke Kemlu,&quot; katanya.
Hingga saat ini, menurut Untung, kapal Brahma milik Indonesia yang dibajak tersebut belum ditemukan.
Seperti diketahui, Kapal Brahma dibajak oleh kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Setidaknya ada 10 WNI yang ditawan oleh kelompok Abu Sayyaf tersebut.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
