<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapalnya Dibajak, PT Brahma International Belum Tahu Secara Pasti</title><description>Atasan sedang tidak ada di kantor semua</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348364/kapalnya-dibajak-pt-brahma-international-belum-tahu-secara-pasti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348364/kapalnya-dibajak-pt-brahma-international-belum-tahu-secara-pasti"/><item><title>Kapalnya Dibajak, PT Brahma International Belum Tahu Secara Pasti</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348364/kapalnya-dibajak-pt-brahma-international-belum-tahu-secara-pasti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348364/kapalnya-dibajak-pt-brahma-international-belum-tahu-secara-pasti</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2016 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348364/kapalnya-dibajak-pt-brahma-international-belum-tahu-secara-pasti-7OdDasmasE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kantor PT Brahma Internasional (Arie Dwi Satrio/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348364/kapalnya-dibajak-pt-brahma-international-belum-tahu-secara-pasti-7OdDasmasE.jpg</image><title>Kantor PT Brahma Internasional (Arie Dwi Satrio/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sepuluh Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal Brahma 12 yang diketahui adalah Warga Negara Indonesia (WNI) disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di perairan Filipina.
Staf bagian umum PT Brahma Internasional, Wita menjelaskan, dirinya belum mengetahui dengan pasti insiden yang melanda kapal milik perusahaannya tersebut.
&quot;Atasan sedang enggak ada. Kita kan karyawan. Baru tahu tadi pagi kalau kapalnya dibajak, itu juga baru tahu dari media,&quot; ujar Wita saat ditemui di kantornya Permata Kuningan lantai 23, Jalan Kuningan Mulia, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2016).
Wita juga enggan menjelaskan lebih banyak insiden penyanderaan ABK kapal milik perusahaannya tersebut lantaran para petinggi PT Brahma Internasional tidak sedang berada di kantor.
&quot;Saya enggak tahu, bukan wewenang saya. Atasan sedang tidak ada di kantor semua. Nanti kalau ada informasi, pasti saya kasih tahu,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Sepuluh Anak Buah Kapal (ABK) dari kapal Brahma 12 yang diketahui adalah Warga Negara Indonesia (WNI) disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di perairan Filipina.
Staf bagian umum PT Brahma Internasional, Wita menjelaskan, dirinya belum mengetahui dengan pasti insiden yang melanda kapal milik perusahaannya tersebut.
&quot;Atasan sedang enggak ada. Kita kan karyawan. Baru tahu tadi pagi kalau kapalnya dibajak, itu juga baru tahu dari media,&quot; ujar Wita saat ditemui di kantornya Permata Kuningan lantai 23, Jalan Kuningan Mulia, Jakarta Selatan, Selasa (29/3/2016).
Wita juga enggan menjelaskan lebih banyak insiden penyanderaan ABK kapal milik perusahaannya tersebut lantaran para petinggi PT Brahma Internasional tidak sedang berada di kantor.
&quot;Saya enggak tahu, bukan wewenang saya. Atasan sedang tidak ada di kantor semua. Nanti kalau ada informasi, pasti saya kasih tahu,&quot; tandasnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
