<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hamili Remaja, Kepala Desa Dituntut Mundur</title><description>Selain menuntut mundur, warga juga menyegel kantor desa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/20/525/1368358/hamili-remaja-kepala-desa-dituntut-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/20/525/1368358/hamili-remaja-kepala-desa-dituntut-mundur"/><item><title>Hamili Remaja, Kepala Desa Dituntut Mundur</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/20/525/1368358/hamili-remaja-kepala-desa-dituntut-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/20/525/1368358/hamili-remaja-kepala-desa-dituntut-mundur</guid><pubDate>Rabu 20 April 2016 22:47 WIB</pubDate><dc:creator>Dwi Ayu Artantiani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/20/525/1368358/hamili-remaja-kepala-desa-dituntut-mundur-OVHlVoDttJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi warga menyegel Kantor Desa Ender (Dwi Ayu/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/20/525/1368358/hamili-remaja-kepala-desa-dituntut-mundur-OVHlVoDttJ.jpg</image><title>Aksi warga menyegel Kantor Desa Ender (Dwi Ayu/Okezone)</title></images><description>CIREBON - Ratusan warga menyegel Kantor Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Hal itu dilakukan menyusul adanya dugaan pencabulan yang dilakukan kepala desa setempat berinisial AA, terhadap perempuan dibawah umur hingga hamil dan kemudian dipaksa untuk menggugurkan kandungan.
Dalam aksinya, warga menuntut AA mengundurkan diri dari kepala desa dan diproses secara hukum. Kantor desa pun terlihat dipadati warga yang geram dengan ulah kepala desa yang dianggap mencemarkan nama baik kampung.
&quot;Kami malu mempunyai kepala desa seperti itu. Copot dan tangkap. Sangat memalukan Desa Ender, apalagi di sini ada pesantren,&quot; ujar seorang tokoh masyarakat, Dori (44) dalam orasinya, Rabu (20/4/2016).
Farhan (35) warga lainnya mengatakan, sebagai orangtua yang memiliki anak perempuan, ia merasa khawatir dengan perilaku kepala desa tersebut. Ia mengimbau kepada ibu-ibu yang mempunyai anak perempuan agar dijaga dan diawasi.
&quot;Pokoknya harus turun. Kami malu punya kepala desa seperti itu,&quot; ungkanya.

</description><content:encoded>CIREBON - Ratusan warga menyegel Kantor Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Hal itu dilakukan menyusul adanya dugaan pencabulan yang dilakukan kepala desa setempat berinisial AA, terhadap perempuan dibawah umur hingga hamil dan kemudian dipaksa untuk menggugurkan kandungan.
Dalam aksinya, warga menuntut AA mengundurkan diri dari kepala desa dan diproses secara hukum. Kantor desa pun terlihat dipadati warga yang geram dengan ulah kepala desa yang dianggap mencemarkan nama baik kampung.
&quot;Kami malu mempunyai kepala desa seperti itu. Copot dan tangkap. Sangat memalukan Desa Ender, apalagi di sini ada pesantren,&quot; ujar seorang tokoh masyarakat, Dori (44) dalam orasinya, Rabu (20/4/2016).
Farhan (35) warga lainnya mengatakan, sebagai orangtua yang memiliki anak perempuan, ia merasa khawatir dengan perilaku kepala desa tersebut. Ia mengimbau kepada ibu-ibu yang mempunyai anak perempuan agar dijaga dan diawasi.
&quot;Pokoknya harus turun. Kami malu punya kepala desa seperti itu,&quot; ungkanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
