<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Terus Selidiki Pertemuan Pimpinan DPRD dengan Aguan</title><description>Menurut Saut, kasus dugaan suap pembahasan Raperda reklamasi, bisa saja dikembangkan berdasarkan temuan-temuan dari pertemuan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/25/337/1372024/kpk-terus-selidiki-pertemuan-pimpinan-dprd-dengan-aguan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/25/337/1372024/kpk-terus-selidiki-pertemuan-pimpinan-dprd-dengan-aguan"/><item><title>KPK Terus Selidiki Pertemuan Pimpinan DPRD dengan Aguan</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/25/337/1372024/kpk-terus-selidiki-pertemuan-pimpinan-dprd-dengan-aguan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/25/337/1372024/kpk-terus-selidiki-pertemuan-pimpinan-dprd-dengan-aguan</guid><pubDate>Senin 25 April 2016 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Feri Agus Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/25/337/1372024/kpk-terus-selidiki-pertemuan-pimpinan-dprd-dengan-aguan-eD5HAsH49m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/25/337/1372024/kpk-terus-selidiki-pertemuan-pimpinan-dprd-dengan-aguan-eD5HAsH49m.jpg</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menegaskan, pihaknya masih mendalami pertemuan sejumlah Pimpinan DPRD DKl Jakarta dengan bos Agung Sedayu Group, Sugiyanto Kusuma alias Aguan. 
Pasalnya, pertemuan tersebut masih berkaitan dengan pengusutan kasus dugaan suap terkait pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Reklamasi Teluk Jakarta.
&quot;Apa isi pertemuan itu masih didalami oleh penyelidik, tapi dipercaya pertemuan tersebut merupakan rangkaian pertemuan proses dan penyertaan masing-masing pihak terkait konstruksi kasus,&quot; kata Saut saat dikonfirmasi awak media, Senin (25/4/2016).
Pertemuan yang berlangsung di rumah Aguan ini disebut-sebut dihadiri sejumlah Pimpinan DPRD, diantaranya Ketua DPRD, Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik, Anggota Balegda, Mohamad (Ongen)Sangaji, Ketua Komisi D DPRD, Mohamad Sanusi serta Ketua Pansus Reklamasi, Selamat Nurdin.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2016/04/11/24347/151876_medium.jpg&quot; alt=&quot;KPK Periksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Menurut Saut, kasus dugaan suap pembahasan Raperda reklamasi, bisa saja dikembangkan berdasarkan temuan-temuan dari pertemuan tersebut. &quot;Bisa saja kasusnya berkembang,&quot; tukas dia.
Terkait dengan pertemuan di rumah taipan properti ini, sejumlah  Anggota DPRD DKI mengakuinya. Taufik saat diperiksa beberapa waktu lalu  tak menepis adanya pertemuan dengan Aguan. Namun, dia meminta terkait  dengan pertemuan tersebut dikonfirmasi langsung kepada Prasetyo.
Sementara itu, Ongen Sangaji yang diperiksa hari ini juga tak  membantah soal pertemuan tersebut. Namun, Ketua Fraksi Hanura di Kebon  Sirih itu meminta awak media menanyakan langsung kepada penyidik KPK  perihal pertemuan di rumah Aguan itu.
Politikus PSK Selamat Nurdin yang turut disebut hadir dalam pertemuan itu  mengakuinya. Bahkan, saat sebelum diperiksa, politikus PKS ini  mengatakan, akan menjelaskan pertemuan tersebut kepada penyidik dalam  pemeriksaannya. &quot;Ini mau menjelaskan itu,&quot; kata Selamat saat tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksa pagi tadi.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang menegaskan, pihaknya masih mendalami pertemuan sejumlah Pimpinan DPRD DKl Jakarta dengan bos Agung Sedayu Group, Sugiyanto Kusuma alias Aguan. 
Pasalnya, pertemuan tersebut masih berkaitan dengan pengusutan kasus dugaan suap terkait pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Reklamasi Teluk Jakarta.
&quot;Apa isi pertemuan itu masih didalami oleh penyelidik, tapi dipercaya pertemuan tersebut merupakan rangkaian pertemuan proses dan penyertaan masing-masing pihak terkait konstruksi kasus,&quot; kata Saut saat dikonfirmasi awak media, Senin (25/4/2016).
Pertemuan yang berlangsung di rumah Aguan ini disebut-sebut dihadiri sejumlah Pimpinan DPRD, diantaranya Ketua DPRD, Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik, Anggota Balegda, Mohamad (Ongen)Sangaji, Ketua Komisi D DPRD, Mohamad Sanusi serta Ketua Pansus Reklamasi, Selamat Nurdin.
&amp;lt;img src=&quot;http://i.okezone.tv/photos/2016/04/11/24347/151876_medium.jpg&quot; alt=&quot;KPK Periksa Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;

Menurut Saut, kasus dugaan suap pembahasan Raperda reklamasi, bisa saja dikembangkan berdasarkan temuan-temuan dari pertemuan tersebut. &quot;Bisa saja kasusnya berkembang,&quot; tukas dia.
Terkait dengan pertemuan di rumah taipan properti ini, sejumlah  Anggota DPRD DKI mengakuinya. Taufik saat diperiksa beberapa waktu lalu  tak menepis adanya pertemuan dengan Aguan. Namun, dia meminta terkait  dengan pertemuan tersebut dikonfirmasi langsung kepada Prasetyo.
Sementara itu, Ongen Sangaji yang diperiksa hari ini juga tak  membantah soal pertemuan tersebut. Namun, Ketua Fraksi Hanura di Kebon  Sirih itu meminta awak media menanyakan langsung kepada penyidik KPK  perihal pertemuan di rumah Aguan itu.
Politikus PSK Selamat Nurdin yang turut disebut hadir dalam pertemuan itu  mengakuinya. Bahkan, saat sebelum diperiksa, politikus PKS ini  mengatakan, akan menjelaskan pertemuan tersebut kepada penyidik dalam  pemeriksaannya. &quot;Ini mau menjelaskan itu,&quot; kata Selamat saat tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksa pagi tadi.
</content:encoded></item></channel></rss>
