<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Polhukam: Pemerintah Takkan Menyerah terhadap Abu Sayyaf</title><description>Pemerintah dalam hal ini terus melakukan monitoring dalam penyanderaan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/05/337/1354363/menko-polhukam-pemerintah-takkan-menyerah-terhadap-abu-sayyaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/05/337/1354363/menko-polhukam-pemerintah-takkan-menyerah-terhadap-abu-sayyaf"/><item><title>Menko Polhukam: Pemerintah Takkan Menyerah terhadap Abu Sayyaf</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/05/337/1354363/menko-polhukam-pemerintah-takkan-menyerah-terhadap-abu-sayyaf</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/05/337/1354363/menko-polhukam-pemerintah-takkan-menyerah-terhadap-abu-sayyaf</guid><pubDate>Selasa 05 April 2016 12:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dara Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/05/337/1354363/menko-polhukam-pemerintah-takkan-menyerah-terhadap-abu-sayyaf-Cv4IgnrAtj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/05/337/1354363/menko-polhukam-pemerintah-takkan-menyerah-terhadap-abu-sayyaf-Cv4IgnrAtj.jpg</image><title>Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) enggan menjawab pertanyaan awak media terkait pembayaran tebusan untuk warga negara Indonesia (WNI) yang ditawan kelompok Abu Sayyaf.
&quot;Kami tidak menyerah. Toh Bukan pemerintah yang bayar,&quot; singkat Luhut di Graha Pengayoman, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
Menurut Luhut, pemerintah dalam hal ini terus melakukan monitoring dalam penyanderaan tersebut. (Baca juga: Bayar Tebusan Sandera Abu Sayyaf, Luhut: Itu Urusan Perusahaan)
&quot;Ya kita tunggu perkembangannya, komunikasi langsung antara perusahaan dengan yang menyandera. Kita lihat perkembangannya dalam beberapa hari ini kita akan dapat lagi perkembangan terakhir,&quot; paparnya.
Sebelumnya, Kapal Indonesia Brahma 12 dibajak olek Kelompok Abu Sayyaf di Perairan Filipina. Mereka menawan 10 WNI dan meminta uang sebesar 50 juta peso atau setara dengan Rp15 miliar.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNC8wNC8yMi83MTIxNC8zL3NVZjdBd2tWZUxv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) enggan menjawab pertanyaan awak media terkait pembayaran tebusan untuk warga negara Indonesia (WNI) yang ditawan kelompok Abu Sayyaf.
&quot;Kami tidak menyerah. Toh Bukan pemerintah yang bayar,&quot; singkat Luhut di Graha Pengayoman, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
Menurut Luhut, pemerintah dalam hal ini terus melakukan monitoring dalam penyanderaan tersebut. (Baca juga: Bayar Tebusan Sandera Abu Sayyaf, Luhut: Itu Urusan Perusahaan)
&quot;Ya kita tunggu perkembangannya, komunikasi langsung antara perusahaan dengan yang menyandera. Kita lihat perkembangannya dalam beberapa hari ini kita akan dapat lagi perkembangan terakhir,&quot; paparnya.
Sebelumnya, Kapal Indonesia Brahma 12 dibajak olek Kelompok Abu Sayyaf di Perairan Filipina. Mereka menawan 10 WNI dan meminta uang sebesar 50 juta peso atau setara dengan Rp15 miliar.
&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;http://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNC8wNC8yMi83MTIxNC8zL3NVZjdBd2tWZUxv&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
</content:encoded></item></channel></rss>
