<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lecehkan Islam, Charlie Heboh Gemparkan Masyarakat</title><description>Lecehkan Islam, Charlie Heboh Gemparkan Masyarakat</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/04/337/1353428/lecehkan-islam-charlie-heboh-gemparkan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/04/337/1353428/lecehkan-islam-charlie-heboh-gemparkan-masyarakat"/><item><title>Lecehkan Islam, Charlie Heboh Gemparkan Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/04/337/1353428/lecehkan-islam-charlie-heboh-gemparkan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/04/337/1353428/lecehkan-islam-charlie-heboh-gemparkan-masyarakat</guid><pubDate>Senin 04 April 2016 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/04/337/1353428/lecehkan-islam-charlie-heboh-gemparkan-masyarakat-xj5tNjFk1G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Majalah Charlie Heboh masuk Indonesia (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/04/337/1353428/lecehkan-islam-charlie-heboh-gemparkan-masyarakat-xj5tNjFk1G.jpg</image><title>Majalah Charlie Heboh masuk Indonesia (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Sebuah majalah bernama 'Charlie Heboh' menggemparkan masyarakat. Majalah yang sepintas namanya mirip dengan majalah Charlie Hebdo yang melecehkan agama Islam lewat karikaturnya bahkan sudah beredar di masyarakat.

Majalah ini pun sudah lebih dulu eksis dan menggemparkan dunia maya. Melalui akun Facebook Charlie Heboh dengan alamat www.facebook.com/charlieheboh/, majalah daring ini membuat banyak netizen murka dan mengutuk keberadaannya.

Dalam sampul majalah berlatar putih dan kuning tersebut tampak pria berjanggut dan bergamis putih sedang menyetubuhi anak kecil dengan tas sekolah dan boneka di sampingnya.

Dalam cover majalah itu, sang pria berjanggut berkelakar bahwa ia hanya ingin menjalankan sunah. &quot;Ana Cuma menjalankan sunnah nabi.&quot;

Sedangkan anak kecil yang disetubuhi berteriak bahwa ia hanya ingin sekolah. &quot;Saya masih ingin sekolah.&quot;

Di samping adegan tak senonoh itu, terdapat juga tulisan besar berwarna hitam yang bertuliskan: &quot;Sunnah... Sunnah... Sunnah...&quot;

Akun Charlie Heboh juga sempat dikutuk netizen, sebelum akun yang telanjur mendapat stigma buruk dari netizen itu menghilang dari peradaban.

Diketahui, banyak netizen yang melaporkan akun tersebut sebagai akun menyimpang yang membuat akun tersebut diblokir hingga batas waktu yang belum ditentukan.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sebuah majalah bernama 'Charlie Heboh' menggemparkan masyarakat. Majalah yang sepintas namanya mirip dengan majalah Charlie Hebdo yang melecehkan agama Islam lewat karikaturnya bahkan sudah beredar di masyarakat.

Majalah ini pun sudah lebih dulu eksis dan menggemparkan dunia maya. Melalui akun Facebook Charlie Heboh dengan alamat www.facebook.com/charlieheboh/, majalah daring ini membuat banyak netizen murka dan mengutuk keberadaannya.

Dalam sampul majalah berlatar putih dan kuning tersebut tampak pria berjanggut dan bergamis putih sedang menyetubuhi anak kecil dengan tas sekolah dan boneka di sampingnya.

Dalam cover majalah itu, sang pria berjanggut berkelakar bahwa ia hanya ingin menjalankan sunah. &quot;Ana Cuma menjalankan sunnah nabi.&quot;

Sedangkan anak kecil yang disetubuhi berteriak bahwa ia hanya ingin sekolah. &quot;Saya masih ingin sekolah.&quot;

Di samping adegan tak senonoh itu, terdapat juga tulisan besar berwarna hitam yang bertuliskan: &quot;Sunnah... Sunnah... Sunnah...&quot;

Akun Charlie Heboh juga sempat dikutuk netizen, sebelum akun yang telanjur mendapat stigma buruk dari netizen itu menghilang dari peradaban.

Diketahui, banyak netizen yang melaporkan akun tersebut sebagai akun menyimpang yang membuat akun tersebut diblokir hingga batas waktu yang belum ditentukan.

</content:encoded></item></channel></rss>
