<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Kebanjiran Pendaftar Bakal Cagub DKI</title><description>Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah membuka penjaringan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/24/338/1371399/pdip-kebanjiran-pendaftar-bakal-cagub-dki</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/24/338/1371399/pdip-kebanjiran-pendaftar-bakal-cagub-dki"/><item><title>PDIP Kebanjiran Pendaftar Bakal Cagub DKI</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/24/338/1371399/pdip-kebanjiran-pendaftar-bakal-cagub-dki</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/24/338/1371399/pdip-kebanjiran-pendaftar-bakal-cagub-dki</guid><pubDate>Minggu 24 April 2016 20:26 WIB</pubDate><dc:creator>Gunawan Wibisono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/24/338/1371399/pdip-kebanjiran-pendaftar-bakal-cagub-dki-TD5i4539ML.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/24/338/1371399/pdip-kebanjiran-pendaftar-bakal-cagub-dki-TD5i4539ML.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah membuka penjaringan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017. Hingga saat ini setidaknya sudah ada 23 nama yang mendaftar dan kemungkinan angka pendaftar akan terus bertambah hingga 2017.
&quot;&amp;lrm;Per hari, dua hari lalu yang daftar sudah 23 orang. Mungkin bertambah jumlahnya,&quot; ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah di sela-sela Rakor Kemaritiman di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (24/4/2016).
Anggota Komisi III DPR itu menambahkan, nantinya nama-nama tersebut akan dilakukan survei internal untuk mengetahui elektabilitasnya, sebelum resmi diusung untuk berkompetisi menjadi DKI 1.
(Baca juga: Ditanya Pilgub, Ganjar: Saya Ini Gubernur Orang Kampung)
&quot;Kemudian tahapan survei. PDIP ada survei internal dan survei ekstenal. Baru tahap akhir&amp;lrm; penetapan,&quot; katanya.
Kendati demikian, PDIP tetap membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain untuk mengsung calon gubernur DKI Jakarta. Di mana koalisi PDIP untuk mengusung kepala daerah juga diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia.
&quot;Kemungkinan kerjasama dengan parpol lain itu tetap terbuka. Apalagi di daerah juga saling kerjasama dengan satu sama lain kepala-kepala daerahnya. Ada PDIP dengan Golkar, dengan PAN, dengan Nasdem, dan lain,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah membuka penjaringan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta pada 2017. Hingga saat ini setidaknya sudah ada 23 nama yang mendaftar dan kemungkinan angka pendaftar akan terus bertambah hingga 2017.
&quot;&amp;lrm;Per hari, dua hari lalu yang daftar sudah 23 orang. Mungkin bertambah jumlahnya,&quot; ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah di sela-sela Rakor Kemaritiman di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (24/4/2016).
Anggota Komisi III DPR itu menambahkan, nantinya nama-nama tersebut akan dilakukan survei internal untuk mengetahui elektabilitasnya, sebelum resmi diusung untuk berkompetisi menjadi DKI 1.
(Baca juga: Ditanya Pilgub, Ganjar: Saya Ini Gubernur Orang Kampung)
&quot;Kemudian tahapan survei. PDIP ada survei internal dan survei ekstenal. Baru tahap akhir&amp;lrm; penetapan,&quot; katanya.
Kendati demikian, PDIP tetap membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain untuk mengsung calon gubernur DKI Jakarta. Di mana koalisi PDIP untuk mengusung kepala daerah juga diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia.
&quot;Kemungkinan kerjasama dengan parpol lain itu tetap terbuka. Apalagi di daerah juga saling kerjasama dengan satu sama lain kepala-kepala daerahnya. Ada PDIP dengan Golkar, dengan PAN, dengan Nasdem, dan lain,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
