<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>14 Tewas dan Ratusan Terjebak Akibat Jalan Layang yang Rubuh</title><description>Sebuah jalan layang yang sedang dalam tahap pembangunan ambruk menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas dan lebih dari 100 orang terperangkap.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/31/18/1350728/14-tewas-dan-ratusan-terjebak-akibat-jalan-layang-yang-rubuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/03/31/18/1350728/14-tewas-dan-ratusan-terjebak-akibat-jalan-layang-yang-rubuh"/><item><title>14 Tewas dan Ratusan Terjebak Akibat Jalan Layang yang Rubuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/03/31/18/1350728/14-tewas-dan-ratusan-terjebak-akibat-jalan-layang-yang-rubuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/03/31/18/1350728/14-tewas-dan-ratusan-terjebak-akibat-jalan-layang-yang-rubuh</guid><pubDate>Kamis 31 Maret 2016 19:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/03/31/18/1350728/14-tewas-dan-ratusan-terjebak-akibat-jalan-layang-yang-rubuh-tUjVfHShun.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan layang di Kalkotta, India roboh, 31 Maret 2016. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/03/31/18/1350728/14-tewas-dan-ratusan-terjebak-akibat-jalan-layang-yang-rubuh-tUjVfHShun.jpg</image><title>Jembatan layang di Kalkotta, India roboh, 31 Maret 2016. (Foto: Reuters)</title></images><description>KOLKATA &amp;ndash; Sebuah jalan layang yang sedang dalam tahap pembangunan ambruk dan menimpa kendaraan dan toko-toko yang ada di bawahnya menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas dan lebih dari 100 orang terperangkap.
Warga sekitar menggunakan tangan mereka untuk membantu menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah beton sepanjang 100 meter yang rubuh di distrik perdagangan di dekat Girish Park.
&amp;ldquo;Beton telah dituang tadi malam di bagian jembatan ini,&amp;rdquo; kata salah satu saksi mata Ramesh Kejriwal sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (31/3/2016).
&amp;ldquo;Saya beruntung saya berencana untuk turun dan membeli jus. Saat saya tengah berpikir demikian, saya melihat jembatan runtuh,&amp;rdquo; lanjutnya.
Rekaman video yang disiarkan di televisi memperlihatkan pemandangan jalan sekumpulan orang tiba-tiba dihancurkan oleh beton yang runtuh. Mobil-mobil yang terjebak kemacetan di sekitar lokasi juga hampir saja ikut tertimpa potongan jalan layang tersebut.
Ketua Menteri Mamata Banerjee mengatakan pemerintah akan memastikan akan menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab. Namun, saat ini dia memprioritaskan penyelamatan para korban.
Sementara itu, IVRCL, perusahaan yang membangun jalan layang sepanjang dua kilometer itu mengatakan pihaknya tidak mengetahui apa penyebab kejadian tersebut.
&amp;ldquo;Kami tidak menggunakan material bermutu rendah dan kami akan bekerjasama dengan penyelidik,&amp;rdquo; ujar Direktur Pelaksana IVRCL A.G.K Murthy.
</description><content:encoded>KOLKATA &amp;ndash; Sebuah jalan layang yang sedang dalam tahap pembangunan ambruk dan menimpa kendaraan dan toko-toko yang ada di bawahnya menyebabkan sedikitnya 14 orang tewas dan lebih dari 100 orang terperangkap.
Warga sekitar menggunakan tangan mereka untuk membantu menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah beton sepanjang 100 meter yang rubuh di distrik perdagangan di dekat Girish Park.
&amp;ldquo;Beton telah dituang tadi malam di bagian jembatan ini,&amp;rdquo; kata salah satu saksi mata Ramesh Kejriwal sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (31/3/2016).
&amp;ldquo;Saya beruntung saya berencana untuk turun dan membeli jus. Saat saya tengah berpikir demikian, saya melihat jembatan runtuh,&amp;rdquo; lanjutnya.
Rekaman video yang disiarkan di televisi memperlihatkan pemandangan jalan sekumpulan orang tiba-tiba dihancurkan oleh beton yang runtuh. Mobil-mobil yang terjebak kemacetan di sekitar lokasi juga hampir saja ikut tertimpa potongan jalan layang tersebut.
Ketua Menteri Mamata Banerjee mengatakan pemerintah akan memastikan akan menghukum pihak-pihak yang bertanggung jawab. Namun, saat ini dia memprioritaskan penyelamatan para korban.
Sementara itu, IVRCL, perusahaan yang membangun jalan layang sepanjang dua kilometer itu mengatakan pihaknya tidak mengetahui apa penyebab kejadian tersebut.
&amp;ldquo;Kami tidak menggunakan material bermutu rendah dan kami akan bekerjasama dengan penyelidik,&amp;rdquo; ujar Direktur Pelaksana IVRCL A.G.K Murthy.
</content:encoded></item></channel></rss>
