<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Telisik Pertemuan Aguan dengan Pimpinan DPRD DKI</title><description>KPK akan mendalami pertemuan yang dilakukan antara bos Agung Sedayu Group Aguan dengan sejumlah anggota DPRD DKI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/19/337/1367221/kpk-telisik-pertemuan-aguan-dengan-pimpinan-dprd-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/19/337/1367221/kpk-telisik-pertemuan-aguan-dengan-pimpinan-dprd-dki"/><item><title>KPK Telisik Pertemuan Aguan dengan Pimpinan DPRD DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/19/337/1367221/kpk-telisik-pertemuan-aguan-dengan-pimpinan-dprd-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/19/337/1367221/kpk-telisik-pertemuan-aguan-dengan-pimpinan-dprd-dki</guid><pubDate>Selasa 19 April 2016 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Feri Agus Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/19/337/1367221/kpk-telisik-pertemuan-aguan-dengan-pimpinan-dprd-dki-cFElkJfCor.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/19/337/1367221/kpk-telisik-pertemuan-aguan-dengan-pimpinan-dprd-dki-cFElkJfCor.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami pertemuan yang dilakukan antara bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan dengan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta yang digelar di rumahnya, di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
&quot;Kalau ada dugaan dan juga disebutkan pihak-pihak yang lain, yang sudah memberikan keterangan (soal pertemuan Aguan dengan anggota DPRD DKI) itu akan didalami oleh penyidik,&quot; kata Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).
Namun, Yuyuk belum mengetahui apakah soal pertemuan tersebut dikonfirmasi oleh penyidik kepada Aguan yang hari ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI, M Sanusi.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2016/04/11/24347/151878_medium.jpg&quot; alt=&quot;KPK Periksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kalau soal pertemuan (apakah ditanyakan penyidik) saya belum dapat konfirmasi,&quot; tukas dia.
Seperti diketahui, para anggota dewan yang turut hadir dalam pertemuan dengan Aguan yakni Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik, anggota Badan Legislasi Muhammad (Ongen) Sangaji, Ketua Panitia Khusus Reklamasi Selamat Nurdin, dan Sanusi.
Taufik saat menjalani pemeriksaan pada Senin 18 April 2016 tak  membantah soal adanya pertemuan dengan Aguan bersama koleganya di dewan  ibu kota itu. Namun, kakak kandung Sanusi ini meminta agar soal  pertemuan dengan Aguan ditanyakan kepada Prasetyo.
Taufik pun enggan membeberkan mengenai isi pertemuan tersebut.  Sementara itu, Aguan yang selesai menjalani pemeriksaan sore tadi hanya  tersenyum saat disinggung ihwal pertemuannya dengan para legislator yang  dilakukan di rumahnya tersebut.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka   dalam kasus dugaan suap pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan   Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana   Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.&amp;lrm;
Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi,   Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro, dan Presiden Direktur PT   APL Ariesman Widjaja.&amp;lrm; Sanusi diduga telah menerima suap sebesar Rp2   miliar dari Ariesman Widjaja melalui Trinanda.
</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami pertemuan yang dilakukan antara bos Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan dengan sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta yang digelar di rumahnya, di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
&quot;Kalau ada dugaan dan juga disebutkan pihak-pihak yang lain, yang sudah memberikan keterangan (soal pertemuan Aguan dengan anggota DPRD DKI) itu akan didalami oleh penyidik,&quot; kata Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).
Namun, Yuyuk belum mengetahui apakah soal pertemuan tersebut dikonfirmasi oleh penyidik kepada Aguan yang hari ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Ketua Komisi D DPRD DKI, M Sanusi.

&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2016/04/11/24347/151878_medium.jpg&quot; alt=&quot;KPK Periksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Kalau soal pertemuan (apakah ditanyakan penyidik) saya belum dapat konfirmasi,&quot; tukas dia.
Seperti diketahui, para anggota dewan yang turut hadir dalam pertemuan dengan Aguan yakni Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik, anggota Badan Legislasi Muhammad (Ongen) Sangaji, Ketua Panitia Khusus Reklamasi Selamat Nurdin, dan Sanusi.
Taufik saat menjalani pemeriksaan pada Senin 18 April 2016 tak  membantah soal adanya pertemuan dengan Aguan bersama koleganya di dewan  ibu kota itu. Namun, kakak kandung Sanusi ini meminta agar soal  pertemuan dengan Aguan ditanyakan kepada Prasetyo.
Taufik pun enggan membeberkan mengenai isi pertemuan tersebut.  Sementara itu, Aguan yang selesai menjalani pemeriksaan sore tadi hanya  tersenyum saat disinggung ihwal pertemuannya dengan para legislator yang  dilakukan di rumahnya tersebut.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka   dalam kasus dugaan suap pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan   Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana   Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.&amp;lrm;
Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi,   Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro, dan Presiden Direktur PT   APL Ariesman Widjaja.&amp;lrm; Sanusi diduga telah menerima suap sebesar Rp2   miliar dari Ariesman Widjaja melalui Trinanda.
</content:encoded></item></channel></rss>
