<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Warung Remang-Remang di Pantura Indramayu Dibongkar</title><description>150 warung remang-remang di Desa Sukahaji dibongkar</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/02/525/1352098/ratusan-warung-remang-remang-di-pantura-indramayu-dibongkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/02/525/1352098/ratusan-warung-remang-remang-di-pantura-indramayu-dibongkar"/><item><title>Ratusan Warung Remang-Remang di Pantura Indramayu Dibongkar</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/02/525/1352098/ratusan-warung-remang-remang-di-pantura-indramayu-dibongkar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/02/525/1352098/ratusan-warung-remang-remang-di-pantura-indramayu-dibongkar</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2016 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Ayu Artantiani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/02/525/1352098/ratusan-warung-remang-remang-di-pantura-indramayu-dibongkar-GN6jarsYqb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu warung remang-remang digusur (Dwi Ayu artantiani/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/02/525/1352098/ratusan-warung-remang-remang-di-pantura-indramayu-dibongkar-GN6jarsYqb.jpg</image><title>Salah satu warung remang-remang digusur (Dwi Ayu artantiani/Okezone)</title></images><description>INDRAMAYU - Ratusan warung remang- remang (warem) di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu dibongkar oleh petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI, pada Sabtu (2/4/2016).
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Indramayu, Sunardi mengatakan, sebanyak 150 warung remang-remang di Desa Sukahaji dibongkar, 18 di antaranya merupakan bangunan permanen.
&quot;Pembongkaran kali ini khusus untuk warem. Sedangkan untuk bangunan liar sebanyak 200 bangunan kami akan bongkar secara bertahap,&quot; ucapnya.
Dalam pembongkaran ini, kata dia, sebanyak 300 personel di terjunkan. Warung remang-remang ini sudah mendapatkan beberapa kali teguran dan peringatan, mulai dari teguran 1 hingga 3, dan surat peringatan 1 hingga 3 dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
&quot;Untuk surat teguran satu, selama 7 hari diberikan waktu. Surat teguran dua selama tiga hari Dan surat teguran ketiga selama satu hari,&quot; paparnya.
Tujuan pembongkaran warung remang-remang dilakukan untuk meminimalisir peredaran minuman keras dan prostitusi. Dia pun mengaku akan melakukan pembongkaran lagi ke depannya.
&quot;Jadi kita bertahap, pasalnya tidak mungkin kita bongkar ke seluruhan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>INDRAMAYU - Ratusan warung remang- remang (warem) di Desa Sukahaji, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu dibongkar oleh petugas gabungan dari Satpol PP, Polri dan TNI, pada Sabtu (2/4/2016).
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satpol PP Indramayu, Sunardi mengatakan, sebanyak 150 warung remang-remang di Desa Sukahaji dibongkar, 18 di antaranya merupakan bangunan permanen.
&quot;Pembongkaran kali ini khusus untuk warem. Sedangkan untuk bangunan liar sebanyak 200 bangunan kami akan bongkar secara bertahap,&quot; ucapnya.
Dalam pembongkaran ini, kata dia, sebanyak 300 personel di terjunkan. Warung remang-remang ini sudah mendapatkan beberapa kali teguran dan peringatan, mulai dari teguran 1 hingga 3, dan surat peringatan 1 hingga 3 dalam kurun waktu yang telah ditentukan.
&quot;Untuk surat teguran satu, selama 7 hari diberikan waktu. Surat teguran dua selama tiga hari Dan surat teguran ketiga selama satu hari,&quot; paparnya.
Tujuan pembongkaran warung remang-remang dilakukan untuk meminimalisir peredaran minuman keras dan prostitusi. Dia pun mengaku akan melakukan pembongkaran lagi ke depannya.
&quot;Jadi kita bertahap, pasalnya tidak mungkin kita bongkar ke seluruhan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
