<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>  Airnav Nilai Ada Kejanggalan Kasus Tabrakan Batik Air   </title><description>Direktur Operasi Airnav Indonesia, Wisnu Darjono memastikan tiga petugas  yang berjaga di ATC Bandara Halim Perdanakusuma sangat senior.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/06/337/1355815/airnav-nilai-ada-kejanggalan-kasus-tabrakan-batik-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/06/337/1355815/airnav-nilai-ada-kejanggalan-kasus-tabrakan-batik-air"/><item><title>  Airnav Nilai Ada Kejanggalan Kasus Tabrakan Batik Air   </title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/06/337/1355815/airnav-nilai-ada-kejanggalan-kasus-tabrakan-batik-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/06/337/1355815/airnav-nilai-ada-kejanggalan-kasus-tabrakan-batik-air</guid><pubDate>Rabu 06 April 2016 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/06/337/1355815/airnav-nilai-ada-kejanggalan-kasus-tabrakan-batik-air-fMlRL476J5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/06/337/1355815/airnav-nilai-ada-kejanggalan-kasus-tabrakan-batik-air-fMlRL476J5.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Direktur Operasi Airnav Indonesia, Wisnu Darjono memastikan tiga petugas yang berjaga di Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur saat insiden kecelakaan pesawat tergolong senior.
&quot;Mereka (penjaga ATC) tergolong senior. Tapi sudah berapa tahun, saya lupa,&quot; ujar Wisnu kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (6/4/2016).
&amp;nbsp;
Adapun peran ketiga penjaga ATC adalah membuat arus lalu lintas pesawat berjalan efektif.
&quot;Kaidahnya adalah membuat arus lalu lintas efektif, efisien. Sehingga dimungkinkan masuk runaway, satu mau nyebrang,&quot; imbuhnya.
Namun, Wisnu menyebut terdapat sesuatu yang perlu diteliti saat insiden kecelakaan itu terjadi. Insiden tersebut yakni ketika salah satu pesawat dilewatkan di apron selatan sisi G.
&quot;Ada taxyway hotel. Apron selatan kan ada dua, H sama G. Kalau H tinggal nyebrang. Kenapa kok lewat G? Itu perlu diteliti. Apakah ini kebiasaan, apakah ini pengabaian SOP atau sesuai SOP tapi perlu direvisi,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Operasi Airnav Indonesia, Wisnu Darjono memastikan tiga petugas yang berjaga di Air Traffic Control (ATC) Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur saat insiden kecelakaan pesawat tergolong senior.
&quot;Mereka (penjaga ATC) tergolong senior. Tapi sudah berapa tahun, saya lupa,&quot; ujar Wisnu kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (6/4/2016).
&amp;nbsp;
Adapun peran ketiga penjaga ATC adalah membuat arus lalu lintas pesawat berjalan efektif.
&quot;Kaidahnya adalah membuat arus lalu lintas efektif, efisien. Sehingga dimungkinkan masuk runaway, satu mau nyebrang,&quot; imbuhnya.
Namun, Wisnu menyebut terdapat sesuatu yang perlu diteliti saat insiden kecelakaan itu terjadi. Insiden tersebut yakni ketika salah satu pesawat dilewatkan di apron selatan sisi G.
&quot;Ada taxyway hotel. Apron selatan kan ada dua, H sama G. Kalau H tinggal nyebrang. Kenapa kok lewat G? Itu perlu diteliti. Apakah ini kebiasaan, apakah ini pengabaian SOP atau sesuai SOP tapi perlu direvisi,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
