<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengurus Masjid Luar Batang Yakin Ahok Salah Terima Informasi</title><description>Juru Bicara Masjid Keramat Luar Batang Mansur Amin membantah pernah ada sumbangan renovasi dari Ahok.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/30/338/1349119/pengurus-masjid-luar-batang-yakin-ahok-salah-terima-informasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/30/338/1349119/pengurus-masjid-luar-batang-yakin-ahok-salah-terima-informasi"/><item><title>Pengurus Masjid Luar Batang Yakin Ahok Salah Terima Informasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/30/338/1349119/pengurus-masjid-luar-batang-yakin-ahok-salah-terima-informasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/30/338/1349119/pengurus-masjid-luar-batang-yakin-ahok-salah-terima-informasi</guid><pubDate>Rabu 30 Maret 2016 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Reni Lestari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/30/338/1349119/pengurus-masjid-luar-batang-yakin-ahok-salah-terima-informasi-vQE4o9ItQu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/30/338/1349119/pengurus-masjid-luar-batang-yakin-ahok-salah-terima-informasi-vQE4o9ItQu.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Masjid Keramat Luar Batang Mansur Amin membantah pernah ada sumbangan renovasi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia mengatakan, sumbangan untuk pengecatan dan perbaikan lampu berasal dari masyarakat.
&quot;Setelah saya cek ke rekan-rekan pengurus dan mantan pengurus Masjid Keramat Luar Batang, memang pernah ada yang nyumbang lampu, pengecatan serta sumbangan karpet tapi nama penyumbangnya Pak Heryanto,&quot; kata Mansur melalui pesan singkat, Rabu (30/3/2016).
Mansur melanjutkan, sejak awal huru-hara penertiban Masjid Luar Batang, para pengurus telah diimbau untuk menghindari masalah suku, agama, ras, antar golongan (SARA). Namun, hal inilah yang justru disinggung oleh Ahok dalam pernyataannya yang mengatakan akan melawan pengurus Masjid Luar Batang.
&quot;Saya sebagai juru bicara Masjid Keramat Luar Batang selalu mengingatkan teman-teman dan masyarakat tidak anarkis dan jangan bicara masalah SARA, kami yakin Pak Ahok salah informasi dan mau menjebak kami ke permasalahan SARA,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut Mansur mengatakan, pembangunan Masjid Luar Batang dimulai sejak masa kepemimpinan Gubernur Wiyogo Atmodarminto hingga Gubernur Fauzi Bowo. Ia pun mengaku tak ada uang Pemda yang mengalir dalam pembangunan masjid ini.
&quot;Pak Foke berkali-kali bicara di hadapan jamaah sehabis Jumat dan di Safari Ramadhan, bahwa uang yang dipakai untuk membangun masjid adalah uang pribadi beliau, sumbangan sanak keluarga dan sahabat-sahabatnya, beliau tegaskan tidak pakai uang Pemda,&quot; jelas Mansur.
Sebelumnya, Ahok bersikeras bahwa perbaikan Masjid Luar Batang dilakukan atas perintah dirinya. Meski bersikukuh renovasi diinisiasi olehnya, Ahok mengaku enggan berkomunikasi dengan pengurus Masjid Luar Batang.
&quot;Ngapain? Kalau orang udah enggak suka sama kamu, enggak demen. Kalau orang udah anggap aku kafir, enggak ada guna ngomong sama dia,&quot; kata Ahok.

</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Masjid Keramat Luar Batang Mansur Amin membantah pernah ada sumbangan renovasi dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia mengatakan, sumbangan untuk pengecatan dan perbaikan lampu berasal dari masyarakat.
&quot;Setelah saya cek ke rekan-rekan pengurus dan mantan pengurus Masjid Keramat Luar Batang, memang pernah ada yang nyumbang lampu, pengecatan serta sumbangan karpet tapi nama penyumbangnya Pak Heryanto,&quot; kata Mansur melalui pesan singkat, Rabu (30/3/2016).
Mansur melanjutkan, sejak awal huru-hara penertiban Masjid Luar Batang, para pengurus telah diimbau untuk menghindari masalah suku, agama, ras, antar golongan (SARA). Namun, hal inilah yang justru disinggung oleh Ahok dalam pernyataannya yang mengatakan akan melawan pengurus Masjid Luar Batang.
&quot;Saya sebagai juru bicara Masjid Keramat Luar Batang selalu mengingatkan teman-teman dan masyarakat tidak anarkis dan jangan bicara masalah SARA, kami yakin Pak Ahok salah informasi dan mau menjebak kami ke permasalahan SARA,&quot; jelasnya.
Lebih lanjut Mansur mengatakan, pembangunan Masjid Luar Batang dimulai sejak masa kepemimpinan Gubernur Wiyogo Atmodarminto hingga Gubernur Fauzi Bowo. Ia pun mengaku tak ada uang Pemda yang mengalir dalam pembangunan masjid ini.
&quot;Pak Foke berkali-kali bicara di hadapan jamaah sehabis Jumat dan di Safari Ramadhan, bahwa uang yang dipakai untuk membangun masjid adalah uang pribadi beliau, sumbangan sanak keluarga dan sahabat-sahabatnya, beliau tegaskan tidak pakai uang Pemda,&quot; jelas Mansur.
Sebelumnya, Ahok bersikeras bahwa perbaikan Masjid Luar Batang dilakukan atas perintah dirinya. Meski bersikukuh renovasi diinisiasi olehnya, Ahok mengaku enggan berkomunikasi dengan pengurus Masjid Luar Batang.
&quot;Ngapain? Kalau orang udah enggak suka sama kamu, enggak demen. Kalau orang udah anggap aku kafir, enggak ada guna ngomong sama dia,&quot; kata Ahok.

</content:encoded></item></channel></rss>
