<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Minta Peraturan yang Memberatkan Nelayan Direvisi</title><description>Menurut Irwan, peraturan yang dievaluasi itu adalah mengenai kemudahan perizinan kapal nelayan lokal agar bisa diurus di provinsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/12/340/1361222/presiden-minta-peraturan-yang-memberatkan-nelayan-direvisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/12/340/1361222/presiden-minta-peraturan-yang-memberatkan-nelayan-direvisi"/><item><title>Presiden Minta Peraturan yang Memberatkan Nelayan Direvisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/12/340/1361222/presiden-minta-peraturan-yang-memberatkan-nelayan-direvisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/12/340/1361222/presiden-minta-peraturan-yang-memberatkan-nelayan-direvisi</guid><pubDate>Selasa 12 April 2016 21:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rus Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/12/340/1361222/presiden-minta-peraturan-yang-memberatkan-nelayan-direvisi-F4hU4G0jEM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/12/340/1361222/presiden-minta-peraturan-yang-memberatkan-nelayan-direvisi-F4hU4G0jEM.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>PADANG - Hasil pertemuan yang dilakukan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dengan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno membuahkan hasil yang sangat baik bagi nelayan Sumatera Barat.
&amp;ldquo;Presiden Jokowi sudah meminta Menteri Susi untuk melakukan evaluasi dan revisi mengenai beberapa Peraturan Menteri (Permen) yang selama ini meresahkan para nelayan Sumatera Barat,&amp;rdquo; kata Irwan Prayitno, Selasa (12/4/2016).
Menurut Irwan, peraturan yang dievaluasi dan direvisi itu adalah mengenai &amp;nbsp;kemudahan perizinan kapal-kapal nelayan lokal yang berkapasitas di atas 30 Gross Ton (GT), agar bisa diurus di provinsi, peraturan tentang batas wilayah tangkapan nelayan, peraturan untuk kemudahan lalu-lintas ekspor hasil tangkapan nelayan, dan beberapa peraturan lainnya.
&amp;ldquo;Beberapa kebijakan lainnya juga akan kami susun untuk memberi peluang peningkatan kesejahteraan para nelayan seoptimal mungkin,&amp;rdquo; ujarnya.
Irwan berharap, hal ini akan dievaluasi sesegera mungkin, dan peraturan teknis berupa Peraturan Menteri dan turunannya akan segera dikeluarkan. &amp;ldquo;Kami dan Dinas KKP Pemprov akan dengan intens menjadi mitra menteri dalam mengawal prosesnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>PADANG - Hasil pertemuan yang dilakukan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti dengan Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno membuahkan hasil yang sangat baik bagi nelayan Sumatera Barat.
&amp;ldquo;Presiden Jokowi sudah meminta Menteri Susi untuk melakukan evaluasi dan revisi mengenai beberapa Peraturan Menteri (Permen) yang selama ini meresahkan para nelayan Sumatera Barat,&amp;rdquo; kata Irwan Prayitno, Selasa (12/4/2016).
Menurut Irwan, peraturan yang dievaluasi dan direvisi itu adalah mengenai &amp;nbsp;kemudahan perizinan kapal-kapal nelayan lokal yang berkapasitas di atas 30 Gross Ton (GT), agar bisa diurus di provinsi, peraturan tentang batas wilayah tangkapan nelayan, peraturan untuk kemudahan lalu-lintas ekspor hasil tangkapan nelayan, dan beberapa peraturan lainnya.
&amp;ldquo;Beberapa kebijakan lainnya juga akan kami susun untuk memberi peluang peningkatan kesejahteraan para nelayan seoptimal mungkin,&amp;rdquo; ujarnya.
Irwan berharap, hal ini akan dievaluasi sesegera mungkin, dan peraturan teknis berupa Peraturan Menteri dan turunannya akan segera dikeluarkan. &amp;ldquo;Kami dan Dinas KKP Pemprov akan dengan intens menjadi mitra menteri dalam mengawal prosesnya,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
