<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sultan Tahu Isu Menantunya Pakai Narkoba Empat Hari Lalu</title><description>Sultan mengaku mengetahui isu tersebut sejak empat hari lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/11/510/1359792/sultan-tahu-isu-menantunya-pakai-narkoba-empat-hari-lalu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/11/510/1359792/sultan-tahu-isu-menantunya-pakai-narkoba-empat-hari-lalu"/><item><title>Sultan Tahu Isu Menantunya Pakai Narkoba Empat Hari Lalu</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/11/510/1359792/sultan-tahu-isu-menantunya-pakai-narkoba-empat-hari-lalu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/11/510/1359792/sultan-tahu-isu-menantunya-pakai-narkoba-empat-hari-lalu</guid><pubDate>Senin 11 April 2016 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Markus Yuwono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/11/510/1359792/sultan-tahu-isu-menantunya-pakai-narkoba-empat-hari-lalu-h3kKYIRbIN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sultan Hamengku Buwono X (dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/11/510/1359792/sultan-tahu-isu-menantunya-pakai-narkoba-empat-hari-lalu-h3kKYIRbIN.jpg</image><title>Sultan Hamengku Buwono X (dok. Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Beberapa hari terakhir Yogyakarta dihebohkan dengan pesan berantai yang menyebutkan menantu Sultan HB X Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Wironegoro yang terlibat kasus narkoba.

Kabar penangkapan KPH Wironegoro itu ramai diberitakan melalui pesan singkat secara berantai. Berikut bunyi pesan itu: 'Menantu pertama Sultan HB ditangkap BNN. Namanya KPH Wironegoro (suami Gusti Pambayun). Penangkapan kemarin (9/4).'

Menanggapi hal itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku sudah mengkonfirmasi kasus tersebut kepada KPH Wironegoro. (Baca Juga: Menantu Sultan Pesta Sabu Ternyata Hoax)

&quot;Enggak sudah saya tanya enggak clear. Hanya isu,&quot; ujarnya, Senin (11/4/2016).

Sultan mengaku mengetahui isu tersebut empat hari lalu. Ia pun sudah mengetahui siapa pelakunya.  &quot;Kita tahu lah. Saya sudah tahu empat hari yang lalu kok. Kalau mau dipublish, nanti sudah ketemu yang bersangkutan. Percoyo to. Mungkinlah (konspirasi),&quot; ujarnya.

Disinggung kaitan pilkada 2017 mendatang, Raja Kraton Yogyakarta menampiknya. Sebab, ia melarang anggota keluarga Kraton maju dalam pilkada. Dan dirinya enggan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

&quot;Enggak, dia enggak mau maju. Ya pokoknya saya sudah tau kalau mau dipublish. Polisi sudah bantah. BNN sudah bantah. Endaklah (upaya hukum) nanti malah jadi masalah,&quot; ujarnya.

Sementara itu KPH Wironegoro kepada sejumlah wartawan mengaku tidak akan menanggapi pesan berantai tersebut. &quot;Maaf saya lebih baik diem dulu nggih,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Beberapa hari terakhir Yogyakarta dihebohkan dengan pesan berantai yang menyebutkan menantu Sultan HB X Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Wironegoro yang terlibat kasus narkoba.

Kabar penangkapan KPH Wironegoro itu ramai diberitakan melalui pesan singkat secara berantai. Berikut bunyi pesan itu: 'Menantu pertama Sultan HB ditangkap BNN. Namanya KPH Wironegoro (suami Gusti Pambayun). Penangkapan kemarin (9/4).'

Menanggapi hal itu, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku sudah mengkonfirmasi kasus tersebut kepada KPH Wironegoro. (Baca Juga: Menantu Sultan Pesta Sabu Ternyata Hoax)

&quot;Enggak sudah saya tanya enggak clear. Hanya isu,&quot; ujarnya, Senin (11/4/2016).

Sultan mengaku mengetahui isu tersebut empat hari lalu. Ia pun sudah mengetahui siapa pelakunya.  &quot;Kita tahu lah. Saya sudah tahu empat hari yang lalu kok. Kalau mau dipublish, nanti sudah ketemu yang bersangkutan. Percoyo to. Mungkinlah (konspirasi),&quot; ujarnya.

Disinggung kaitan pilkada 2017 mendatang, Raja Kraton Yogyakarta menampiknya. Sebab, ia melarang anggota keluarga Kraton maju dalam pilkada. Dan dirinya enggan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

&quot;Enggak, dia enggak mau maju. Ya pokoknya saya sudah tau kalau mau dipublish. Polisi sudah bantah. BNN sudah bantah. Endaklah (upaya hukum) nanti malah jadi masalah,&quot; ujarnya.

Sementara itu KPH Wironegoro kepada sejumlah wartawan mengaku tidak akan menanggapi pesan berantai tersebut. &quot;Maaf saya lebih baik diem dulu nggih,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
