<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Tewasnya Dua Penerjun TNI AU di Halim</title><description>Penerjun yang pertama, tali parasutnya terbelit. Alhasil ia kesulitan untuk mengendalikan dan mendarat di atap rumah warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/07/337/1356441/kronologi-tewasnya-dua-penerjun-tni-au-di-halim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/07/337/1356441/kronologi-tewasnya-dua-penerjun-tni-au-di-halim"/><item><title>Kronologi Tewasnya Dua Penerjun TNI AU di Halim</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/07/337/1356441/kronologi-tewasnya-dua-penerjun-tni-au-di-halim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/07/337/1356441/kronologi-tewasnya-dua-penerjun-tni-au-di-halim</guid><pubDate>Kamis 07 April 2016 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/07/337/1356441/kronologi-tewasnya-dua-penerjun-tni-au-di-halim-em6cMPJcbQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Sindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/07/337/1356441/kronologi-tewasnya-dua-penerjun-tni-au-di-halim-em6cMPJcbQ.jpg</image><title>Foto: Sindo</title></images><description>JAKARTA - Kepala Dinas Penerbangan TNI AU (Kadispenau), Marsma Dwi Badarmanto membeberkan kronologi meninggalnya dua penerjun dalam acara gladibersih HUT TNI AU ke-70. Ia membenarkan, dua dari ratusan prajurit tersebut mendarat tidak sempurna.
&quot;Iya betul jadi ada insiden. Tadi ada ratusan penerjun payung, diantaranya ada dua yang tidak sempurna saat terjun,&quot; ujar Dwi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (7/4/2016).
Penerjun yang pertama, tali parasutnya terbelit. Alhasil ia kesulitan untuk mengendalikan dan mendarat di atap rumah warga. &quot;Sudah dilarikan ke rumah sakit,&quot; imbuhnya.
Sementara satu penerjun lainnya, sempat mendarat dengan sempurna. Namun, lantaran angin yang kencang, ia terbentur terkena dampak tekanan angin.
&quot;Yang satu lagi itu mendarat sempurna, cuma saat mendarat anginnya gede jadi kena impact, terbentur,&quot; sambungnya.
(Baca juga: Dua Penerjun TNI AU yang Jatuh Tewas)
Kedua penerjun itupun meregang nyawa di RS Pusat TNI AU. &quot;Kita merayakan ultah TNI AU yang ke-70, ini gladiresiknya. Keadaannya dua-duanya di Rumah Sakit Pusat TNI AU, meninggal,&quot; tukasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Dinas Penerbangan TNI AU (Kadispenau), Marsma Dwi Badarmanto membeberkan kronologi meninggalnya dua penerjun dalam acara gladibersih HUT TNI AU ke-70. Ia membenarkan, dua dari ratusan prajurit tersebut mendarat tidak sempurna.
&quot;Iya betul jadi ada insiden. Tadi ada ratusan penerjun payung, diantaranya ada dua yang tidak sempurna saat terjun,&quot; ujar Dwi saat dikonfirmasi awak media, Kamis (7/4/2016).
Penerjun yang pertama, tali parasutnya terbelit. Alhasil ia kesulitan untuk mengendalikan dan mendarat di atap rumah warga. &quot;Sudah dilarikan ke rumah sakit,&quot; imbuhnya.
Sementara satu penerjun lainnya, sempat mendarat dengan sempurna. Namun, lantaran angin yang kencang, ia terbentur terkena dampak tekanan angin.
&quot;Yang satu lagi itu mendarat sempurna, cuma saat mendarat anginnya gede jadi kena impact, terbentur,&quot; sambungnya.
(Baca juga: Dua Penerjun TNI AU yang Jatuh Tewas)
Kedua penerjun itupun meregang nyawa di RS Pusat TNI AU. &quot;Kita merayakan ultah TNI AU yang ke-70, ini gladiresiknya. Keadaannya dua-duanya di Rumah Sakit Pusat TNI AU, meninggal,&quot; tukasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
