<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ahok Pastikan Jakarta Tak Pakai Sistem 4 In 1</title><description>Penerapan 4 in 1 dikhawatirkan akan kembali memberikan  celah bagi para joki untuk mengeksploitasi anak-anak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/05/338/1354242/ahok-pastikan-jakarta-tak-pakai-sistem-4-in-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/05/338/1354242/ahok-pastikan-jakarta-tak-pakai-sistem-4-in-1"/><item><title>Ahok Pastikan Jakarta Tak Pakai Sistem 4 In 1</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/05/338/1354242/ahok-pastikan-jakarta-tak-pakai-sistem-4-in-1</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/05/338/1354242/ahok-pastikan-jakarta-tak-pakai-sistem-4-in-1</guid><pubDate>Selasa 05 April 2016 11:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/05/338/1354242/ahok-pastikan-jakarta-tak-pakai-sistem-4-in-1-Qbc9SciPrr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Achmad/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/05/338/1354242/ahok-pastikan-jakarta-tak-pakai-sistem-4-in-1-Qbc9SciPrr.jpg</image><title>(Foto: Achmad/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan, jalanan di Ibu Kota tidak akan menerapkan sistem 4 in 1 untuk meretas kemacetan. Hal itu lantaran Ahok telah menghapus penerapan aturan 3 in 1 di Jakarta.
&quot;4 in 1 itu enggak ada itu ngaco. Itu bukan solusi,&quot; tegas Ahok di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
Ia menjelaskan, apabila penerapan 4 in 1 dilakukan, maka aturan tersebut akan memberikan celah bagi anak-anak untuk kembali dieksploitasi oleh joki yang tidak bertanggung jawab.
&quot;Ini sama saja ngangkut anaknya. Kenapa kita stop? Karena obat tidur dan obat penenang. Kita enggak mau joki-joki ini manfaatin anak-anak.&amp;lrm; Kalau cuma kasih lapangan kerja okelah. Tapi kalau kasih anak obat tidur itu kan jadi masalah,&quot; terang Ahok.
Di hari pertama penghapusan aturan 3 in 1, kata Ahok, tidak ada kemacetan yang s&amp;lrm;ignifikan. Namun, hanya terlihat pengendara menunggangi mobilnya sendiri-sendiri.
&quot;Biasa aja sih (jalanan di Jakarta). Di jalanan tadi ada beberapa orang saya lihat ada yang bawa mobilnya satu-satu,&quot; pungkas Ahok.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan, jalanan di Ibu Kota tidak akan menerapkan sistem 4 in 1 untuk meretas kemacetan. Hal itu lantaran Ahok telah menghapus penerapan aturan 3 in 1 di Jakarta.
&quot;4 in 1 itu enggak ada itu ngaco. Itu bukan solusi,&quot; tegas Ahok di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016).
Ia menjelaskan, apabila penerapan 4 in 1 dilakukan, maka aturan tersebut akan memberikan celah bagi anak-anak untuk kembali dieksploitasi oleh joki yang tidak bertanggung jawab.
&quot;Ini sama saja ngangkut anaknya. Kenapa kita stop? Karena obat tidur dan obat penenang. Kita enggak mau joki-joki ini manfaatin anak-anak.&amp;lrm; Kalau cuma kasih lapangan kerja okelah. Tapi kalau kasih anak obat tidur itu kan jadi masalah,&quot; terang Ahok.
Di hari pertama penghapusan aturan 3 in 1, kata Ahok, tidak ada kemacetan yang s&amp;lrm;ignifikan. Namun, hanya terlihat pengendara menunggangi mobilnya sendiri-sendiri.
&quot;Biasa aja sih (jalanan di Jakarta). Di jalanan tadi ada beberapa orang saya lihat ada yang bawa mobilnya satu-satu,&quot; pungkas Ahok.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
