<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Loyalis Djan: Pelempar Bom Molotov Tabligh Akbar Teroris!</title><description>Menurut Dimyati, hingga saat ini belum diketahui pelaku pelempar bom  molotov tersebut. Meskipun menurutnya mudah untuk mendeteksi pelaku.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/18/337/1365570/loyalis-djan-pelempar-bom-molotov-tabligh-akbar-teroris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/18/337/1365570/loyalis-djan-pelempar-bom-molotov-tabligh-akbar-teroris"/><item><title>Loyalis Djan: Pelempar Bom Molotov Tabligh Akbar Teroris!</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/18/337/1365570/loyalis-djan-pelempar-bom-molotov-tabligh-akbar-teroris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/18/337/1365570/loyalis-djan-pelempar-bom-molotov-tabligh-akbar-teroris</guid><pubDate>Senin 18 April 2016 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/18/337/1365570/loyalis-djan-pelempar-bom-molotov-tabligh-akbar-teroris-yWu2rVsENS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/18/337/1365570/loyalis-djan-pelempar-bom-molotov-tabligh-akbar-teroris-yWu2rVsENS.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Acara tabligh akbar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di bawah Ketua Umum Djan Faridz berakhir tragis setelah salah satu simpatisan tewas karena terkena ledakan bom molotov yang dilempar oleh orang tak dikenal.
Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah menganggap aksi tersebut tak ada bedanya dengan terorisme. Dia pun mengutuk aksi main serang dengan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang itu.
&quot;Cara-cara seperti itu kok seperti cara-cara teroris? Itu sangat biadab dan saya sangat mengutuk. Enggak boleh main bunuh-membunuh seperti itu. Ini negara hukum, harusnya koridornya hukum, bukan cara-cara kekuasaan, bukan cara menyimpang dari hukum yang ada,&quot; kata Dimyati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/4/2016).
Menurut Dimyati, hingga saat ini belum diketahui pelaku pelempar bom molotov tersebut. Meskipun menurutnya mudah untuk mendeteksi pelaku.
&quot;Nanti (pihaknya akan melaporkan ke polisi). Pertama kan keluarga korban yang akan melaporkan, saya berharap dapat segera bertemu (dengan keluarga),&quot; kata Dimyati.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2016/04/04/24212/151057_medium.jpg&quot; alt=&quot;PPP Djan Faridz Tolak Muktamar Islah&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya, acara yang dihadiri Ketua Umum PPP H Djan Faridz dan  Ketua DPW PPP Yogyakarta H. Syukri Fadholi serta puluhan ribu massa di  lapangan Dengung Sleman, Minggu 17 April 2016 sempat berlangsung gegap  gempita.
Namun di akhir acara, seorang tak diketahui identitasnya  melemparkan bom molotov ke arah iring-iringan jamaah yang hendak pulang.  Satu orang tewas dan beberapa di antaranya luka-luka akibat kejadian  itu. Korban luka dibawa ke RSUD Sardjito Yogyakarta untuk mendapat  perawatan intensif.</description><content:encoded>JAKARTA - Acara tabligh akbar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di bawah Ketua Umum Djan Faridz berakhir tragis setelah salah satu simpatisan tewas karena terkena ledakan bom molotov yang dilempar oleh orang tak dikenal.
Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah menganggap aksi tersebut tak ada bedanya dengan terorisme. Dia pun mengutuk aksi main serang dengan kekerasan yang menghilangkan nyawa seseorang itu.
&quot;Cara-cara seperti itu kok seperti cara-cara teroris? Itu sangat biadab dan saya sangat mengutuk. Enggak boleh main bunuh-membunuh seperti itu. Ini negara hukum, harusnya koridornya hukum, bukan cara-cara kekuasaan, bukan cara menyimpang dari hukum yang ada,&quot; kata Dimyati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (18/4/2016).
Menurut Dimyati, hingga saat ini belum diketahui pelaku pelempar bom molotov tersebut. Meskipun menurutnya mudah untuk mendeteksi pelaku.
&quot;Nanti (pihaknya akan melaporkan ke polisi). Pertama kan keluarga korban yang akan melaporkan, saya berharap dapat segera bertemu (dengan keluarga),&quot; kata Dimyati.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2016/04/04/24212/151057_medium.jpg&quot; alt=&quot;PPP Djan Faridz Tolak Muktamar Islah&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sebelumnya, acara yang dihadiri Ketua Umum PPP H Djan Faridz dan  Ketua DPW PPP Yogyakarta H. Syukri Fadholi serta puluhan ribu massa di  lapangan Dengung Sleman, Minggu 17 April 2016 sempat berlangsung gegap  gempita.
Namun di akhir acara, seorang tak diketahui identitasnya  melemparkan bom molotov ke arah iring-iringan jamaah yang hendak pulang.  Satu orang tewas dan beberapa di antaranya luka-luka akibat kejadian  itu. Korban luka dibawa ke RSUD Sardjito Yogyakarta untuk mendapat  perawatan intensif.</content:encoded></item></channel></rss>
