<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>China Mulai Mengoperasikan Mercusuar di Perairan Sengketa</title><description>China mulai mengoperasikan mercusuar di wilayah Laut China Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/06/18/1355567/china-mulai-mengoperasikan-mercusuar-di-perairan-sengketa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/06/18/1355567/china-mulai-mengoperasikan-mercusuar-di-perairan-sengketa"/><item><title>China Mulai Mengoperasikan Mercusuar di Perairan Sengketa</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/06/18/1355567/china-mulai-mengoperasikan-mercusuar-di-perairan-sengketa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/06/18/1355567/china-mulai-mengoperasikan-mercusuar-di-perairan-sengketa</guid><pubDate>Rabu 06 April 2016 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Emirald Julio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/06/18/1355567/china-mulai-mengoperasikan-mercusuar-di-perairan-sengketa-8ZlVu3sI0u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gambar yang memperlihatkan struktur dari mercusuar yang ada di Karang Subi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/06/18/1355567/china-mulai-mengoperasikan-mercusuar-di-perairan-sengketa-8ZlVu3sI0u.jpg</image><title>Gambar yang memperlihatkan struktur dari mercusuar yang ada di Karang Subi (Foto: Reuters)</title></images><description>BEIJING &amp;ndash; China dilaporkan mulai mengoperasikan mercusuar di pulau sengketa yang berada di Laut China Selatan di dekat perairan yang pernah dilalui kapal perang milik Amerika Serikat (AS).
China hingga saat ini masih menjadi pihak yang dituding oleh beberapa negara secara sepihak mengklaim sebagian besar wilayah di Laut China Selatan. Perairan itu sendiri diketahui kaya akan sumber daya alamnya.
Namun, hal tersebut tidak diterima oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam yang juga memberikan klaim beberapa bagian di Laut China Selatan sebagai wilayah kedaulatan mereka.
Tampaknya untuk semakin memberikan penguatan klaim China di perairan sengketa tersebut, sebagaimana yang diwartakan oleh Xinhua, Rabu (6/4/2016), Menteri Transportasi China pada Selasa 5 April telah mengadakan upacara penyelesaian mercusuar setinggi 55 meter di Karang Subi.
Karang Subi adalah salah satu dari gugusan pulau yang dibangun oleh China di wilayah Laut China Selatan. Pada Oktober 2015, AS yang jengah terhadap klaim China, sempat mengirim kapal perang USS Lassen di wilayah yang berjarak 12 mil laut dari Karang Subi.
China mengklaim pembangunan mercusuar tersebut demi memenuhi kewajiban internasionalnya dalam hal membantu pencarian bila ada kapal yang tersesat, meningkatkan keamanan pelayaran dan untuk membantu penelitian ilmiah.</description><content:encoded>BEIJING &amp;ndash; China dilaporkan mulai mengoperasikan mercusuar di pulau sengketa yang berada di Laut China Selatan di dekat perairan yang pernah dilalui kapal perang milik Amerika Serikat (AS).
China hingga saat ini masih menjadi pihak yang dituding oleh beberapa negara secara sepihak mengklaim sebagian besar wilayah di Laut China Selatan. Perairan itu sendiri diketahui kaya akan sumber daya alamnya.
Namun, hal tersebut tidak diterima oleh Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam yang juga memberikan klaim beberapa bagian di Laut China Selatan sebagai wilayah kedaulatan mereka.
Tampaknya untuk semakin memberikan penguatan klaim China di perairan sengketa tersebut, sebagaimana yang diwartakan oleh Xinhua, Rabu (6/4/2016), Menteri Transportasi China pada Selasa 5 April telah mengadakan upacara penyelesaian mercusuar setinggi 55 meter di Karang Subi.
Karang Subi adalah salah satu dari gugusan pulau yang dibangun oleh China di wilayah Laut China Selatan. Pada Oktober 2015, AS yang jengah terhadap klaim China, sempat mengirim kapal perang USS Lassen di wilayah yang berjarak 12 mil laut dari Karang Subi.
China mengklaim pembangunan mercusuar tersebut demi memenuhi kewajiban internasionalnya dalam hal membantu pencarian bila ada kapal yang tersesat, meningkatkan keamanan pelayaran dan untuk membantu penelitian ilmiah.</content:encoded></item></channel></rss>
