<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lamarannya Banyak Ditolak, Puluhan Jomblo Minta Tolong Erdogan</title><description>Semua lamaran para pemuda desa ini ditolak para gadis selama sembilan tahun terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/07/18/1356189/lamarannya-banyak-ditolak-puluhan-jomblo-minta-tolong-erdogan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/07/18/1356189/lamarannya-banyak-ditolak-puluhan-jomblo-minta-tolong-erdogan"/><item><title>Lamarannya Banyak Ditolak, Puluhan Jomblo Minta Tolong Erdogan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/07/18/1356189/lamarannya-banyak-ditolak-puluhan-jomblo-minta-tolong-erdogan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/07/18/1356189/lamarannya-banyak-ditolak-puluhan-jomblo-minta-tolong-erdogan</guid><pubDate>Kamis 07 April 2016 08:17 WIB</pubDate><dc:creator>Randy Wirayudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/07/18/1356189/lamarannya-banyak-ditolak-puluhan-jomblo-minta-tolong-erdogan-xX5yXYfJs3.png" expression="full" type="image/jpeg">Para jomblo di Uzumlu minta tolong Presiden Turki (Foto: Daily Mail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/07/18/1356189/lamarannya-banyak-ditolak-puluhan-jomblo-minta-tolong-erdogan-xX5yXYfJs3.png</image><title>Para jomblo di Uzumlu minta tolong Presiden Turki (Foto: Daily Mail)</title></images><description>&amp;Uuml;Z&amp;Uuml;ML&amp;Uuml; &amp;ndash; Kala Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan masih disibukkan dengan sejumlah isu-isu internasional, datang permintaan yang cenderung &amp;ldquo;menggelitik&amp;rdquo; dari puluhan pemuda single alias jomblo dari sebuah desa di &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml;.
Sekira 25 pemuda dari &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; diketahui dalam sebuah rekaman video, berdemonstrasi di sekeliling desa di selatan Turki tersebut, terkait nasib mereka yang lamaran pernikahannya selalu ditolak para wanita muda desa tersebut.
Pasalnya, hampir semua gadis Desa &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; menolak lamaran pernikahan, karena enggan hidup susah dengan pemuda kampung tersebut yang sehari-hari hanya bertani.
Diketahui, para gadis &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; memilih minggat dari desa demi mencari penghidupan yang lebih baik di kota-kota besar, macam Istanbul, Antalya atau Ibu Kota Ankara.
Jelas, hal itu membuat para pemuda &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; tak bisa menikah dan terus &amp;lsquo;ngejomblo&amp;rsquo; selama sembilan tahun terakhir. Apalagi pernikahan sepasang muda-mudi di &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; terakhir kali terjadi pada 2007 lalu!
Dalam video yang tersebar ke jagat media sosial, puluhan jomblo &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; itu berunjuk rasa ke sekiling desa, dengan membentangkan beragam banner yang beberapa di antaranya, menuliskan permintaan pertolongan terhadap problem ini pada Erdogan.
&amp;lt;iframe allowfullscreen frameborder=&quot;0&quot; width=&quot;698&quot; height=&quot;573&quot; scrolling=&quot;no&quot; id=&quot;molvideoplayer&quot; title=&quot;MailOnline Embed Player&quot; src=&quot;http://www.dailymail.co.uk/embed/video/1280656.html&quot;&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (7/4/2016), Wali Kota &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml;, Mustafa Bashbilan menyatakan, terdapat 25 jomblo yang putus asa antara usia 25-45 tahun.
Populasi di desa itu juga surut lantaran para gadis meninggalkan desa demi pindah ke kota, di mana awalnya desa itu dihuni 400 orang dan kini, hanya tinggal 233 orang yang sebagian besar para &amp;ldquo;penjantan&amp;rdquo; pemburu jodoh.</description><content:encoded>&amp;Uuml;Z&amp;Uuml;ML&amp;Uuml; &amp;ndash; Kala Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan masih disibukkan dengan sejumlah isu-isu internasional, datang permintaan yang cenderung &amp;ldquo;menggelitik&amp;rdquo; dari puluhan pemuda single alias jomblo dari sebuah desa di &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml;.
Sekira 25 pemuda dari &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; diketahui dalam sebuah rekaman video, berdemonstrasi di sekeliling desa di selatan Turki tersebut, terkait nasib mereka yang lamaran pernikahannya selalu ditolak para wanita muda desa tersebut.
Pasalnya, hampir semua gadis Desa &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; menolak lamaran pernikahan, karena enggan hidup susah dengan pemuda kampung tersebut yang sehari-hari hanya bertani.
Diketahui, para gadis &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; memilih minggat dari desa demi mencari penghidupan yang lebih baik di kota-kota besar, macam Istanbul, Antalya atau Ibu Kota Ankara.
Jelas, hal itu membuat para pemuda &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; tak bisa menikah dan terus &amp;lsquo;ngejomblo&amp;rsquo; selama sembilan tahun terakhir. Apalagi pernikahan sepasang muda-mudi di &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; terakhir kali terjadi pada 2007 lalu!
Dalam video yang tersebar ke jagat media sosial, puluhan jomblo &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml; itu berunjuk rasa ke sekiling desa, dengan membentangkan beragam banner yang beberapa di antaranya, menuliskan permintaan pertolongan terhadap problem ini pada Erdogan.
&amp;lt;iframe allowfullscreen frameborder=&quot;0&quot; width=&quot;698&quot; height=&quot;573&quot; scrolling=&quot;no&quot; id=&quot;molvideoplayer&quot; title=&quot;MailOnline Embed Player&quot; src=&quot;http://www.dailymail.co.uk/embed/video/1280656.html&quot;&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;
Sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (7/4/2016), Wali Kota &amp;Uuml;z&amp;uuml;ml&amp;uuml;, Mustafa Bashbilan menyatakan, terdapat 25 jomblo yang putus asa antara usia 25-45 tahun.
Populasi di desa itu juga surut lantaran para gadis meninggalkan desa demi pindah ke kota, di mana awalnya desa itu dihuni 400 orang dan kini, hanya tinggal 233 orang yang sebagian besar para &amp;ldquo;penjantan&amp;rdquo; pemburu jodoh.</content:encoded></item></channel></rss>
