<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istri Siyono Serahkan Uang Dua Gepok ke Busyro Muqoddas</title><description>Suratmi, istri terduga teroris Siyono yang tewas saat  pemeriksaan Densus 88 beberapa waktu lalu, mengaku diberi  uang dua gepok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/510/1348146/istri-siyono-serahkan-uang-dua-gepok-ke-busyro-muqoddas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/29/510/1348146/istri-siyono-serahkan-uang-dua-gepok-ke-busyro-muqoddas"/><item><title>Istri Siyono Serahkan Uang Dua Gepok ke Busyro Muqoddas</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/29/510/1348146/istri-siyono-serahkan-uang-dua-gepok-ke-busyro-muqoddas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/29/510/1348146/istri-siyono-serahkan-uang-dua-gepok-ke-busyro-muqoddas</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2016 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/29/510/1348146/istri-siyono-serahkan-uang-dua-gepok-ke-busro-muqoddas-pnM63ad3CF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">foto: Markus Yuwono/Sindo Radio</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/29/510/1348146/istri-siyono-serahkan-uang-dua-gepok-ke-busro-muqoddas-pnM63ad3CF.jpg</image><title>foto: Markus Yuwono/Sindo Radio</title></images><description>YOGYAKARTA - Suratmi, istri terduga teroris Siyono asal Klaten yang tewas saat pemeriksaan Densus 88 Mabes Polri beberapa waktu lalu, mengaku diberi uang dua gepok oleh dua orang yang ditengarai sebagai polisi.
Hari ini, Suratmi menyerahkan uang tersebut ke PP Muhammaiyah di Yogyakarta. Uang tersebut dua gepok dengan ketebalan sekira 15 Cm dan dibungkus menggunakan koran bekas. Kedatangan Suratmi diterima oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, Busyro Muqoddas
Menurut Suratmi kepada pengurus Muhammadiyah, uang itu diterimanya dari seorang yang mengaku bernama Ayu. Perempuan itu juga yang menjemput Suratmi dari Klaten ke Jakarta.
Sejak menerima uang itu, Suratmi tidak berani membuka. &quot;Bu Ayu yang memberikan, saya menduga bu Ayu adalah polwan. Uang itu diberikan di Hotel Leaf Jakarta tempat saya menginap,&quot; katanya di kantor PP Muhammadiyah, Selasa (29/3/2016).
Pemberi menyebut uang tersebut untuk santunan dan biaya pemakaman Siyono. &quot;Katanya satu bungkus untuk santunan dan satu bungkus untuk pemakaman,&quot; katanya.
Uang tersebut akhirnya diserahkan ke PP Muhammadiyah yang diterima langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqoddas. &quot;Ini untuk kepentingan proses hukum, apakah untuk barang bukti silahkan saja,&quot; kata Suratmi.
Busyro mengaku belum tahu siapa yang menyerahkan uang tersebut pada Suratmi. Namun dari keterangan, penyerahan uang tersebut saat penyerahan jenazah Siyono.
&quot;Menurut bu Suratmi, tidak ada identitas yang menyebut uang itu diberi adalah aparat kepolisian, tetapi yang mengawal proses-proses dia ketika di hotel (di Jakarta) dalam rangka proses pengawalan, ya Polri,&quot; ujar Busyro.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Suratmi, istri terduga teroris Siyono asal Klaten yang tewas saat pemeriksaan Densus 88 Mabes Polri beberapa waktu lalu, mengaku diberi uang dua gepok oleh dua orang yang ditengarai sebagai polisi.
Hari ini, Suratmi menyerahkan uang tersebut ke PP Muhammaiyah di Yogyakarta. Uang tersebut dua gepok dengan ketebalan sekira 15 Cm dan dibungkus menggunakan koran bekas. Kedatangan Suratmi diterima oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum, Busyro Muqoddas
Menurut Suratmi kepada pengurus Muhammadiyah, uang itu diterimanya dari seorang yang mengaku bernama Ayu. Perempuan itu juga yang menjemput Suratmi dari Klaten ke Jakarta.
Sejak menerima uang itu, Suratmi tidak berani membuka. &quot;Bu Ayu yang memberikan, saya menduga bu Ayu adalah polwan. Uang itu diberikan di Hotel Leaf Jakarta tempat saya menginap,&quot; katanya di kantor PP Muhammadiyah, Selasa (29/3/2016).
Pemberi menyebut uang tersebut untuk santunan dan biaya pemakaman Siyono. &quot;Katanya satu bungkus untuk santunan dan satu bungkus untuk pemakaman,&quot; katanya.
Uang tersebut akhirnya diserahkan ke PP Muhammadiyah yang diterima langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqoddas. &quot;Ini untuk kepentingan proses hukum, apakah untuk barang bukti silahkan saja,&quot; kata Suratmi.
Busyro mengaku belum tahu siapa yang menyerahkan uang tersebut pada Suratmi. Namun dari keterangan, penyerahan uang tersebut saat penyerahan jenazah Siyono.
&quot;Menurut bu Suratmi, tidak ada identitas yang menyebut uang itu diberi adalah aparat kepolisian, tetapi yang mengawal proses-proses dia ketika di hotel (di Jakarta) dalam rangka proses pengawalan, ya Polri,&quot; ujar Busyro.</content:encoded></item></channel></rss>
