<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Korban Pemenggalan ISIS Tuntut Suriah Rp1,2 Triliun</title><description>Keluarga korban pemenggalan ISIS tuntut Suriah Rp1,2 triliun&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/21/18/1369012/keluarga-korban-pemenggalan-isis-tuntut-suriah-rp1-2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/21/18/1369012/keluarga-korban-pemenggalan-isis-tuntut-suriah-rp1-2-triliun"/><item><title>Keluarga Korban Pemenggalan ISIS Tuntut Suriah Rp1,2 Triliun</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/21/18/1369012/keluarga-korban-pemenggalan-isis-tuntut-suriah-rp1-2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/21/18/1369012/keluarga-korban-pemenggalan-isis-tuntut-suriah-rp1-2-triliun</guid><pubDate>Kamis 21 April 2016 18:16 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/21/18/1369012/keluarga-korban-pemenggalan-isis-tuntut-suriah-rp1-2-triliun-tCokda4PTU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Suriah Bashar al Assad (Foto: SANA/Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/21/18/1369012/keluarga-korban-pemenggalan-isis-tuntut-suriah-rp1-2-triliun-tCokda4PTU.jpg</image><title>Presiden Suriah Bashar al Assad (Foto: SANA/Reuters)</title></images><description>WASHINGTON &amp;ndash; Keluarga jurnalis asal Amerika Serikat (AS), Steven Sotloff, menuntut ganti rugi senilai USD90 juta atau Rp1,2 triliun ke Pemerintah Suriah. Sotloff adalah korban pemenggalan kelompok militan ISIS pada September 2014.
Dalam gugatan yang diajukan Senin 18 April 2016 itu, orangtua serta adik perempuan Sotloff menyebut Pemerintah Suriah menyediakan dukungan persenjataan ke ISIS sehingga orang yang mereka kasihi dipenggal. Sotloff diketahui memasuki Suriah pada Agustus 2013 dari Turki. Ia ditangkap ISIS ketika berkelana di Aleppo, Suriah.
Dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Washington, AS, mereka berpendapat pemerintahan Presiden Bashar al Assad berandil besar atas terciptanya kelompok militan ISIS selama perang sipil di Suriah. Mereka menuding eksekusi Sotloff mengalihkan perhatian negara-negara Barat untuk menjatuhkan Assad dari posisinya sebagai presiden.
&amp;ldquo;Dukungan material Suriah ke ISIS menyebabkan penculikan dan pembunuhan Steven Sotloff,&amp;rdquo; isi tuntutan keluarga Sotloff, seperti dimuat Middle East Online, Kamis (21/4/2016). Gugatan itu menyatakan Pemerintah Suriah menyediakan dukungan finansial, material, militer, dan intelijen untuk ISIS.
Gugatan tersebut juga menyertakan catatan kaki berisi kutipan dari pejabat AS serta Inggris yang menegaskan bahwa Assad dan ISIS pada faktanya saling bekerja sama. Assad disebut membeli minyak curian dari ISIS. Dengan cara itulah kedua pihak saling menguntungkan satu sama lain.
Keluarga Sotloff yakin jika Pemerintah Suriah dapat digugat melalui Pengadilan Federal AS. Namun, tidak diketahui bagaimana cara Suriah membayar tuntutan tersebut jika gugatan keluarga Sotloff dimenangkan pengadilan.
</description><content:encoded>WASHINGTON &amp;ndash; Keluarga jurnalis asal Amerika Serikat (AS), Steven Sotloff, menuntut ganti rugi senilai USD90 juta atau Rp1,2 triliun ke Pemerintah Suriah. Sotloff adalah korban pemenggalan kelompok militan ISIS pada September 2014.
Dalam gugatan yang diajukan Senin 18 April 2016 itu, orangtua serta adik perempuan Sotloff menyebut Pemerintah Suriah menyediakan dukungan persenjataan ke ISIS sehingga orang yang mereka kasihi dipenggal. Sotloff diketahui memasuki Suriah pada Agustus 2013 dari Turki. Ia ditangkap ISIS ketika berkelana di Aleppo, Suriah.
Dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Negeri Washington, AS, mereka berpendapat pemerintahan Presiden Bashar al Assad berandil besar atas terciptanya kelompok militan ISIS selama perang sipil di Suriah. Mereka menuding eksekusi Sotloff mengalihkan perhatian negara-negara Barat untuk menjatuhkan Assad dari posisinya sebagai presiden.
&amp;ldquo;Dukungan material Suriah ke ISIS menyebabkan penculikan dan pembunuhan Steven Sotloff,&amp;rdquo; isi tuntutan keluarga Sotloff, seperti dimuat Middle East Online, Kamis (21/4/2016). Gugatan itu menyatakan Pemerintah Suriah menyediakan dukungan finansial, material, militer, dan intelijen untuk ISIS.
Gugatan tersebut juga menyertakan catatan kaki berisi kutipan dari pejabat AS serta Inggris yang menegaskan bahwa Assad dan ISIS pada faktanya saling bekerja sama. Assad disebut membeli minyak curian dari ISIS. Dengan cara itulah kedua pihak saling menguntungkan satu sama lain.
Keluarga Sotloff yakin jika Pemerintah Suriah dapat digugat melalui Pengadilan Federal AS. Namun, tidak diketahui bagaimana cara Suriah membayar tuntutan tersebut jika gugatan keluarga Sotloff dimenangkan pengadilan.
</content:encoded></item></channel></rss>
