<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI: Pengakuan Nur Tajib sebagai Nabi Isa Tak Logis</title><description>Pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail terkait hal tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371623/mui-pengakuan-nur-tajib-sebagai-nabi-isa-tak-logis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371623/mui-pengakuan-nur-tajib-sebagai-nabi-isa-tak-logis"/><item><title>MUI: Pengakuan Nur Tajib sebagai Nabi Isa Tak Logis</title><link>https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371623/mui-pengakuan-nur-tajib-sebagai-nabi-isa-tak-logis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2016/04/25/519/1371623/mui-pengakuan-nur-tajib-sebagai-nabi-isa-tak-logis</guid><pubDate>Senin 25 April 2016 08:18 WIB</pubDate><dc:creator>Syaiful Islam</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2016/04/25/519/1371623/mui-pengakuan-nur-tajib-sebagai-nabi-isa-tak-logis-9GaVn34TFp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2016/04/25/519/1371623/mui-pengakuan-nur-tajib-sebagai-nabi-isa-tak-logis-9GaVn34TFp.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>BANGKALAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangkalan menilai pengakuan Nur Tajib (40) sebagai Nabi Isa yang mendapat wahyu dari Tuhan lewat mimpi dinilai tidak logis. Apalagi dalam menyebarkan ajarannya dinilai nyeleneh.
Salah satunya memperbolehkan pengikut tidak salat Jumat. Padahal, salat Jumat wajib. Tidak hanya itu, ajaran nyeleneh lainnya yakni ketika tahyat akhir saat menunjuk jari telunjuk dalam sholat pengikutnya disuruh menyebut namanya.
Ajaran salat tak lazim lainnya saat salay Jumat. Di mana antara Imam dan Bilal saling bersautan. Jika Imam membaca Bismillahirrahmanirrahim, maka Bilal menyambung dengan Alhamdulillahi rabbil alamin.
&quot;Pengakuan Nur Tajib sangatlah tidak logis. Sebab jika ditinjau berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, pertama kali menyebarkan ajarannya kepada ibu kandung sendiri,&quot; terang Ketua MUI Bangkalan, KH Syarifuddin Damanhuri, Senin (25/4/2016).
(Baca juga: Tajib Diangkat Jadi Nabi Isa Melalui Mimpi)
Menurut Syarif, kalau ada bapak dan ibunya berarti Nur Tajib bohong. Meskipun begitu, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail terkait hal tersebut. Sebab dirinya masih menjalankan ibadah umroh.
&quot;Saya sekarang masih ada di Madinah. Belum bisa memberikan keterangan lebih detail,&quot; ucap Syarif.
Seperti diketahui, Nur Tajib (40) warga Desa Patereman, Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan terpaksa diamankan oleh anggota Polres setempat, Sabtu (23/4/2016) kemarin. Pasalnya, Tajib mengaku sebagai penerus Nabi Isa.
Perintah menjadi penerus Nabi Isa diperoleh langsung dari Allah lewat alam mimpi pada bulan November 2014 silam. Sejak itulah dirinya menjalankan ajaran-ajaran yang diduga sesat terhadap keluarga dan kerabat. Hingga kini, Nur Tajib memiliki pengikut sekira 70 orang.</description><content:encoded>BANGKALAN - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bangkalan menilai pengakuan Nur Tajib (40) sebagai Nabi Isa yang mendapat wahyu dari Tuhan lewat mimpi dinilai tidak logis. Apalagi dalam menyebarkan ajarannya dinilai nyeleneh.
Salah satunya memperbolehkan pengikut tidak salat Jumat. Padahal, salat Jumat wajib. Tidak hanya itu, ajaran nyeleneh lainnya yakni ketika tahyat akhir saat menunjuk jari telunjuk dalam sholat pengikutnya disuruh menyebut namanya.
Ajaran salat tak lazim lainnya saat salay Jumat. Di mana antara Imam dan Bilal saling bersautan. Jika Imam membaca Bismillahirrahmanirrahim, maka Bilal menyambung dengan Alhamdulillahi rabbil alamin.
&quot;Pengakuan Nur Tajib sangatlah tidak logis. Sebab jika ditinjau berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, pertama kali menyebarkan ajarannya kepada ibu kandung sendiri,&quot; terang Ketua MUI Bangkalan, KH Syarifuddin Damanhuri, Senin (25/4/2016).
(Baca juga: Tajib Diangkat Jadi Nabi Isa Melalui Mimpi)
Menurut Syarif, kalau ada bapak dan ibunya berarti Nur Tajib bohong. Meskipun begitu, pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan lebih detail terkait hal tersebut. Sebab dirinya masih menjalankan ibadah umroh.
&quot;Saya sekarang masih ada di Madinah. Belum bisa memberikan keterangan lebih detail,&quot; ucap Syarif.
Seperti diketahui, Nur Tajib (40) warga Desa Patereman, Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan terpaksa diamankan oleh anggota Polres setempat, Sabtu (23/4/2016) kemarin. Pasalnya, Tajib mengaku sebagai penerus Nabi Isa.
Perintah menjadi penerus Nabi Isa diperoleh langsung dari Allah lewat alam mimpi pada bulan November 2014 silam. Sejak itulah dirinya menjalankan ajaran-ajaran yang diduga sesat terhadap keluarga dan kerabat. Hingga kini, Nur Tajib memiliki pengikut sekira 70 orang.</content:encoded></item></channel></rss>
