<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocoran Buzzer Panduan Debat Bukti Ketakutan Ahokers</title><description>Ucok Sky Khadafi menilai adanya ketakutan dari para Ahokers (pendukung  Ahok) jika idolanya tersebut terganjal dalam Pilgub 2017 mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/19/338/1366363/bocoran-buzzer-panduan-debat-bukti-ketakutan-ahokers</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/19/338/1366363/bocoran-buzzer-panduan-debat-bukti-ketakutan-ahokers"/><item><title>Bocoran Buzzer Panduan Debat Bukti Ketakutan Ahokers</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/19/338/1366363/bocoran-buzzer-panduan-debat-bukti-ketakutan-ahokers</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/19/338/1366363/bocoran-buzzer-panduan-debat-bukti-ketakutan-ahokers</guid><pubDate>Selasa 19 April 2016 06:06 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Anwar Khoemaeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/19/338/1366363/bocoran-buzzer-panduan-debat-bukti-ketakutan-ahokers-NqFdLd1H0J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panduan debat teman Ahok yang beredar di Twitter (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/19/338/1366363/bocoran-buzzer-panduan-debat-bukti-ketakutan-ahokers-NqFdLd1H0J.jpg</image><title>Panduan debat teman Ahok yang beredar di Twitter (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Pengguna media sosial sempat dihebohkan dengan beredarkan buzzer panduan debat Teman Ahok terkait RS Sumber Waras di dunia maya. Menanggapi hal tersebut, Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Ucok Sky Khadafi menilai adanya ketakutan dari para Ahokers (pendukung Ahok) jika idolanya tersebut terganjal dalam Pilgub 2017 mendatang.

&quot;Ya ini (bocoran jawaban) adalah ketakutan Ahokers,&quot; ujar Ucok kepada Okezone, Selasa (19/4/2016).

Sebab itu, Ucok mengimbau agar para pendukung Ahok menggunakan rasionalitas sebelum benar-benar menggunakan hak pilihnya untuk pesta demokrasi di Ibu Kota. Bahkan, ia mempertanyakan, jika memang Ahok pemimpin yang bersih, mantan Bupati Belitung Timur itu tidak akan tersandera dengan kasus RS Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta.

&quot;Saya sih pesen. pendukung Ahok harus objektif pakai rasionalitas. Kalau memang bersih, Pemda ini kenapa ini terjadi Sumber Waras, Reklamasi,&quot; imbuhnya.

Ucok menambahkan, jika dukungan dilakukan dengan fanatisme buta, justru bisa merusak Pemda DKI itu sendiri. &quot;Kalau tidak pakai otak, rasional, masih pakai fanatisme, tidak akan bisa memperbaiki Pemda DKI malah ini akan merusak,&quot; tukasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pengguna media sosial sempat dihebohkan dengan beredarkan buzzer panduan debat Teman Ahok terkait RS Sumber Waras di dunia maya. Menanggapi hal tersebut, Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Ucok Sky Khadafi menilai adanya ketakutan dari para Ahokers (pendukung Ahok) jika idolanya tersebut terganjal dalam Pilgub 2017 mendatang.

&quot;Ya ini (bocoran jawaban) adalah ketakutan Ahokers,&quot; ujar Ucok kepada Okezone, Selasa (19/4/2016).

Sebab itu, Ucok mengimbau agar para pendukung Ahok menggunakan rasionalitas sebelum benar-benar menggunakan hak pilihnya untuk pesta demokrasi di Ibu Kota. Bahkan, ia mempertanyakan, jika memang Ahok pemimpin yang bersih, mantan Bupati Belitung Timur itu tidak akan tersandera dengan kasus RS Sumber Waras dan Reklamasi Teluk Jakarta.

&quot;Saya sih pesen. pendukung Ahok harus objektif pakai rasionalitas. Kalau memang bersih, Pemda ini kenapa ini terjadi Sumber Waras, Reklamasi,&quot; imbuhnya.

Ucok menambahkan, jika dukungan dilakukan dengan fanatisme buta, justru bisa merusak Pemda DKI itu sendiri. &quot;Kalau tidak pakai otak, rasional, masih pakai fanatisme, tidak akan bisa memperbaiki Pemda DKI malah ini akan merusak,&quot; tukasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
