<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Pasar Ikan Penjaringan Pilih Tinggal di Perahu</title><description>Sejumlah warga memilih mengungsi di atas perahu ketimbang menempati rumah susun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/12/338/1360518/warga-pasar-ikan-penjaringan-pilih-tinggal-di-perahu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/12/338/1360518/warga-pasar-ikan-penjaringan-pilih-tinggal-di-perahu"/><item><title>Warga Pasar Ikan Penjaringan Pilih Tinggal di Perahu</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/12/338/1360518/warga-pasar-ikan-penjaringan-pilih-tinggal-di-perahu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/12/338/1360518/warga-pasar-ikan-penjaringan-pilih-tinggal-di-perahu</guid><pubDate>Selasa 12 April 2016 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/12/338/1360518/warga-pasar-ikan-penjaringan-pilih-tinggal-di-perahu-lPEmSSdqKW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/12/338/1360518/warga-pasar-ikan-penjaringan-pilih-tinggal-di-perahu-lPEmSSdqKW.jpg</image><title>Foto: Achmad Fardiansyah/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pasca pengusuran di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, sejumlah warga memilih mengungsi di atas perahu ketimbang menempati rumah susun (Rusun) yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta.
&quot;Saya terpaksa mas tinggal di sini, kami belum ngurusnya,&quot; kata Abdul Qodir kepada Okezone, di pesisir Teluk Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Menurutnya, tinggal di perahu yang terapung-apung di atas air lebih baik ketimbang tinggal di rusun yang tidak layak pakai.
&quot;Apaan mending di sini ketahuan, disana enggak layak. Udah bocor ada keramik yang belum, nanti disuruh bayar lagi,&quot; tuturnya.
Meski demikian, dia tetap menerima rusun yang disediakan oleh pemerintah.
&quot;Ya mau gimana lagi, enggak mungkin juga anak istri setiap hari di perahu,&quot; tutupnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Pasca pengusuran di Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara, sejumlah warga memilih mengungsi di atas perahu ketimbang menempati rumah susun (Rusun) yang telah disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta.
&quot;Saya terpaksa mas tinggal di sini, kami belum ngurusnya,&quot; kata Abdul Qodir kepada Okezone, di pesisir Teluk Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Menurutnya, tinggal di perahu yang terapung-apung di atas air lebih baik ketimbang tinggal di rusun yang tidak layak pakai.
&quot;Apaan mending di sini ketahuan, disana enggak layak. Udah bocor ada keramik yang belum, nanti disuruh bayar lagi,&quot; tuturnya.
Meski demikian, dia tetap menerima rusun yang disediakan oleh pemerintah.
&quot;Ya mau gimana lagi, enggak mungkin juga anak istri setiap hari di perahu,&quot; tutupnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
