<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Gempa Jepang Bertambah, Diiringi Erupsi Gunung Berapi</title><description>Gempa kedua Jepang menewaskan tujuh orang dan menyebabkan erupsi di Gunung Berapi Aso.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/16/18/1364591/korban-gempa-jepang-bertambah-diiringi-erupsi-gunung-berapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/16/18/1364591/korban-gempa-jepang-bertambah-diiringi-erupsi-gunung-berapi"/><item><title>Korban Gempa Jepang Bertambah, Diiringi Erupsi Gunung Berapi</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/16/18/1364591/korban-gempa-jepang-bertambah-diiringi-erupsi-gunung-berapi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/16/18/1364591/korban-gempa-jepang-bertambah-diiringi-erupsi-gunung-berapi</guid><pubDate>Sabtu 16 April 2016 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Silviana Dharma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/16/18/1364591/korban-gempa-jepang-bertambah-diiringi-erupsi-gunung-berapi-mDlz9yToib.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto erupsi di Gunung Berapi Aso di Jepang. (Foto: PA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/16/18/1364591/korban-gempa-jepang-bertambah-diiringi-erupsi-gunung-berapi-mDlz9yToib.jpg</image><title>Foto erupsi di Gunung Berapi Aso di Jepang. (Foto: PA)</title></images><description>KYUSHU &amp;ndash; Korban gempa dahsyat kedua berkekuatan 7,3 skala Richter (SR) yang mengguncang selatan Jepang bertambah menjadi tujuh orang. Hal itu ternyata juga diiringi erupsi kecil gunung berapi aktif di Kepulauan Kyushu yakni Gunung Aso.
Seperti diwartakan ITV, Sabtu (16/4/2016), Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan status siaga II yang berarti seluruh warga dilarang mendekati kawah Gunung Aso.
Bencana alam ini juga mengakibatkan lebih dari 470 warga Prefektur Kumamoto menderita luka-luka. Sebanyak 44 orang di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis sehingga perlu menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saisekai Kumamoto.
Dengan adanya gempa kedua ini, total korban yang diakumulasi dari gempa pertama menembus 16 orang tewas dan lebih dari 1.300 warga terluka. (Baca juga: Update Gempa Bumi Jepang, 9 Tewas 900 Luka)
Menanggapi gempa susulan yang terjadi hanya dalam kurun waktu dua hari setelah gempa 6,4 SR di Mashiki, Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe pun batal mengunjungi lokasi gempa pertama. Lantaran khawatir masih ada gempa susulan di wilayah yang sama lagi.
Selain Kumamoto, gempa juga menghampiri empat prefektur terdekat yakni Saga, Nagasaki, Oita, dan Yamaguchi. Akibatnya, puluhan rumah ambruk, jalan-jalan retak, aktivitas warga terhenti, demikian juga rutinitas perekenomian di kawasan tersebut menjadi terhenti. Lebih dari 200 ribu rumah tangga bahkan kehilangan pasokan listrik. (Baca juga: Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Jalanan Retak Warga Berhamburan)
Warga yang sudah dievakuasi terkait gempa baru yang tinggal di sekitar Desa Nishihara. Hal ini dilakukan berdasarkan imbauan Badan Meteorologi Jepang yang memprediksi gempa masih akan berlanjut di sekitar prefektur tersebut.
Menteri Pertahanan Jepang memastikan 20 ribu tentara akan disebar untuk membantu proses evakuasi bencana ini.</description><content:encoded>KYUSHU &amp;ndash; Korban gempa dahsyat kedua berkekuatan 7,3 skala Richter (SR) yang mengguncang selatan Jepang bertambah menjadi tujuh orang. Hal itu ternyata juga diiringi erupsi kecil gunung berapi aktif di Kepulauan Kyushu yakni Gunung Aso.
Seperti diwartakan ITV, Sabtu (16/4/2016), Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan status siaga II yang berarti seluruh warga dilarang mendekati kawah Gunung Aso.
Bencana alam ini juga mengakibatkan lebih dari 470 warga Prefektur Kumamoto menderita luka-luka. Sebanyak 44 orang di antaranya dilaporkan berada dalam kondisi kritis sehingga perlu menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saisekai Kumamoto.
Dengan adanya gempa kedua ini, total korban yang diakumulasi dari gempa pertama menembus 16 orang tewas dan lebih dari 1.300 warga terluka. (Baca juga: Update Gempa Bumi Jepang, 9 Tewas 900 Luka)
Menanggapi gempa susulan yang terjadi hanya dalam kurun waktu dua hari setelah gempa 6,4 SR di Mashiki, Perdana Menteri (PM) Shinzo Abe pun batal mengunjungi lokasi gempa pertama. Lantaran khawatir masih ada gempa susulan di wilayah yang sama lagi.
Selain Kumamoto, gempa juga menghampiri empat prefektur terdekat yakni Saga, Nagasaki, Oita, dan Yamaguchi. Akibatnya, puluhan rumah ambruk, jalan-jalan retak, aktivitas warga terhenti, demikian juga rutinitas perekenomian di kawasan tersebut menjadi terhenti. Lebih dari 200 ribu rumah tangga bahkan kehilangan pasokan listrik. (Baca juga: Gempa Dahsyat Guncang Jepang, Jalanan Retak Warga Berhamburan)
Warga yang sudah dievakuasi terkait gempa baru yang tinggal di sekitar Desa Nishihara. Hal ini dilakukan berdasarkan imbauan Badan Meteorologi Jepang yang memprediksi gempa masih akan berlanjut di sekitar prefektur tersebut.
Menteri Pertahanan Jepang memastikan 20 ribu tentara akan disebar untuk membantu proses evakuasi bencana ini.</content:encoded></item></channel></rss>
