<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Korban Penjualan Organ, Jasad TKI Datang Penuh Jahitan</title><description>Jasad seorang TKI asal Kotafoun dipulangkan dari Malaysia pada tanggal 9 April lalu dengan  sekujur tubuh penuh jahitan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/18/340/1366295/diduga-korban-penjualan-organ-jasad-tki-datang-penuh-jahitan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/18/340/1366295/diduga-korban-penjualan-organ-jasad-tki-datang-penuh-jahitan"/><item><title>Diduga Korban Penjualan Organ, Jasad TKI Datang Penuh Jahitan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/18/340/1366295/diduga-korban-penjualan-organ-jasad-tki-datang-penuh-jahitan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/18/340/1366295/diduga-korban-penjualan-organ-jasad-tki-datang-penuh-jahitan</guid><pubDate>Senin 18 April 2016 23:29 WIB</pubDate><dc:creator>Sefnat Besie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/18/340/1366295/diduga-korban-penjualan-organ-jasad-tki-datang-penuh-jahitan-qn6w64pK3V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/18/340/1366295/diduga-korban-penjualan-organ-jasad-tki-datang-penuh-jahitan-qn6w64pK3V.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. Okezone)</title></images><description>KEFAMENANU - Jasad seorang TKI asal Kotafoun, Kecamatan Biboki Utara,  Timor Tengah Utara,  NTT dipulangkan dari Malaysia pada tanggal 9 April lalu dengan sekujur tubuh penuh jahitan.

Pihak keluarga yang tak terima dan menduga organ tubuh Dolfina Abuk (30) dicuri untuk dijual di Malaysia akhirnya mengadukan hal itu ke pimpinan daerah atau Bupati Timor Tengah Utara.

Adrianus Magnus Kobesi, SH, pendamping hukum keluarga korban mengatakan hal yang menjadi aneh pada pengiriman jasad TKI itu adalah hanya dalam waktu sangat singkat, yakni meninggal tanggal 7 April, kemudian tanggal 8 April agen mengurus dokumen kematian dan tanggal 9 April pagi diterbangkan dari Malaysia.

&amp;ldquo;Yang kita heran kok bisa secepat itu, dalam sehari diterbangkan dari Malaysia kemudian pada jam 11 malam tanggal 9 April jasad korban sudah tiba di kampung halaman di Kotafoun, kita duga sengaja dikirim begitu cepat agar tidak dipantau media,&amp;rdquo; ucap Adrianus Magnus Kobesi, Senin (18/04/2016).

Sementara itu, ayah kandung korban Mikael Bere Tae mengaku sangat kecewa, sebab saat jasad anaknya dibuka ternyata sekujur tubuhnya penuh jahitan. Kuat dugaan organ tubuhnya sudah dicuri.

&amp;ldquo;Kita datang lapor ke Bupati kemudian ke polisi lagi untuk bisa usut tuntas kasus ini sebab tidak manusiawi,&amp;rdquo; kesal Mikael saat ditemui di kantor Polisi.
</description><content:encoded>KEFAMENANU - Jasad seorang TKI asal Kotafoun, Kecamatan Biboki Utara,  Timor Tengah Utara,  NTT dipulangkan dari Malaysia pada tanggal 9 April lalu dengan sekujur tubuh penuh jahitan.

Pihak keluarga yang tak terima dan menduga organ tubuh Dolfina Abuk (30) dicuri untuk dijual di Malaysia akhirnya mengadukan hal itu ke pimpinan daerah atau Bupati Timor Tengah Utara.

Adrianus Magnus Kobesi, SH, pendamping hukum keluarga korban mengatakan hal yang menjadi aneh pada pengiriman jasad TKI itu adalah hanya dalam waktu sangat singkat, yakni meninggal tanggal 7 April, kemudian tanggal 8 April agen mengurus dokumen kematian dan tanggal 9 April pagi diterbangkan dari Malaysia.

&amp;ldquo;Yang kita heran kok bisa secepat itu, dalam sehari diterbangkan dari Malaysia kemudian pada jam 11 malam tanggal 9 April jasad korban sudah tiba di kampung halaman di Kotafoun, kita duga sengaja dikirim begitu cepat agar tidak dipantau media,&amp;rdquo; ucap Adrianus Magnus Kobesi, Senin (18/04/2016).

Sementara itu, ayah kandung korban Mikael Bere Tae mengaku sangat kecewa, sebab saat jasad anaknya dibuka ternyata sekujur tubuhnya penuh jahitan. Kuat dugaan organ tubuhnya sudah dicuri.

&amp;ldquo;Kita datang lapor ke Bupati kemudian ke polisi lagi untuk bisa usut tuntas kasus ini sebab tidak manusiawi,&amp;rdquo; kesal Mikael saat ditemui di kantor Polisi.
</content:encoded></item></channel></rss>
