<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat: Negara Sengaja Sponsori Terorisme</title><description>Pengamat terorisme Umar Abduh, mengatakan, negara sengaja menyeponsori dan menciptakan terorisme.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/03/337/1352753/pengamat-negara-sengaja-sponsori-terorisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/03/337/1352753/pengamat-negara-sengaja-sponsori-terorisme"/><item><title>Pengamat: Negara Sengaja Sponsori Terorisme</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/03/337/1352753/pengamat-negara-sengaja-sponsori-terorisme</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/03/337/1352753/pengamat-negara-sengaja-sponsori-terorisme</guid><pubDate>Minggu 03 April 2016 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/03/337/1352753/pengamat-negara-sengaja-sponsori-terorisme-xEw907DQUB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terorisme (Foto: Ilustrasi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/03/337/1352753/pengamat-negara-sengaja-sponsori-terorisme-xEw907DQUB.jpg</image><title>Terorisme (Foto: Ilustrasi)</title></images><description>
JAKARTA - Pengamat terorisme Umar Abduh, mengatakan, negara sengaja menyeponsori dan menciptakan terorisme dengan melakukan tindakan kekerasan kepada kelompok-kelompok garis keras yang di Indonesia.

&quot;Hampir semua gerakan atau kelompok yang melakukan tindak kekerasan itu sejatinya dibuat oleh aparat sendiri. Makanya tidak salah jika terorisme itu justru diciptakan oleh negara, sponsor dari negara,&quot; kata Umar dalam seminar nasional yang bertajuk 'Strategi Mengantisipasi Ancaman Terorisme Demi Wujudkan Stabilitas', di Hotel Grand Alia Cikini, Jakarta, Minggu (3/4/2016).

Negara, lanjut dia, tidak hanya melakukan penindakan, melainkan juga menciptakan pembibitan bagi para pelaku terorisme.

&quot;Dana dari luar sudah diatur. Kalau sudah matang sebagian diledakkan, sebagian lagi disiapkan,&quot; ujar Umar.
Kendati demikian, Umar menjelaskan ideologi radikal berasal dari ideologi jihad. Sementara, aksi radikalisme tersebut muncul lantaran difasilitasi oleh pemerintah.

&quot;Teror itu settingan pemerintah. Bayangkan anggarannya USD5 miliar untuk anggaran Densus. DPR tak berani audit kenapa? Bisa jadi karena itu berarti operasi negara,&quot; pungkasnya.&amp;lrm;


</description><content:encoded>
JAKARTA - Pengamat terorisme Umar Abduh, mengatakan, negara sengaja menyeponsori dan menciptakan terorisme dengan melakukan tindakan kekerasan kepada kelompok-kelompok garis keras yang di Indonesia.

&quot;Hampir semua gerakan atau kelompok yang melakukan tindak kekerasan itu sejatinya dibuat oleh aparat sendiri. Makanya tidak salah jika terorisme itu justru diciptakan oleh negara, sponsor dari negara,&quot; kata Umar dalam seminar nasional yang bertajuk 'Strategi Mengantisipasi Ancaman Terorisme Demi Wujudkan Stabilitas', di Hotel Grand Alia Cikini, Jakarta, Minggu (3/4/2016).

Negara, lanjut dia, tidak hanya melakukan penindakan, melainkan juga menciptakan pembibitan bagi para pelaku terorisme.

&quot;Dana dari luar sudah diatur. Kalau sudah matang sebagian diledakkan, sebagian lagi disiapkan,&quot; ujar Umar.
Kendati demikian, Umar menjelaskan ideologi radikal berasal dari ideologi jihad. Sementara, aksi radikalisme tersebut muncul lantaran difasilitasi oleh pemerintah.

&quot;Teror itu settingan pemerintah. Bayangkan anggarannya USD5 miliar untuk anggaran Densus. DPR tak berani audit kenapa? Bisa jadi karena itu berarti operasi negara,&quot; pungkasnya.&amp;lrm;


</content:encoded></item></channel></rss>
