<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Perpustakaan Rp570 Miliar, Akom: Tidak Peduli Pencitraan</title><description>Saya tidak mau jadi jaim phobia</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348567/bangun-perpustakaan-rp570-miliar-akom-tidak-peduli-pencitraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348567/bangun-perpustakaan-rp570-miliar-akom-tidak-peduli-pencitraan"/><item><title>Bangun Perpustakaan Rp570 Miliar, Akom: Tidak Peduli Pencitraan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348567/bangun-perpustakaan-rp570-miliar-akom-tidak-peduli-pencitraan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/29/337/1348567/bangun-perpustakaan-rp570-miliar-akom-tidak-peduli-pencitraan</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2016 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348567/bangun-perpustakaan-rp570-miliar-akom-tidak-peduli-pencitraan-mWikhePynU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR Ade Komarudin (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/29/337/1348567/bangun-perpustakaan-rp570-miliar-akom-tidak-peduli-pencitraan-mWikhePynU.jpg</image><title>Ketua DPR Ade Komarudin (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR RI Ade Komarudin menilai tidak melakukan pencitraan terkait dirinya yang mendukung pembangunan perpustakaan DPR yang akan menghabiskan anggaran sebesar Rp570 miliar.
&quot;Saya kerja keras. Saya tidak mau jadi jaim phobia. Jaga image phobia. Banyak yang pilih citra di atas. Saya lebih memilih tidak peduli pada citra itu,&quot; seru pria yang biasa disapa Akom di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Akom menyatakan, saat ini dirinya tengah memperjuangkan yang dianggapnya benar. Meski begitu ia memandang wajar jika ada hal yang dianggap benar dipandang berbeda oleh pihak lain.
&quot;Untuk jadi kebenaran kolektif harus diperjuangkan. Kadang berhasil kadang tidak. Saya tidak akan pernah ambil keputusan tanpa bicara dengan fraksi,&quot; kata dia.
Tantangannya sebagai Ketua DPR menurutnya adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat yang selama ini terdegradasi dengan berbagai hal buruk yang terjadi di parlemen.
&quot;Publik mengatakan DPR tidak boleh dipercaya, itu tantangan yang tidak mudah saya hadapi. Realitas yang harus saya hadapi. Tidak mungkin hadapi sehari dua hari,&quot; tandasnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menolak keras rencana Ketua DPR Ade Komarudin yang ingin menggelontorkan uang negara Rp570 miliar untuk membangun perpustakaan yang diklaim sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara.
Bagi Ruhut, proyek tersebut hanya pencitraan dan merugikan negara. Dengan anggaran sebesar itu, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.
&quot;Sudahlah hentikan ingin pencitraan. Kenapa? Banyak keperluan lain lagi. Lebih baik membantu anak putus sekolah. Karena kalau dibangun sebesar (lapangan) sepak bola tapi kalau enggak ada yang datang percuma,&quot; kata Ruhut.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR RI Ade Komarudin menilai tidak melakukan pencitraan terkait dirinya yang mendukung pembangunan perpustakaan DPR yang akan menghabiskan anggaran sebesar Rp570 miliar.
&quot;Saya kerja keras. Saya tidak mau jadi jaim phobia. Jaga image phobia. Banyak yang pilih citra di atas. Saya lebih memilih tidak peduli pada citra itu,&quot; seru pria yang biasa disapa Akom di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (29/3/2016).
Akom menyatakan, saat ini dirinya tengah memperjuangkan yang dianggapnya benar. Meski begitu ia memandang wajar jika ada hal yang dianggap benar dipandang berbeda oleh pihak lain.
&quot;Untuk jadi kebenaran kolektif harus diperjuangkan. Kadang berhasil kadang tidak. Saya tidak akan pernah ambil keputusan tanpa bicara dengan fraksi,&quot; kata dia.
Tantangannya sebagai Ketua DPR menurutnya adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat yang selama ini terdegradasi dengan berbagai hal buruk yang terjadi di parlemen.
&quot;Publik mengatakan DPR tidak boleh dipercaya, itu tantangan yang tidak mudah saya hadapi. Realitas yang harus saya hadapi. Tidak mungkin hadapi sehari dua hari,&quot; tandasnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul menolak keras rencana Ketua DPR Ade Komarudin yang ingin menggelontorkan uang negara Rp570 miliar untuk membangun perpustakaan yang diklaim sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara.
Bagi Ruhut, proyek tersebut hanya pencitraan dan merugikan negara. Dengan anggaran sebesar itu, masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.
&quot;Sudahlah hentikan ingin pencitraan. Kenapa? Banyak keperluan lain lagi. Lebih baik membantu anak putus sekolah. Karena kalau dibangun sebesar (lapangan) sepak bola tapi kalau enggak ada yang datang percuma,&quot; kata Ruhut.

</content:encoded></item></channel></rss>
